Yang harus diciptakan adalah sebuah lingkungan yang berbudaya, bermartabat, mengangkat norma-norma yang patut, saling asah-asih-asuh, tenggang rasa, menghormati (respek), dan toleran serta "sensitif" terhadap hal-hal yang mungkin bisa bertentangan dengan kehendak/kepatutan lingkungan termasuk mungkin hal-hal yang pada sementara orang dianggap hal yang remeh. Kalau itu disepelekan, bukan tidak mungkin di lingkungan kita juga bakal terjadi. Hal-hal kecil, semisal di rumah ada kedatangan tamu yang lebih dari 3 hari. Mempekerjakan orang yang berasal dari luar lingkungan. Mendatangkan tamu dalam jumlah cukup besar. Berhajat yang menimbulkan kebrisikan dan mungkin cukup gaduh. Dll. Di kita sudah mulai nampak, nggak usah bilang siapa-siapa .... toh itu urusan kecil!!!, mungkin pikirnya. Dan, gue kan Pejabat! Kalau seorang yang dia pikir dia Pejabat naik KRL trus nggak mau tunduk pada aturan yang ada di KRL, coba pikirkan? Just reminder dan sharing jika berkenan ...... Wass / Jaerony.-
_____ From: Januardo Henry Salvetti [mailto:[email protected]] Sent: 17 Juni 2009 13:10 To: [email protected] Subject: RE: [Ar-Royyan-9007] [Fwd: Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid] Polisi dalam hal ini tidak bisa disalahkan boss, karena ijinnya barangkali hanya untuk hajatan pesta pernikahan dengan pentas musik. Sah sah saja sih karena memang kebetulan rumahnya Pak RW persis didepan mesjid, apakah harus memaksakan pesta digedung jika memiliki keterbatasan dana? Yang dipermasalhkan ini khan pengisi acaranya yang berpakaian seronok yang pastinya tidak dilaporkan saat meminta ijin ke Polisi. Harusnya memang yang punya hajatan yang lebih selektif dalam memilih pengisi acara & tentunya peran serta DKM setempat untuk ikut memantau jalannya acara. _____ From: rano supriyono [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, June 17, 2009 12:35 PM To: [email protected] Subject: Re: [Ar-Royyan-9007] [Fwd: Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid] wah pak...ini seh bukan ketua RW-nya aja yang parah ( <http://mail.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/16.gif> ). Polisi-nya juga ( <http://mail.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/29.gif> ). Lah wong udah tau bakal di gelar didepan masjid, malah di kasi izin. masak masih harus rujuk dulu ama undang2 atau perda. emank gak ada tempat lain ya...MUI harus bertindak neh... <http://mail.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/33.gif> --- Pada Rab, 17/6/09, Hariyawan <[email protected]> menulis: Dari: Hariyawan <[email protected]> Topik: Re: [Ar-Royyan-9007] [Fwd: Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid] Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 17 Juni, 2009, 11:48 AM ketua rw yang sangat tolol 2009/6/16 A. Yahya Sjarifuddin <[email protected] <http://id.mc369.mail.yahoo.com/mc/[email protected]> > -------- Original Message ------- <http://www.kompas.com/> Kompas - Minggu, Juni 14 SERANG,KOMPAS.com-Acara dangdut yang diisi penampilan seronok penyanyi berlangsung depan sebuah masjid di Serang, Banten, nyaris dibubarkan namun karena pembubaran tidak mempunyai dasar hukum maka polisi hanya memberikan imbauan. "Apa dasar hukumnya acara itu dibubarkan?" kata Kepala Satuan Intelijen (Kasat Intel) Polres Serang, Edi Gultom disela acara pentas dangdut di Desa Lebak Gempol Kecamatan Cipocok, Kota Serang Minggu (13/6) dini hari. Polisi mengaku tidak membubarkan acara dangdutan yang menampilkan biduan berpenampilan seronok di pesta pernikahan anak seorang Ketua RW di Desa Lebak Gempol karena tidak ada peraturan daerah yang melarang pentas dangdut depan Masjid. "Kami bertindak selalu berpedoman pada hukum yang berlaku. Kalau kami dibubarkan dan pemilik hajat protes lalu menuntut kami, kami harus jawab apa?" tanyanya. Kasat Intel Polres Serang mengungkapkan, penyelenggara hajat sudah mengantongi izin mengadakan pentas dangdut dari aparat kepolisian Polsek Cipocok, dan meski di depan masjid tidak ada satupun warga berkeberatan dengan acara itu. "Kalau Pemerintah Kota Serang sudah punya perdanya, kami akan menertibkan, jangan undang-undang lah, perda aja dulu," kata Edi. Dari pantauan ANTARA, pentas dangdut itu tepat diselenggarakan depan Mesjid Desa Lebak Gempol, sebelum aparat kepolisian menegur penyanyi agar sopan berpenampilan, termasuk dalam berpakaian. Para biduan dangdut tersebut mengganti pakaiannya dengan yang lebih sopan dengan memakai celana panjang dan tarian mereka pun tidak sensual lagi. "Maaf para penonton, saya goyangannya sedikit saja, tadi tidak boleh bergoyang panas panas," kata seorang biduan dari atas panggung kepada para penonton yang umumnya anak-anak dan remaja. Namun setelah polisi dan Satpol PP meninggalkan pesta itu, para biduan itu memakai lagi pakaian yang memamerkan auratnya, sementara anak-anak yang semula menjauhi panggung kembali merapat ke panggung berukuran 6X8 ------------------------------------------------------------------ - Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 - - Website http://www.arroyyan.com <http://www.arroyyan.com/> ; Milis jamaah[at]arroyyan.com <http://arroyyan.com/> - Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga. (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu) (HR. Bukhari) _____ Lebih aman saat online. Upgrade <http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV 9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A/downloads.yah oo.com/id/internetexplorer/> ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan <http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV 9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A/downloads.yah oo.com/id/internetexplorer/> IE8 di sini! __________ NOD32 4160 (20090616) Information __________ This message was checked by NOD32 antivirus system. http://www.eset.com

