Rekan2 yth, Saya juga lama sekali merenungi perihal karma ini, memang ada dua jenis karma yg umum kita ketahui yaitu Karma Baik dan Karma Buruk. Untuk mengenali Karma yg kita terima saat ini sebenarnya mudah sekali. Yaitu mengikuti hukum Sebab-Akibat.
Sebenarnya dgn mudah kita bisa tahu dan menyadari peristiwa Karma Jelek yg sedang kita hadapi itu adalah 'buah' dari suatu perbuatan kita. Kalau dalam kehidupan ini kita bekerja keras, belajar baik, jujur dan melakukan hal2 yang patut, maka kitapun akan mendapat akibat Karma Baik. Karma baik ini adalah "akibat" dari perbuatan baik yg dilakukan - jadi bukan merupakan suatu 'perubahan' dari Karma Buruk. Perbuatan baik kita saat ini tidak merubah Karma Buruk dari kehidupan yang lalu. Karma Buruk tetap buruk dan itulah HUKUMNYA. Begitu pula sebaliknya, Karma baik tetap akan berbuah baik. Tidak bisa berubah-ubah. Saya menyadari bahwa Karma terdiri dari Karma Vertikal dan Karma Horisontal (ini sitilah saya sendiri). Istilah keagamaan yang biasa dipakai saya tidak tahu - maafkan saya. Kembali pada orang yg telah bekerja keras, belajar baik, jujur (pokoknya kelakuannya tidak tercela) tapi masih tetap tertimpa 'apes/sial'. Maka inilah saatnya orang "membayar Karma" Vertikal yang berbuah jelek. Karma Vertikal adalah Karma dari Kehidupan Lalu. Karma dari kehidupan lalu kita, ya kita sendiri yang nanggung. Bukan orang lain dan juga bukan anak cucu. Karena inilah hukum Sebab-Akibat universal yg tidak bisa dihindari dan dihapuskan. Sebagai penenteram kehidupan, saya tidak pernah berpikir untuk merubah Karma Jelek dari Kehidupan Lalu. Setiap saya mendapat 'sial', saya selalu bersyukur karena saya telah membayar hutang. Bila saya diberi "kesempatan" untuk berbuat baik, saya juga merasa bersyukur, karena diberi kesempatan membayar hutang kehidupan lalu. Prinsip saya, pada kehidupan sekarang ini adalah MEMBAYAR semua hutang-hutang Kehidupan Lalu (Karma Yang Lalu). Dengan merasa bahwa saat ini saya hidup (hanya) untuk membayar hutang, akibat bagi diri saya adalah ketenangan hidup. Mengapa ? Saat 'sial' saya masih bisa tenang karena saya memang harus membayar hutang. Saat berbuat baik, sayapun tidak mikir kapan balasannya/nagihnya. Karena berbuat baik juga merupakan pembayaran hutang dari Kehidupan Lalu yg telah saya terima/nikmati dimasa lalu. Membayarnya kehidupan sekarang :-( Jadi pada dasarnya di Kehidupan Lalu, orang telah menumpuk hutang. Bukan cuma hutang Karma Jelek, tapi juga punya hutang Karma Baik pada orang yang telah berbuat baik pada dikehidupan lalu - balas budi. Maka selama masih hidup sekarang ini, bayarlah budi yg kita terima saat ini. Supaya tidak membayar dikehidupan yang akan datang. Selesaikanlah transaksi karma Horisontal dalam kehidupan saat ini dgn kejujuran. Maka dikehidupan y.a.d kita tidak terlalu banyak HUTANG. Bayarlah HUTANG_HUTANG dari kehidupan lalu disaat ini, supaya dalam Kehidupan y.a.d Hutang kita tidak TERAKUMULASI. Janganlah saat kehidupan ini kita tidak membayar hutang, tapi malah menambah hutang-baru. Demikian saudara2, penghayatan dan kesadaran saya dalam pengertian untuk sedikit menyadari RAHASIA KARMA. Kalau saya salah mohon dimaafkan, karena apapun juga saya adalah pelajar yg belum lulus, mungkin tidak akan pernah lulus dalam kehidupan sekarang ini. Salam Tao, analise. --------------------------------------------------------------------- Jangan Lewatkan! SiuTao.com - http://www.siutao.com Jelajahi Tao dengan Suka Cita Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
