[....dibusek...]
>Ternyata mempelajari sesuatu dari sudut pandang lain
>ternyata sulit karena kita telah terbiasa dengan sudut
>pandang tertentu. 
>
>=====
>Salam,
>Anton Widjaja 84
=======================================================
Salam hormat pd Sdr. Anton Widjaja 84
Saya sangat menghormati kemauan anda untuk 'mengenal' agama atau
kepercayaan lain diluar keimanan anda sendiri.

Memang tidak gampang orang mau mengenal dan mengerti agama dan kepercayaan
orang lain yang tidak seiman. Kebiasaan orang selalu mengukur 'baju orang
lain' dgn badan sendiri.

Kalau kita mau 'back to basic' kembali pada dasar pengertian dari filosofi
agama dan keimanan kita maka kita akan lebih terbuka. 

Mungkin sdr2 Taois senang sekali membaca cerita "SEE YU" atau malah sudah
melihat filmnya bolak-balik. Pada dasarnya dalam cerita See Yu (Sun Ngo
Gong) itu, kita kaum Taois dibabat habis2an oleh filosofi aliran Buddhies.
Cerita See Yu adalah "PERANG AGAMA" yang sangat-sangat santun dan tidak
meneteskan darah. Sama sekali tidak terlihat kaum Buddhies menekan atau
menghancurkan kaum Taois. Mereka menggunakan "simbol" ke 3 yaitu Sun Ngo
Gong - si Raja Kera.
Diceritakan si Kera begitu brutalnya, bisa mengobrak-ngabrik Kerajaan
Langit. Dikatakan bahwa Tay Sang Lau Cin pun kewalahan menghadapi si Kera
nakal ini :-( Melihat filosofi adegan ini saya selalu tersenyum sambil
hormat pd filosofi dan kesusasteraan kaum Buddhies yg begitu eloknya
memotong melalui 'ketajaman' luar biasa dari ujung pena bukan dengan ujung
tombak. Dan jangan lupa lho, si Kera bisa menjadi Sakti karena si Kera
melakukan Siu-Tao. Melihat adegan ini para Taois berbinar-binar hatinya,
membangkitkan keimanan dan sekaligus membanggakan aliran Tao. Coba lihat,
si Kera Sakti Siu-Tao sampai bisa merubah diri (pien-hoa) dalam 72 golongan
setara dengan Dewa Erl Lang. Dari adegan ini kaum Buddhies "seolah-olah"
memuji "kehebatan" ilmu dari Siu-Tao kaum Tao. Tapi awas, karena kelewat
sakti, maka simurid akan memiliki kemampuan mengobra-abrik Kerajaan Thian
dan melecehkan TSLC sendiri. Siapa yang bisa menguasai Sun Ngo Gong ? Dari
seluruh umat, Dewa/Dwei Tao, malah Kerajaan Thian tobat.
He.he.he.... para Taois tidak perlu gelisa :-(
Ada Sakyamuni dan Kwan Im yg bisa menguasai Sun Ngo Gong. Tentunya dari
sini "DISAMPAIKAN PESAN" kepada umat Tao, bahwa Kebuddhan "DAPAT" menguasai
dan mengendalikan "APA" yang tidak dapat dikendalikan oleh para Taois.
Saya sebagai Taois mengerti, bahwa disinliah filosofi dan infiltrasi
keimanan Tao dirubah menjadi Buddhies. Indah bukan ?

Kembali ke Sdr. Anton Widjaja, coba menggunakan filosofi dan budaya "See
Yu" untuk berdiskusi dan mengenalkan agama2 lain untuk menimbulkan
"kesamaaan" dan "pengertian".

Saya (analise) berbaur dgn kaum Katolik, saya bertahun-tahun bermain email
di Paroki-net. Toh akhirnya saya bisa 'menggelitik' seorang Pastor untuk
membongkar perpustakaan Vatikan mencari buku-2 lama tentang Tao. Pastor
tersebut seorang ahli HUKUM AGAMA dan HAM, Guru Besar disalah satu
universitas Kepausan Vatikan (Roma-Italia).
Beliau mempelajari ajaran Tao setelah berdiskusi dengan saya - tentunya
saya menggunakan filosofi "See Yu".

Sedemikan tertariknya rekan2 Katolik, sehingga beberapa lama Taoisme
dibahas dan dikupas dgn indah dalam milis Paroki-net.

Bersama ini saya forwardkan, semoga pak Moderator berkenan menayangkan
dimilis Kelenteng. Tulisan Pastor tersebut dan salah seorang PhD yang
menetap di Amerika.

Salam,
analise.


---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke