klo boleh saya tambahkan sebenarnya murid sang buddha ada yang pembunuh,
malah mereka adalah pembunuh keji yang pertama adalah murid utama sang
buddha
yaitu mogalana 
mogalana ini sangat hebat dalam ilmu kegaiban dan telah mencapai kesucian
arahat. tapi dikehidupannya yang lampau dia telah membunuh kedua orang
tuanya yang sudah tua dengan meninggalkan ditengah hutan yang penuh dengan
hewan buas sehingga meninggal dengan mengenaskan. dan di kehidupan
selanjutnya dia (mogalana) harus membayar perbuatannya itu. dia pengalami
percobaan pembunuhan sebanyak 7 x tapi karena kegaibannya maka pembunuhan
itu tidak terjadi dan terakhir ia pergi ke sang buddha dan bertanya mengapa
ada orang ingin membunuh dirinya. dan sang buddha menjawab bahwa itu karena
hasil perbuatannya diwaktu lampau maka sekrglah mogalana harus membayarnya.
maka ketika ada usaha pembunuhan terakhir mogalan tidak menggunakan kekuatan
gaib untuk menghindar dan akhirnya dia dibunuh dengan sangat keji oleh
sekelompok orang dengan memotong-motong tubuhnya menjadi beberapa bagian,
tapi dengan kekuatan gaibnya mogalana menyatukan kembalu tubuhnya yang
hancur dan pergi ke sang buddha dan sebelum meninggal sang buddha berkata
bahwa karmanya telah usai maka setelah itu meninggallah mogalana di pangkuan
sang buddha dan mencapa nibana 
 
yang kedua adalah anggulimala yang berusaha melunasi hutang dari gurunya
untuk membunuh 1000 orang dan mengambil jari kanannya yang akhirnya
disadarkan oleh sang buddha setelah membunuh 999 orang. dan menjadi bikkhu
dan akhirnya mecapai arahat 
 
 
demikian mungkin tambahan dari saya 
 
 
 
 
ronny 
 
-------Original Message------- 
 
From: [EMAIL PROTECTED] 
Date: Thursday, November 21, 2002 08:01:25 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Subject: Re: [Kelenteng] Salam kenal 
 
Salam Sdr TDL, saya coba jawab sebisa saya. 
 
> 3. Apakah dalam agama Budha mengenal pengampunan dosa yang bersifat 
instan? Misalnya seorang pembunuh yang banyak membunuh, kemudian dia 
bertobat, apakah dia bisa jadi Budha ? 
 
Pengampunan yg bersifat instant tdk akan ada dlm ajaran yg menganut hukum 
karma. Segala perbuatan, apakah baik atau buruk, akan menimbulkan akibat 
utang karma yg hrs dibayar di masa mendatang. Seorg pembunuh apakah bisa 
menjadi Buddha, jawabnya adalah bisa, tapi dia hrs bisa terbebas dari 
belenggu ikatan karma, dan melalui berbagai tahapan tumimbal lahir. Jadi, 
tegasnya, tidak ada yg namanya bertobat, terus hukum karma jadi tdk 
berjalan. 
 
> 4. Alam mana yang lebih rendah, Alam manusia atau Alam hantu ?, Apakah 
dari Hantu bisa menjadi Budha ?, ataukah harus lewat tumimbal lahir jadi 
manusia dulu baru bisa jadi Budha ?. 
 
Jelas alam manusia lebih tinggi dari alam hantu. Menurut ajaran Buddha, 
menjadi hantu adalah karma yg hrs dijalani krn akibat perbuatan di kehidupan

yg lampau. Demikian pula terlahir di alam dewa adalah buah karma dari 
kebaikan di kehidupan yg lampau. Karma tsb harus dijalani sampai habis. 
Untuk menjadi Buddha memang hrs terlahir dulu sbg manusia, contohnya adalah 
Sidharta Gautama yg mencapai ke-Buddha-an dan disebut sbg Manusi-Buddha. 
 
Mohon maaf jika ada yg krg berkenan. Harap rekan-rekan yg lebih ahli 
mengoreksi jawaban saya. Trim's. 
 
 
--------------------------------------------------------------------- 
Milis Kelenteng - Quan Shui 
URL: http://lists.quanshui.org 
Posting, email: [EMAIL PROTECTED] 
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke