ulasan yg bagus neh... so, kpan trainingnya neh :0
Thanks/ Rgd's, ►Hardiy 2010/2/2 henry parasian <[email protected]> > > > Menurut gue, setelah nyontek dan melakukan tehnik di videonya Jerry > Paladino dan MSF: > > 1. satu atau dua jari di lever rem depan, mampu membuat perbedaan > signifikan saat melakukan pengereman. Dalam kecepatan 60 km/saja, terlambat > beberapa detik melakukan pengereman, akan ada perbedaan antara berhenti > tepat waktu dan menabrak "tepat waktu" :D. > 2. Mengenai tehnik pengereman depan, ini yang banyak salah kaprah. Baik > Jerry Paladino maupun MSF menyarankan untuk tidak menggunakan rem depan pada > saat melakukan tikungan maupun melakukan u-turn. Mengapa? Karena jika dalam > keadaan menikung melakukan pengereman depan, kemungkinan besar ban depan > akan sliding, mengurangi keseimbangan dan kedubraks. Hal yang sama juga saat > u-turn/memutar. Bagi motor kopling, ada yang namanya friction zone. Gunakan > itu, lalu pake rem belakang untuk mengurangi laju motor. Kombinasi friction > zone dan rem belakang, akan mampu menjaga laju motor dan keseimbangan si > pengendara. > 3. Perhatikan para pembalap MotoGP. Sesaat sebelum memasuki tikungan, rem > depan diberlakukan. Tapi saat mulai menikung, semua jari memegang throtle > gas. Tidak ada satupun yang memegang tuas rem depan. Hal ini sering terlihat > di embedded video motor pembalap tersebut. Jadi, gunakan rem depan sebelum > menikung, bukan pada saat menikung. Hal yang sama juga diajarkan oleh > instruktur motorcyclenews.com. > > Sekarang, setiap kali melakukan tikungan, atau putar balik, gue selalu > melatih agar tuas rem depan tidak disentuh alias tangan full grip ke > throttle. Setelah lepas dari u-turn/tikungan, baru kembali prepare di tuas > rem depan. Tidak mudah memang, tapi bisa dilatih. > > Nah, perihal tehnik memegang grip seperti yang ditunjukkan oleh postingan > pertama bro Berly, bisa dikatakan sebagai sebuah panduan. Bagi para > pengendara dengan jari pendek, cukup kesulitan mondar-mandir antara pegang > penuh grip dengan pencet sein, klakson ataupun pegang lever kopling. Bagi > yang berjari panjang, mungkin tidak masalah. Jadi, tidak bisa dikatakan > benar sepenuhnya, tapi juga tidak bisa disalahkan. Sebab, terlambat > membunyikan klakson, apalagi dengan lalulintas padat seperti di Jabodetabek, > akibatnya bisa cukup fatal. Jadi kadang-kadang "kesiagaan" jempol di tombol > klakson, cukup diperlukan. > > sorry kepanjangan, daripada kependekan jawabnya kayak si bombay. > > *minum kopi mocca dulu, sambil nonton Road to Dakkar* > > smart bastard! > http://bodats.wordpress.com > > --- Pada *Sel, 2/2/10, [ andry ] <[email protected]>* menulis: > > > Dari: [ andry ] <[email protected]> > Judul: Re: [karisma_honda] Cara pegang Stang ? > Kepada: [email protected] > Tanggal: Selasa, 2 Februari, 2010, 12:39 PM > > > > Yup bro. > > Tangan kanan. Grip kanan ya ? Biar ga salah njelasin. > Siap2 atau stand by di tuas rem depan pada dasarnya tidak salah. Yang perlu > di cermati oleh pengendara adalah mindset penggunaan rem. Kecepatan di bawah > 30-40 km/jam idealnya tidak perlu ada pengereman dengan rem depan, kl kita > terbiasa menaruh jari di tuas rem secara spontan setiap melihat bahaya > tangan tadi akan lekas menarik rem, padahal belum tentu rem itu diperlukan. > > So silakan aja kalau ttp stand by asal kita dah punya sistem sendiri di > otak kapan harus memilih menekan rem dan kapan tidak perlu menekan rem. > Semua yang berhubungan dengan bahaya biasakan tidak dilakukan atas dasar > spontanitas. > > > > > > Rgds. > > > > > > > MARKETPLACE > > Going Green: Your Yahoo! Groups resource for green > living<http://us.ard.yahoo.com/SIG=14kqfp0cp/M=493064.13814333.13821539.13298430/D=groups/S=1705065098:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1265096456/L=/B=n77uBESO5_I-/J=1265089256229487/K=hGUGptpGHcw426mj0AjEkw/A=5922843/R=0/SIG=11ckn2mo6/*http://advision.webevents.yahoo.com/green/> > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlYzczYmZkBF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzEwNjk3NTA5BGdycHNwSWQDMTcwNTA2NTA5OARzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTI2NTA4OTI1NQ--> > Switch to: > Text-Only<http://mc/[email protected]&subject=Change%20Delivery%20Format:%20Traditional>, > Daily > Digest<http://mc/[email protected]&subject=Email%20Delivery:%20Digest>• > Unsubscribe<http://mc/[email protected]&subject=Unsubscribe>• > Terms > of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> > . > > > ------------------------------ > Nama baru untuk Anda! > <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/> > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan > @rocketmail. > Cepat sebelum diambil orang lain! > > CONFIDENTIALITY This e-mail message and any attachments thereto, is intended only for use by the addressee(s) named herein and may contain legally privileged and/or confidential information. If you are not the intended recipient of this e-mail message, you are hereby notified that any dissemination, distribution or copying of this e-mail message, and any attachments thereto, is strictly prohibited. If you have received this e-mail message in error, please immediately notify the sender and permanently delete the original and any copies of this email and any prints thereof. ABSENT AN EXPRESS STATEMENT TO THE CONTRARY HEREINABOVE, THIS E-MAIL IS NOT INTENDED AS A SUBSTITUTE FOR A WRITING. Notwithstanding the Uniform Electronic Transactions Act or the applicability of any other law of similar substance and effect, absent an express statement to the contrary hereinabove, this e-mail message its contents, and any attachments hereto are not intended to represent an offer or acceptance to enter into a contract and are not otherwise intended to bind the sender, Sanmina-SCI Corporation (or any of its subsidiaries), or any other person or entity.

