Salam, Memang benar kalau perbuatan baik itu membawa manfaat bagi diri kita dan juga bagi orang lain. Bila kita berbuat baik akan menimbulkan perasaan senang, puas dan bahagia di dalam diri kita. Sedangkan bila berbuat jahat adalah bila merugikan diri kita sendiri dan orang lain. Perbuatan jahat akan menimbulkan kegelisahan, penyesalan di dalam diri kita.
Peace, Hengki > ---------- > From: Kelenteng[SMTP:[EMAIL PROTECTED] > Reply To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, July 02, 2003 11:47 AM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: RE: [Kelenteng] Merubah karma buruk > > Salam, > > Pertanyaannya adalah apa yang menjadi tolok ukur karma tersebut? Dengan > kata > lain, kapan karma baik itu muncul dan kapan karma buruk itu muncul? > Saya mempunyai jawaban atas pertanyaan ini (yang belum tentu benar) yang > Saya dapat dari seorang teman, yaitu bahwa tolok ukurnya adalah apakah > yang > kita perbuat itu merugikan orang lain atau tidak. Kalau merugikan orang > lain > maka timbul karma buruk, dan kalau tidak merugikan orang lain maka tidak > timbul karma buruk, sedangkan kalau kita melakukan perbuatan yang baik, > yang > menimbulkan manfaat bagi orang lain, maka yang timbul adalah karma baik. > Mohon petunjuk atas hal ini dari rekan-rekan. > > Sekian dulu, sekali lagi mohon petunjuk, maaf kalau ada yang salah. > Salam, > To > --------------------------------------------------------------------- Jangan Lewatkan! SiuTao.com - http://www.siutao.com Jelajahi Tao dengan Suka Cita Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
