Delivered-To: [EMAIL PROTECTED]
X-Sender: [EMAIL PROTECTED] (Unverified)
X-Mailer: QUALCOMM Windows Eudora Pro Version 3.0.3 (32)
Date: Thu, 08 Jun 2000 20:18:57 +0800
To: [EMAIL PROTECTED]
From: "jigo.zr" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [Pnet] Depot Tao
Sender: [EMAIL PROTECTED]
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
X-No-Archive: yes
List-Help: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
List-Subscribe:
<mailto:[EMAIL PROTECTED]@address%20(Full
%20Name)>
List-Owner: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
List-Archive: <http://www.parokinet.org/arc/>
X-MIME-Autoconverted: from quoted-printable to 8bit by sby.centrin.net.id
id PAA03546


--------------------------------------------------------------------------
     Thursday, Jun/08/2000 -- ParokiNet Online <[EMAIL PROTECTED]>
      ***  Kebenaran Sejati * Keadilan Illahi * Kedamaian Jiwa  ***
Subscribe? To: [EMAIL PROTECTED]; body: subscribe paroki [EMAIL PROTECTED] (fullname)
--------------------------------------------------------------------------

From: "Aris Tanone" <[EMAIL PROTECTED]>:
>Iya, beberapa hari ini saya sempat melihat berbagai terjemahan yang ada
>dalam bahasa Inggris, termasuk terjemahan Legge, dan saya merasa bahwa
>semua terjemahan itu sangat membantu pemahaman saya atas sajak-sajak
>dalam TTC. Di P-Net misalnya pernah dipersoalkan keindahan bahasa Jawa,
>tetapi saya yakin, setiap orang punya kecendrungan mengklaim keindahan
>bahasa sendiri. Dalam hal ini sulit bagi saya untuk mengklaim bahasa
>Mandarin misalnya sebagai bahasa asli saya karena bukan bahasa ibu.

Menurut saya, setiap bahasa mempunyai keindahannya dan keunikannya
masing-masing. Orang tidak dapat mengklaim bahwa bahasanya adalah
bahasa yang paling indah di dunia. Dulu saya pikir:  bahasa Prancis
adalah bahasa yang terindah, ternyata setelah saya agak lama berada di
Prancis, dan beberapa waktu berada tinggal di Jerman atau Austria serta
lebih dari duabelas tahun di Italia, saya pikir masing-masing bahasa
mempunyai keindahan dan kekhasananya. Ahli sastra latin kuno akan
menyatakan dan mengagungkan bahasa latin adalah yang terindah, lihat
saja para penyair Virgilius, Petrarca, dan baca saja Caeser, dls.
Tapi para pencinta bahasa Prancis akan lantang juga menyatakan 
bahwa bahasa Prancis adalah bahasa terindah; lihat saja film-film
yang terindah berbahasa Prancis, bahasa diplomatis tetap bahasa
Prancis (disamping Inggris), filsuf-filsuf besar berbahasa Prancis.
Orang Jerman bisa ngrundel, lha siapakah yang tidak kenal Gothe?
Orang italia lalu akan menggerutu, 'yang benar saja ah'. Lha yang
menulis mengenai neraka, surga dan purgatory dalam divina comedia
kan Dante, yang berbahasa italia. dls. dls. Manakah bahasa yang
terindah, terhebat dan terbaik? semua bahasa mempunyai kekhasannya,
kelebihannya, yang sulit dimengerti oleh orang yang lain, yang
bukan milik bahasanya itu. Juga dalam bahasanya Tao yang menggunakan
bahasa Mandarin kuno, berbeda dengan Mandarin moderen, yang mempunyai
keindahannya masing-masing, yang kadang tidak gampang dimengerti.

From: "Aris Tanone" <[EMAIL PROTECTED]>:
>Tetapi karena itu bahasa sekolahan pertama, semakin baca, biarpun harus
>lihat kamus, saya masih tetap terpukau atas keluwesan/keindahan bahasa
>ini. Itu yang masih mendorong saya, yang walaupun harus cicil kata per
>kata, sajak per sajak tanpa keinginan menulis disertasi, masih terus
>menelusuri keindahan satu persatu sajak ini. Kalau Romo Sardi mungkin
>bisa selesaikan dalam dua jam seluruh buku, saya tidak pernah baca lebih
>dari dua tiga sajak sekali baca. Untuk satu sajak ini saja dari tadi
>juga sudah habis sekitar 3 jam. Belum hitung waktu yang saya habisi
>kalau mampir ke toko buku atau saat menyetir. :-) Jadi seperti kata Romo
>Sardi, kalau orang mau mendalami dan studi benar-benar, mungkin seumur
>hidup pun masih saja kurang. :-)

Karena diskusi di rumahku di Yogya dengan suhu Analise mengenai Tao,
saya terdorong untuk mengetahui apa isi tulisan dari Lao Tze itu.
Sebelum diskusi dengan suhu Analise, saya tahu mengenai Tao hanya
dari membaca tulisan mengenai Tao saja, entah dari ulasan dalam buku,
ensiklopedia atau artikel dalam majalah-majalah saja. Tanpa mempelajari
langsung dari sumbernya. Suhu Analise tersenyum dan tertawa saja.
Ini terjadi dua tahun lalu. Nah, secara kebetulan saya mempunyai
waktu libur yang agak panjang. Waktu itu saya isi secara khusus
antara lain membaca dari sumbernya yang digeluti oleh Suhu Analise itu.
Dia menggelutinya untuk hidup, saya mencoba melihatnya sebagai
pengetahuan saja, yang kiranya tidaklah jelek kalau mengetahui
suatu ajaran kebijaksanaan Cina kuno itu. Buku pertama yang saya
baca dalam bahasa Prancis: "Tao T� King: Le Livre de la Voie et
de la Vertu" diedit oleh J.J.L. Duyvendak. Buku itu saya selesaikan
kurang dari dua jam. Seorang rekan bergurau dan bertanya padaku,
'apakah dengan demikian lalu tahu Tao?' Saya pun menjawabnya: 
lha kalau sudah tahu Tao, maka yang diketahui itu bukan Tao lagi?
Hahaha.... lha memang begitu kan, kata Lao-Tze? Lalu komentar-
komentar dan berbagai terjemahan, saya coba mengerti isinya.

Saya berkesimpulan bahwa tulisan Tao dari Lao-Tze itu merupakan
ajaran kebijaksanaan timur yang mendalam. Ini tidaklah berarti
dapat menggantikan iman. Buku kebijaksanaan berarti membuka
cakrawala akan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi, mendalam
dan fondamantal. Akan tetapi Tao Te Ching, bukanlah satu-satunya
karya Lao Tze lho? Tulisan Lao Tze yang lebih mandalam dan
banyak merupakan pengalaman pengajarannya adalah Hua Hu Ching,
yang terdiri dari 81 paragraf juga. Kitab Hua Hu Ching jauh
lebih tebal, lebih praktis dan lebih mendalam, dapat dikatakan
sebagai pelengkap Tao Te Ching. Hua Hu Ching ditulis agak lama
setelah Tao Te Ching. Tetapi kalau orang mau mendalami Tao
sebagai ilmu atau pengetahuan, baiklah diperhatikan juga untuk
didalami apa yang saya namakan trilogi Tao, yakni karya dari
Lao-Tze, Tao Te Ching, lalu kitab dari Lieh-Tzu dan Chuang-Tzu.
Kedua kitab terakhir itu memang agak tebal, tetapi sekali orang
berkeinginan untuk membaca dan mendalmainya, kitab-kitab itu
tidak gampang untuk dilepaskannya. Kalau tidak percaya cobalah
saja, pasti akan terbuka suatu cakrawala baru mengenai 
kebijaksanaan. Ternyata di dunia timur itu kebijaksanaannya
telah maju bahkan enam abad sebelum Masehi. Juga filsafatnya
telah maju, lebih maju daripada filsafat Yunani. Misalnya
ulasan dan perbincangan mengenai 'Ada' dan 'Ketiadaan' dibahas
di Yunani baru tiga abad setelah di Cina kuno menjadi bahan
permenungan para pemikir.

Sebagai penutup, saya kutipkan dua paragraf dari Hua Hu Ching:
"Kebenaran yang tertinggi tidaklah dapat dirumuskan dengan kata-kata.
Maka itu Guru yang terhebat tidaklah mempunyai apapun untuk dikatakannya.
Dia secara sederhana memberikan dirinya dalam pelayanannya itu, 
dan dia tidak pernah menyusahkan orang lain" (Hua Hu Ching, 23).

"Janganlah menyembah sujud pada dewa-dewi dan institusi keagamaan
sebagai Sumber Kebenaran yang tak dapat diganggugugat. Melaksanakan
penyembahan yang demikian itu berarti menampatkan diri di antara
dirimu sendiri dan yang ilahi, dan membuat dirimu sendiri bagaikan
pengemis yang mencari harta di luar dirimu, padahal harta yang
berharga itu ada di dalam dadamu. Kalau kamu bermaksud mengabdi
Jalan Kebenaran, pertama-tama temukanlah dulu di dalam hatimu sendiri.
Ibadatmu yang demikian itu akan sangat berarti" (Huang Hu Ching, 17).

Semoga ada manfaatnya,





Wassalam
<[EMAIL PROTECTED]>

        "I look upon the World  as my Parish" (J. Wesley)
----------------------------------------------------------------------------
 Unsubscribe?  Send email to [EMAIL PROTECTED]; body: unsubscribe paroki
   For other administrative questions, send email to [EMAIL PROTECTED]
----------------------------------------------------------------------------



---------------------------------------------------------------------
Jangan Lewatkan!

SiuTao.com - http://www.siutao.com
Jelajahi Tao dengan Suka Cita

Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
Jalankan Kebajikan dengan Penuh Kesadaran

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke