16 Agustus 2010
 Saatnya Ibu Kota Pindah
<http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/08/16/IND/mbm.20100816.IND134342.id.html#>
* Menurut Anda, untuk mengatasi kemacetan, layakkah ibu kota negara
dipindahkan?
5-7 Agustus 2010 * *Ya*
 77,34% *703* *Tidak*
 21,67% *197* *Tidak Tahu*  0,99% *9* *Total* 100% *879*

Jakarta dianggap tak lagi cocok menjadi pusat pemerintahan. Kondisi kota ini
sulit ditata ulang. "Pemindahan ibu kota negara menjadi salah satu
alternatif untuk rencana jangka panjang," kata Wakil Ketua Majelis
Permusyawaratan Rakyat Hajriyanto Thohari.

Menurut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, diskusi pemindahan ibu kota
sebenarnya sudah muncul pada era pemerintahan Soekarno. Ketika itu diusulkan
daerah di Kalimantan yang dianggap tak memiliki potensi gempa. Ketua Dewan
Perwakilan Rakyat Marzuki Alie setuju dengan gagasan itu. Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono pun menyatakan setuju dan mempersilakan ide itu dikaji
lebih lanjut.

Hasil jajak pendapat Tempo Interaktif menunjukkan mayoritas responden setuju
ibu kota negara dipindahkan. Sebaliknya, hanya 21,67 persen yang tidak
setuju dan tak sampai satu persen bersikap tidak tahu.

"Jelas sangat setuju, mungkin ini juga solusi untuk peredaran uang yang
selama ini 80 persen berputar di Jakarta. Jika dibiarkan, daerah lain,
khususnya di luar Jawa, akan terus terbelakang," ujar Stanley, pembaca
Tempo.
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/08/16/IND/mbm.20100816.IND134342.id.html

Kirim email ke