3. RASA GUSTI WUJUD Tuhan YME adalah dapat dirasakan karena adanya DAT RASA GUSTI, yang merupakan asal-muasal dari Rasa Dunia dan Sari Rasa Alam.
Yang disebut Rasa Dunia adalah: Panas, semilir/adem/sejuk. dingin dan Tetap, yang secara terpadu mewujudkan dunia dengan segala isi dan penghuninya, dan kemudian mempunyai WUJUD seperti: 1.Panas menjadi Api 2. Semilir/Adem/Sejuk menjadi angin 3. Dingin menjadi Air. 4. Tetap menjadi Bumi Sari Rasa Alam memberikan isi sari rasanya, sehingga semua WUJUD seperti diatas, mempunyai dan mengandung 'RASA' yang satu sama lainnya berbeda seperti: 1. Gula rasanya Manis. 2. Pule rasanya Pahiit. 3. asam rasanya Masam. 4. Garam rasanya asin. Rasa Duniawi inilah yang berkembang menjadi badan 'Rohani' 4. ROHANI / INSAN. Manusia mempunyai nafsu lahiriah yang kodrati yang disebut dengan' Cahyaning Cahya' dan dilambangkan dengan 'warna' yang terdiri dari: 1. Nafsu khewani yang dilambangkan dengan warna 'Merah'. 2. Nafsu Duniawi, yang dilambangkan dengan warna 'Kuning" 3. Nafsu rohani yang dilambangkan dengan warna 'Kuning'. 4. Nafrsu setani yang dilambangkan dengan warna 'Hitam' Secara Insaniah yang dipengaruhi unsur Sari Rasa Alam, dan menimbulkan rasa yang disebut 'Cahyaning Wong' yaitu: 1. Rasa Kemanusiaan. 2. Rasa Kewalian. 3. Rasa Kegurujatian 4. Rasa Kerasajatian. Dan secara manusiawi akan menimbulkan 'Cahyaning Rasa' yang memberikan dorongan agar manusia menjadi Sehat; Bijak; Benar; Pintar/Pandai dan Selamat. (bersambung ke 5......NAFSU DAN KESEIMBANGAN) 2010/10/7 Roza R. Mintaredja <[email protected]> > 2. INGSUN > Ingsun berasal dari WUJUD Tuhan YME, yang berada dalam diri umat. karena > itu seperti halnya dengan tuhan YME, Ingsun bersifat gaib, tidak mempunyai > warna dan rupa, bukan pria bukan wanita, tidak mempunyai ibu, bapak saudara. > yang mempunyai warna rupa bersifat pria atau wanita, punya ibu dan bapak > adalah 'badan jasmani' > > Karena berasal dari Tuhan YME, maka ingsun mempunyai 'sifat Illahi' yang > disebut'Cahyaning Gusti', seperti: > 1. Kuasa yang berasal dari Yang Maha Kuasa. > 2. Kersa yang berasal dari Yang Maha Kersa. > 3. Tahu/Ilmu yang berasal dari Yang Maha Tahu > 4. Hidup, yang berasal dari Yang Maha Hidup > 5.Lihat, yang bwrasal dari Yang Maha Lihat/Tingali > 6. Dengar, yang berasal dari Yang Maha Dengar/Rungu > 7. Ucap yang berasal dari Yang Maha Sabda. > > Adanya 'Hidup', maka bagian tertentu dari badan jasmani mempunyai fungsi, > seperti: > 1. Otak, yang mempunyai fungsi'mengingat'. > 2. Telinga yang mempunyai fungsi 'mendengar'. > 3. Mata yang mempunyai fungsi 'melihat'. > 4. Hidung yang mempunyai fungsi 'mencium'. > 5. Hati yang mempunyai 'visi/pendapat'. > 6. Syaraf, yang mempunyai fungsi 'rasa' > 7. Tangan yang mempunyai fungsi 'meraba' > 8. Kaki yang mempunyai fungsi 'melangkah' > 9. Mulut, yang mempunyai fungsi ' mengucap'. > Bagian badan yang terbentuk daqri makanan& minuman dinamakan 'jasmani' dan > dapat dilihat dan diraba disebut 'lahir'. > sedangkan yang ada tetapi tidak dapat dilihat maupun diraba seperti ingat; > dengar; cium; pikir; rasa; raba; langkah dan ucap, disebut dengan 'bathin'. > > Laku 'Kebatinan' adalah mempunyai sikap jujur berpedoman percaya pada wujud > 'Lahir' maupun wujud 'Bathin' sehingga disebut percaya kepada yang 'Ada' dan > yang bisa 'Dirasa' (kasunyatan). > > Ingsun yang mempunyai penguasa yang berasal dari WUJUD Tuhan YME harus > dapat menselaraskan semua bagian jasmani (Lahir) dengan yang bersifat gaib > (Bathin). > Maka jelaslah bahwa dalam pengembaraannya Ingsun dialam semesta ini, > menggunakan Lahir dan Bathinnya, lazim disebut 'Diri' sebagai alat > perangkatnya. > ....bersambung, ke point (3), ....RASA GUSTI > > > 2010/10/7 mh <[email protected]> > > >> >> asa-asa sarimbag jeung sifat 20-na asyari. >> >> >> 2010/10/7 Roza R. Mintaredja <[email protected]> >> >> >>> >>> aya pedaran pamendak ka'gusti'an hasil implengan ti ramana kg ilen >>> kardani, bp.* moch. arip yahya kartanagara*, nembe ditulis taun 2007 anu >>> samemehna mung mangrupa draft keur guareun sa'diri'eun oge ka anu >>> peryogieun. >>> diketik langsung teu bisa attach, hampura sakadada sakadugana wae. da >>> memang teu manggih file na, >>> kieu unina: >>> >>> HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN NYA. >>> daptar eusi: >>> 1. TUHAN YANG MAHA ESA. >>> 2. INGSUN >>> 3. RASA GUSTI >>> 4. NAFSU DAN KESEIMBANGAN >>> >>> 1. TUHAN YANG MAHA ESA >>> *.Tuhan YME* adl *Tuhan dari seantero makhluk alam semesta, baik yang >>> bersifat wadag/galib maupun yang bersifat halus/gaib. >>> *. Tuhan YME itu WUJUD, namuna tidak mempunyai "dat dan sifat' tiada >>> warna tiada rupa, tidak ber arah ataupun ber-panggon/bertempat, namun selau >>> ada dimana-mana. >>> . Tuhan YME itu TERDAHULU, yang sudah ada sebelum adanya alam semesta >>> dengan segala isinya(bumi, alngit, awang2, manusia, tumbuh2an dlsb. >>> .Tuhan YME itu LANGGENG, yang berarti keberadaan Tuhan YME tdk pernah >>> bergeser, tidak berpindah dan tidak pula berubah. >>> .Tuhan itu MANDIRI, yang berarti 'wenang' untuk mengatur tanpa ada >>> sesuatu pun yang mempengaruhinya. >>> .Tuhan itu BEDA sangat berlaianan keadaaNya deari semua ummat dan mahluk. >>> . Tuhan itu TUNGGAL/ESA. tiada 'tanding dan banding', dan menjadi >>> sesembahan seluruh umat & mahluk. >>> . Tuhan YME itu MAHA KUASA, yang menciptakan dan menjadikan alamsemesta, >>> denganseluruh penghuni dan pengisinya; dan kesemuanya tidak terlepas dari >>> hukumNya, misal: kena api9 terbakar, kena air basah, kena angin terhempas. >>> . Tuhan YME itu MAHA KERSA, yang sesuai dengan kehendakNya, keterkaitan >>> dan ketergantungan diantara umat- mahluk-alam semesta adalah 'mutlak' demi >>> utk kesejahteraan hidup bersama. apabila terjadinya terputusnya keterkaitan >>> dan ketergantungan, maka akan menimbulkan bencana dan malapetaka. mis: >>> kerusakan hutan akan menimbulkan erosi dan bahkan banjir. >>> . Tuhan YME itu MAHA TAHU, yang mengetahui segala perkembangan alam >>> semesta dunia raya dengan segal isinya, baik masa lalu-sekarang-yang akan >>> datang. >>> Tuha YME itu MAHA HIDUP, yang menghidupkan semua umat dan mahluk alam >>> semesta pengisi dunia raya. >>> . Tuhan YME itu MAHA LIHAT/TINGALI, yang dapat melihat segala >>> perbuatan/tingkah laku umat & mahluknya dan tidak ada sesuatu yang dapat >>> disembunyikan dihadapanNya. >>> . Tuhan YME ituMAHA DENGAR/RUNGU yang dapat mendengar semua suara bahkan >>> do'a dari umat & mahlukNya yang diucapkan dalam hati sekalipun. >>> . Tuhan YME ituMAHA SABDA/KALAM, yang sekal;ipun SABDA Tuhan itu tidak >>> terdengar oleh telinga namun karena Tuhan YME itu juga MAHA PURBA, maka >>> keadaan alam semesta dan dunia rayaselalu diunsuri oleh adanya TYME; >>> warna-rupa-aroma yang ada pada stiap keaadan yang da[at dilihat adl >>> merupakan'sabda kalam' Nya. >>> \ >>> >>> >>> >>> >>> >>> 2010/10/5 Waluya <[email protected]> >>> >>>> >>>> >>>> Fisikawan teoritis kasohor Stephen Hawking, medalkeun buku anyar nu >>>> kontroversial, "The Grand Design". Buku ieu "ngageunjleungkeun" sabab >>>> nyebutkeun yen alam semesta (universe) kabentuk kitu wae, teu memerlukeun/ >>>> teu aya intervensi ti hal-hal supernatural (Tuhan). Kunaon Hawking boga >>>> kacindekan kitu, beda jeung buku nu tiheula nu nyebut-nyebut ayana Tuhan? >>>> Jansen H Sinamo, dina tulisan resensi buku dihandap ieu, ngira-ngira >>>> Atheismeu sabenerna sarua jeung relijiusitas atawa fanatismeu bawaan >>>> masing-masing (bakat insani/ pribadi). >>>> >>>> Hawking sigana geus tidituna boga "kecenderungan" Atheis, matak >>>> kacindekanana ge jauh ti presepsi manehna. Ieu beda jeung Dr Abdus Salam, >>>> fisikawan teoritis nu meunang hadiah Nobel, nu mere sambutan waktu narima >>>> nobel bari nyutat ayat-ayat Al Quran. Dr Abdus Salam, jalma relijius, >>>> penganut Akhamdyah anu taat. >>>> >>>> Nyanggakeun artikel resensina: >>>> >>>> Alam Semesta, Hawking, dan Tuhan >>>> MINGGU, 3 OKTOBER 2010 | 04:25 WIB >>>> JANSEN H SINAMO >>>> >>>> Sesekali fisikawan bisa juga membuat warta mengejutkan di tengah >>>> perkibaran kabar korupsi, konflik, dan politik dewasa ini. Namun, yang >>>> mampu >>>> berbuat begitu barangkali cuma figur sekaliber Stephen William Hawking, >>>> bersama Leonard Mlodinow, melalui buku "The Grand Design" yang terbit 9 >>>> September lalu. >>>> >>>> Di halaman 8 buku yang tanpa pengantar itu, Hawking langsung menggebrak: >>>> According to M-theory, ours is not the only universe. Instead, M-theory >>>> predicts that a great many universes were created out of nothing. Their >>>> creation does not require the intervention of some supernatural being or >>>> god. Rather, these multiple universes arise naturally from physical law. >>>> They are a prediction of science. >>>> >>>> Alinea inilah yang langsung berkibar di media Amerika dan Inggris, lalu >>>> beredar ke seluruh dunia. Kabar ini—bisa ditebak—paling disambut hangat >>>> oleh >>>> pentolan kaum ateis Inggris yang biologiman terkemuka, Richard Dawkins, >>>> dengan berkata, "Darwinisme sudah menendang Tuhan dari biologi…. Sekarang >>>> Hawking menyelenggarakan coup de grace." >>>> >>>> Kubu gereja langsung bereaksi. Imam yang psikolog dan teolog dari >>>> Cambridge, Rev Dr Fraser N Watts, berkata, "Sang Pencipta menyediakan >>>> penjelasan yang kredibel dan masuk akal tentang mengapa alam semesta ada, >>>> dan… lebih mungkin ada Tuhan daripada tidak. Pandangan ini tidak >>>> tergerogoti >>>> oleh apa yang dikatakan Hawking." >>>> >>>> Kalangan fisikawan tidak kurang kritisnya. Profesor Peter Woit dari >>>> Universitas Columbia bahkan mencela telak buku ini: "Satu cara jitu >>>> menaikkan penjualan buku semacam ini ialah dengan menyeret agama masuk. >>>> Klaim yang rada konvensional 'Tuhan tak diperlukan' untuk menjelaskan >>>> fisika >>>> dan kosmologi alam semesta awal menyulut publisitas besar bagi buku ini. >>>> Saya lebih suka pada naturalisme dan tidak melibatkan Tuhan dalam fisika." >>>> >>>> Soal publisitas itu, saya sependapat dengan Peter Woit berdasarkan apa >>>> yang ditulis Hawking sendiri di bukunya terdahulu, A Brief History of >>>> Time—sudah 10 juta eksemplar terjual—bahwa setiap persamaan [matematika] >>>> dalam bukunya akan mengurangi oplahnya hingga setengah. Hawking yang sadar >>>> betul kekuatan publisitas kini menambah bensin ketenaran buku >>>> barunya—selain >>>> tak ada rumus apa pun—dengan faktor tak perlunya peran Tuhan tadi. Boleh >>>> jadi buku ini kelak berstatus mega-bestseller melebihi karier A Brief >>>> History. >>>> >>>> *** >>>> >>>> Buku ini mengisahkan sejarah pemahaman fisika tentang alam semesta sejak >>>> Yunani klasik. Pemahaman itu kemudian berbeda diametral dengan wacana >>>> langit-bumi Perjanjian Lama yang geosentris ketika Copernicus dan Galileo >>>> mengedepankan kosmologi baru yang heliosentris. >>>> >>>> Kosmologi modern semakin jauh berkembang sejak Einstein merumuskan >>>> Relativitas Umum dan Hubble—terutama dengan teleskop atas namanya >>>> kelak—mengamati bahwa alam semesta memang terus membalon secara >>>> akseleratif; >>>> kini diketahui sudah 13,7 miliar tahun sejak dentuman besar. >>>> >>>> Terinspirasi oleh Maxwell yang dengan gemilang berhasil menyatukan >>>> fenomena listrik, magnet, dan optik menjadi teori elektromagnetik yang >>>> begitu kompak dan elegan, Einstein pun memelopori the holy grail of physics >>>> abad ke-20: meringkas dan meringkus semua fenomena alam—yakni gaya >>>> elektromagnetik, nuklir lemah, nuklir kuat, dan gravitasi—ke dalam satu >>>> rumusan final dan ultimat. Inilah yang disebut Teori Segalahal. >>>> >>>> Hingga akhir hayatnya, Einstein tak berhasil dalam ikhtiar besar ini. >>>> Kemudian dilanjutkan para fisikawan teori sejagat dan setakat ini Teori-M >>>> adalah kandidat terkuat bagi teori akbar itu, yang banyak dibahas pada buku >>>> ini dalam bahasa yang enak dibaca dan perlu. Konsekuensi teori inilah, jika >>>> tuntas terumuskan, akan mengaminkan alinea heboh di atas. >>>> >>>> Di luar kesimpulan yang "rada prematur" itu, buku ini sendiri sangatlah >>>> indah. Sebagai pembelajar fisika lebih dari 30 tahun, saya tetap saja >>>> terpesona, baik dengan materi bahasannya yang dahsyat maupun oleh cara >>>> Hawking yang begitu jernih menuturkannya. >>>> >>>> Seorang teman terpelajar dalam sosiologi berkata, "Jika orang fisika >>>> teori mafhum The Grand Design, itu biasa. Orang teknik paham, itu juga >>>> wajar. Tapi, orang yang cuma kenal fisika di SMA bisa terus membaca dan >>>> mengikuti argumennya, itu luar bisa. Ilmuwan sosial seharusnya membaca buku >>>> ini." >>>> >>>> Hal itu benar belaka. Buku ini memang mempertontonkan in optima forma >>>> bagaimana seharusnya berargumentasi, membangun wacana yang bermutu, dan >>>> mengonstruksi teori yang bagus. >>>> >>>> Rahasia alam >>>> >>>> Rudolf Otto melukiskan perasaan tramendum et fascinans saat manusia >>>> berhadapan dengan yang kudus, seperti Musa di Sinai menghadapi api di semak >>>> kering yang tak terbakar. Namun, gentar dan takjub berdebar ternyata tidak >>>> hanya perasaan kaum religius, para fisikawan juga—Hawking termasuk—saat >>>> menghadapi rahasia alam yang mahamikro (interior atom) dan misteri kosmos >>>> yang mahamakro (alam semesta), serta keajaiban kehadiran insan cerdas dalam >>>> konstelasi itu di planet biru yang rentan ini. >>>> >>>> Ateisme barangkali adalah sebuah bakat insani, sama halnya dengan >>>> religiusitas dan fanatisme. Masing-masing melihat hal-hal yang memperkuat >>>> kecenderungan hatinya. >>>> >>>> Karen Armstrong dalam A History of God mengisahkan konsep Tuhan yang >>>> terus berevolusi dalam sejarah kita, dan peran manusia di dalamnya ternyata >>>> tetap utama membangun dunianya, terutama teologinya. >>>> >>>> Anthony de Mello bercerita tentang Tuhan yang memilih bersembunyi dalam >>>> hati manusia, dan siapa tahu—di kedalaman batin itu—fisika Hawking pun >>>> takkan sanggup menjamah-Nya, apalagi memeriksa-Nya. >>>> >>>> Jansen H Sinamo Fisikawan Lulusan ITB Tahun 1983, Sehari-hari Bekerja >>>> sebagai Aktivis Etos Kerja, Tinggal di Jakarta >>>> >>>> >>> >> >> > >
