Setelah lama mengamati perkembangan di milis ini, sebagai orang yang pertama mengirimkan tulisan ini, saya mohon maaf kalo ada yang tidak berkenan.
dan saya nga merasa disalahkan kok... jadi buat dek Andri, nga usah ngerasa sungkan... ini negara demokrasi, bebas aja ngeluarin pendapat.. masalah mo di bahas dari sudut pandang apapaun, saya juga nga masalah... mungkin dengan begitu wawasan kita jadi bertambah... Jadi mo ditutup atau diteruskan diskusi ini tergantung forum.. mo dianggap sia2 ataupun ada manfaatnya postingan2 di sini juga terpulang pada individu masing2... Seperti kata dek Andri, toh kita udah pada dewasa...ya nga.. dan juga betul itu, nga perlu ada rasa kalah dan menang... (nga dapat apa2 juga khan...;) Jadi, Kalo ada yang merasa dirugikan dengan tulisan ini, saya mohon maaf yah....;) herman 3Fis2-1993 ----- Original Message ----- From: "andri" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, January 05, 2006 4:24 PM Subject: [kasma1] banyak hal lebih baik was Re: SAYA MALU DAN MENYESAL JADI WARGA NEGARA RI > bismillahirrahmanirrahim > > bang edo, > saya tidak bermaksud menyalahkan siapa2 > jika ada yg merasa begitu mohon maaf sekali dan banget.. > > saya ngerti kok resiko ikut milis terbuka > (ada begitu banyak email serupa, ingat kasus hoka2 bento, migor > sania) > > nah utk menghindari debat/diskusi yg sia2 saya bermaksud utk > menutupi dialog kita, karena saya pikir kita sudah sangat dewasa > sekali menyikapi sesuatu, (sekaligus menghindari saya dari > rasa "tidak ingin kalah" - sebagaimana paradigma salah dalam debat > yg pro-kontra dewasa ini, sungguh DEMI ALLAH, Islam tidak > mengajarkan dialog seperti itu.. > gpp kan bang edo... > > mohon maaf atas kesalahan > salam tuk semua KASMA netter > > andri > 3A6 2000 > > > --- In [email protected], "edo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Saya pernah dengar ttg seorang tokoh (yg saya lupa orgnya) yang > selalu mengeluhkan dan memaki2 kebobrokan negaranya... tapi begitu > ada org asing yg menjelek2kan negaranya (walaupun itu benar) dia > marah sekali... >> >> Kita memang tidak bisa bilang apakah isi email itu benar... tapi > kita juga tidak bisa bilang kalau itu salah. Salah satu konsekuensi > ikut milis yang terbuka seperti ini adalah menerima email2 seperti > itu. Kita sendirilah yang mestinya mampu menyaring informasi yang > masuk. Ada baiknya kita tau juga masalah2 spt itu, agar kita lbh > hati2. Dan jujur saja, hal2 spt itu MEMANG terjadi. Saya sering > mengalami hal2 spt itu, jd saya memang lbh suka menghindari > orang2 'berseragam'. >> >> Okelah, cara penyampaiannya salah... tp rasanya reaksinya itu > cukup wajar kalau dia benar2 mengalami hal tsb... Pasti banyak dari > kita yang juga akan memaki2 dan menyumpah2 kalau mengalaminya... :) > Walaupun mungkin tidak disebarkan ke muka umum seperti ini. >> >> edo >> >> >> >> ----- Original Message ----- >> From: andri >> To: [email protected] >> Sent: Monday, January 02, 2006 2:00 PM >> Subject: [kasma1] banyak hal lebih baik was Re: SAYA MALU DAN > MENYESAL JADI WARGA NEGARA RI >> >> >> saya coba utk menjawab, maaf jika tidak berkenan >> >> 1. menyampaikan sesuatu itu ada cara dan etikanya >> ("bahkan menyampaikan segala yg kita ketahui itu bisa > diagganp dusta - diingatkan kembali oleh saudara / bang ahmad >> ridha, dlm salah satu emailnya) >> 2. saya berkesimpulan bahwa pada email sebelumnya dgn adanya > sedikit >> intruksi utk memforward ke teman atau milis, lebih pada >> keikutsertaan kita ber"tendesius ria" bersama korban >> >> 3. mungkin dan bisa jadi akan lebih baik jika email tsb > menambahkan >> seperti " utk diketahui, just sharing, just forward, fyi,dll) >> (dgn mengetahui kesalahan yg ada "spt dlm kasus ini" mudah2an > dapat >> menjadikan pelajaran buat yg lain, minimal utk tidak berbuat hal > yg >> sama) >> 4. pergeseran zaman mebuat kebiasaan mengungkapkan aib (meskipun > itu >> salah) utk konsumsi umum, adalah hal yug lumrah >> (tidak dibenarkan kamu utk membuka aib saudaramu,, atau jika > kamu >> menutupi aib saudaramu maka Ia akan menutupi aibmu) lagi2 saya > lupa >> surat apa- itu lebih intisari >> 5. menutup aib seseorang (siapaun itu - keluarga, teman dll), > tidak >> berarti sama halnya dgn melindungi kesalahan seseorang >> (hal yg banyak tidak dipahami org2 dewasa ini, apalagi dilembaga >> peradilan yg ktnya demokrasi - atau KAPITALIS...?) >> 6. ada lebih baik jika kita mengikuti aturan main yg ada, misal > dgm >> melaporkan ke KPK utk masalah korupsi. dgn intinya adalah bahwa >> kebenaran yg akan menang/terungkap dan karma akan berlaku >> (KARMA = istilah yg saya gunakan bahwa apapun yg kita lakukan >> baik/buruk pasti akan dibalasNYa, - sebagaimana IA membalas amal >> sebesar biji zarah PUN) >> 7. perbedaan persepsi itu perlu dan itu akan lebih membuat kita >> dewasa bersikap dan menangani masalah, dalam artian jika org > punya >> pikiran berbeda dlm menangani msalah "tidak berarti > ia 'mengijinkan' >> praktek pungli dan korup bukan?" >> dalam salah satu bukunya M. FAuzil adhim menulis bahwa kita > dewasa >> ini kebanyakan bersifat oversimplified dan gampang mengambil >> kesimpulan dari satu kasus saja - ktnya sih teori psikologi >> yg terjadi karena kultur masyarakjat dan kebiasaan jelek2 yg > melekat >> 8. menuntut pembasmian korupsi tidak berarti kita menolak > menjalani >> cobaaNYa, dan agak kurang nyambung relevan menurut saya jadi > mungkin >> saya ga komentar >> >> 9. ada hikmah " terkadang kita berpikir bahwa kemiskinan, > kebodohan >> dll adalah cobaan yg diberikanNYA, sementara terkadang ada juga >> pemikiran bahwa kekayaan, ketampanan , kepintaran dll adalah > rahmat >> yg diberikanNYa" >> padahal antara keduanya bedanya sangat tipis, dan banyak yg > tidak >> menyadari, dan banyak riwayat yg mengajarkan semisal betapa > QARUN >> lupa dgn apa yg dimilinya >> 'mungkin maksud saya dgn kejadian yg menimpa saudara kita itu > adalah >> bagian dari cobaan yg diberikanNYa dan seberapa besar > keiklasannya >> menjalaninya (sebagaiomana kutipan ayat saya di email sebelumnya) >> nah hal itu yg saya pikir ga ada relevansinya dgn pembasmian > hal2 >> korup / pungli itu mebuat kita menolak menjalani cobaaNYA >> >> >> semoga ALlah meninggikan apa yg benar dari tulisan ini dan >> mengampuni apa yg salah, >> mohon maaf atas semua-mua dan trims >> >> andri >> 3A6- 2000 >> >> yg juga "malu" dan "muak" >> wassalam > > > > > > > > > Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: > [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kasma1/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
