Sdr. TDL yg baik, Maaf, sepengetahuan saya, Dewa Kwan Kong bukanlah seorang Buddha. Kalau tidak salah, dlm Buddha Mahayana Dewa Kwan Kong dikenal sebagai salah seorang Bodhisattva (CMIIW). Menurut saya, Buddha, Bodhisattva dan Dewa/Dewi adalah suatu entitas yang berbeda jalurnya dan tidak perlu dipertentangkan oleh sesama umat TriDharma. Mengenai kisah Dewa Kwan Kong mencari kepalanya itu juga saya baca dlm kisah SAM KOK. Hanya tdk tepat kalau dikisahkan setelah bertemu pendeta Buddha lalu Dewa Kwan Kong mencapai pencerahan dan menjadi Buddha. Seingat saya (CMIIW), setelah mendapatkan penjelasan dari pendeta Buddha, dikisahkan Dewa Kwan Kong menyadari bahwa kejadian yg dialaminya adalah buah dari karmanya sendiri sehingga arwahnya mendapatkan ketenangan, tapi bukan lalu mencapai ke-Budhha-an. Kisah SAM KOK sendiri adalah sebuah roman sejarah. Yg namanya roman sejarah, sebagian disusun berdasarkan fakta sejarah, sebagaian lagi sebagai bumbu penyedap supaya menarik untuk dikisahkan. Apalagi setelah berabad-abad dan melalui berbagai penyadur, bumbunya makin banyak saja sesuai selera penyadurnya. Alhasil, kita semakin sulit untuk memilah mana yg asli sejarah, mana yg bukan. Jadi, sebagai pembaca kita hrs secara bijaksana menyaring isinya.
Salam Metta. Agung. ----- Original Message ----- From: "TDL" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, November 21, 2002 7:58 PM Subject: Re: [Kelenteng] Salam kenal > Terima kasih atas tanggapannya. > Dari penjelasan yang diberikan oleh sdr. Agung dan Ronny, menunjukkan bahwa > untuk menebus karma jelek, haruslah melalui tumimbal lahir sebagai manusia > dulu baru bisa menjadi Budha, bahkan harus berkali-kali, lalu bagaimana > dengan cerita Sdr. Ronny tentang Dewa Kwan Kong yang dikatakan setelah > meninggal dunia, Beliau menjadi hantu tanpa kepala dan berkeliaran, kemudian > setelah bertemu dengan pendeta Budha, beliau mendapat pencerahan dan > langsung menjadi Budha, bukankah hal ini bertentangan ?. > Saya sebagai umat Tridharma merasa bahwa cerita tentang Dewa Kwan Kong yang > dikatakan menjadi hantu setelah meninggal adalah mengada-ada dan hal ini > adalah tidak benar, karena Dewa Kwan Kong bisa menjadi Dewa karena > Kesetiaannya, Kebudiannya, Keadilannya, Kebijakannya dll sifat baik beliau > dan tercatat dalam literatur pada tahun 1813 Dewa Kwan Kong menampakkan diri > membantu pasukan kerajaan membasmi pemberontakan dengan menghunus golok > panjangnya (saat kaisar Sian Feng berkuasa), dan sepengetahuan saya Dewa > Kwan Kong adalah Dewa Tao. > Cerita yang tidak benar, sebenarnya malah melecehkan Dewa, jadi kalau Umat > Budha ingin memuja Dewa lainnya, biarkanlah Dewa itu seperti apa adanya, > sehingga tidak terjadi konflik. Seperti juga Umat Tridharma lain (Tao dan > Kong Hu Cu), mereka juga menyembah Budha dan Dewa lain sebagaimana adanya. > Semoga Umat Tridharma semua bisa menerima pendapat saya ini. > > Salam TDL. --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
