Saran saya, 1.Biarkan saja semua adalah kejodohan. 2.Tunjukkan sikap yang benar spt bahwa anda mempunyai kasih sayang & berilah pengertian apa yang kamu yakini.. 3. Tunjukkan juga bahwa anda menghargai ajaran tsb namun harus punya prinsip... terimakasih
Kelenteng <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Rekan-rekan sekalian, Mungkin selain cara yang seperti disebutkan oleh Sdr. Analise, kita juga harus memberikan pengertian yang benar kepada anak kita, karena kalau kita diamkan/biarkan saja lama-kelamaan apa yang diajarkan di sekolah itu meresap ke dalam bawah sadar anak itu, sehingga kelak ketika anak tersebut dewasa dimana pola pikirnya sudah terbentuk amat sukar untuk merubah pandangan yang salah tentang tempat sembahyang kita. Lebih baik mulai dari kecil kita sebagai orang tua harus menanamkan pengertian yang benar tentang tempat sembahyang dan yang lainnya sehingga anak kita bisa mempunyai pikiran yang benar dan tidak terlanjur "tercuci" otaknya oleh paham2 yang tidak benar/ngaco belo. :o) Peace, Hengki > ---------- > From: Kelenteng[SMTP:[EMAIL PROTECTED] > Reply To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Thursday, July 03, 2003 11:58 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [Kelenteng] TEMPAT IBLIS was: PENDIDIKAN TAO DAN TRIDHARMA > > Rekan2 yth, > Ini sepotong tulisan Sdr Tjing Wen yg ngenes :-( Karena anaknya sudah > dicuci otak. > > >itu kalau sudah pulang dari "Sekolah Minggu", biasanya dia "Pai" ke > Altar, > >tapi suatu hari begitu dia pulang, anak sekecil itu bisa ngomong, Papa > kata > >Suster itu semua "Berhala", "Iblis". Apa kamu ngak ngenes, ini anak gua > >diajarin apa disekolahnya. > ============================= > analise: > Maaf sebelumnya kepada para suheng/sucit dalam milis ini. Kalau tulisan > saya nantinya agak keras. > > Saya ingin membahas kenapa sdr. Tjing Wen ngenes karena ulah anaknya yg > sudah mulai 'pinter' bisa ngomong kalau yg terletak di sen-dhai (meja > sembahyang-MS) itu adalah "berhala", "iblis". > > Bagi saya jangankan cuma seorang anak, kakeknya-anak kalau diindoktrinasi > terus oleh ahli2 Alkitab bakal melakukan hal yang sama. :-( > > Kejadian dimana orang membakar dan menghancurkan MS Sen atau Cu-cong > (leluhur) bagi saya tidak aneh. Sebab almarhum ayah saya adalah seorang > Tua-tua Gereja (berbahasa Hok Kian) di Surabaya. Jadi saya banyak tahu hal > ini. > Ayah termasuk orang yg taat beragama Kristen Protestan, tapi tidak extrim > dan fundamentalis. Buktinya saya jadi Taois beliau tidak komentar apa-2. > > Yang paling penting bagi saya adalah 'menyadarkan' dulu para papa2 dan > engkong2 dimilis ini atau kita-2 sendirilah. > Kalau sampai hari ini KITA MASIH PERCAYA BAHWA DI MEJA SEMBAHYANG ADA ROH > LAIN (SETAN) SELAIN ROH DEWA-DEWI atau ROH LELUHUR, maka habislah keimanan > kita. > --------------------------------------------------------------------- Jangan Lewatkan! SiuTao.com - http://www.siutao.com Jelajahi Tao dengan Suka Cita Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Do you Yahoo!? SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!
