Sakedik terjemahan copian ti web site sanes... ieu pembuka pidato Ghadir khum
rasulullah saww 18 Julhijjah saatos Haji Wada Rasulullah kanggo pengangkatan
Ali
jadi khalifah jeung Imam saatosna, dina mukaddimah ieu tiasa ditingali sakedik
sabda rasul saww kana ketuhanan mangga diaos...
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala Puji bagi Allah yang tinggi dalam keesaan-Nya, dekat dalam
ketunggalan-Nya, perkasa dalam kekuatan-Nya, agung dalam keberadaan
pembantu-pembantu utama-Nya, Maha Tahu akan segala sesuatu, sementara Dia
tetap
ditempat-Nya; rnenundukkan seluruh makhluk dengan kekuasaanNya dan (kekuatan)
bukti-bukti-Nya.
Dialah Tuhan yang kesucian-Nya abadi dan pujian bagi-Nya tak pernah terhenti.
Pencipta langit-langit yang menjulang dan lapisan bumi yang membentang.
Penguasa
bumi dan langit, Maha Kudus dan Maha Suci. Tuhan para Malaikat dan al-Ruh yang
kepada seluruh ciptaan-Nya bersifat sangat pemurah, dan kepada seluruh
makhluk-Nya bersifat Maha Derma.
Dia melihat setiap pandangan, tanpa pandangan-pandangan itu rnelihat-Nya,
Dialah Maha Pemurah, Maha Tabah dan Maha Kasih.
(Dialah) Penabur rahmat yang meliputi segala sesuatu, Pelimpah nikmat yang
memberkati seluruh rnakhluk, tidak mempercepat siksa-Nya dan tidak segera
menimpakan azab kcpada mereka yang berhak rnendapatkannya. Dia tahu setiap
rahasia yang tersembunyi dan segala apa yang tersimpan dalarn hati. Tiada
rahasia yang luput dari-Nya. dan tiada misteri yang rnengelirukan-Nya.
Dia Maha Tahu akan segala sesuatu, menundukkan segala sesuatu, perkasa atas
segala sesuatu, berkuasa atas segala sesuatu, tiada sesuatu yang
rnenyerupai-Nya.
Dialah yang menciptakan sesuatu ketika belum ada yang disebut sesuatu. Dialab
yang Maha Abadi, yang berkuasa atas dasar keadilan. Tiada Tuhan melainkan Dia,
yang Maha Mulia dan Maha Bijaksana, Maha Suci Tuhan dan dilihat oleh pandangan
mata, dan Dialah yang meliputi pandangan mata. Dia yang Maha Kasih dan Maha
Mengetahui.
Tiada siapa yang menceritakan Sifat-Nya lantaran (pernah) melihat-Nya, tiada
siapa yang mengetahui bagaimana Dia secara lahir dan batin, melainkan apa yang
dikatakan oleh Allah yang Maha Mulia dan Maha Agung itu sendri.
Aku bersaksi bahwa Dia Allah yang kudus-Nya memenuhi masa, cahaya-Nya meliputi
alpha dan omega, perintah-Nya terlaksana tanpa musyawarah, takdir-Nya
ditentukan
tanpa bersama-Nya mitra.
Tiada cela dalam pengaturan-Nya, tiada contoh dan ciptaan yang dibentuk-Nya,
tiada bantuan dari setiap apapun, tiada kerja keras dan tiada tipuan atas apa
yang diciptakan-Nya, Dia ciptakan makhluk-Nya dan jadilah ia, dan karena cahaya
wujud-Nya maka tampaklah semua.
Dialah Allah yang tiada Tuhan melainkan Dia, Maha Rapi dan Maha lndah dalam
mencipta, maha Adil yang tidak menganiaya, dan Maha Pemurah yang kepada-Nya
kembali seluruh hajat dan perkara.
Aku bersaksi bahwa Dialah Tuhan yang kepada kekuasaan-Nya segala sesuatu
tunduk,
dan kepada keagungan-Nya segala sesuatu membungkuk. Dialah Empunya seluruh
kekayaan, Raja dari seluruh kerajaan, Pencipta planet-planet senta bintang
gemintang di langit, pengendali matahari dan bulan, di mana kesemuanya
mengorbit
untuk batas waktu yang telah ditentukan. Dialah yang menggilirkan malam setelah
siang, dan siang setelah malam saling berganti. Dialah penghancur para tiran
yang membangkang dan pemusnah setan-setan yang terkutuk yang menentang.
Tiada bersama-Nya lawan dan kawan, Dia Maha Esa, Tunggal. Satu dan tempat
bertumpu segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada
sesuatupun yang setara dengan-Nya. Dialah Tuhan yang Satu, Pemelihara yang
Agung
dan Pemurah. (Bila) berkehendak ia akan terlaksana, (bila) berkeinginan ia akan
terwujud. Dia mengetahui segala sesuatu dengan rinci. Dia yang mematikan dan
menghidupkan, membuat orang menjadi fakir dan kaya, tertawa dan menangis,
menyimpan dan memberi.
Di tangan-Nyalah kerajaan; bagi-Nya segala pujian, di tangan-Nya semua kebaikan
dan Dia-lah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Malam dimasukkan-Nya ke dalarn siang, dan siang ke malarn. Tiada Tuhan
melainkan
Dia. Maha Perkasa dan Maha Pengampun, Pengijabah do’a, Pemberi yang tulus, Maha
Tahu secara rinci segala hembusan nafas, Tuhan seluruh makhluk, baik dan
golongan jin maupun golongan nas (manusia). Tiada perkara sulit di hadapan-Nya;
tiada gemuruh suara orang-orang yang berteriak mengganggu-Nya atau desakan
orang-orang yang mendesak rnencemaskanNya. Dialah Pemelihara orang-orang yang
saleh, Penyebab berjayanya orang-orang yang sukses, Pelindung penghuni alam
semesta, dan Yang paling berhak untuk disyukuri dan dipuji oleh setiap makhluk
ciptaan-Nya. Aku memuji-Nya pada saat suka dan duka, juga pada saat sempit dan
lapang. Aku beriman kepada-Nya, kepada para malaikat-Nya, Kitab-kitabNya dan
Rasul-rasul-Nya. Aku mendengar perintahNya, patuh dan segera bangkit
melaksanakan segala yang diridhai-Nya, menerima total ketentuan-Nya, semangat
dalam mematuhi-Nya dan takut akan siksaNya. Sebab Dialah Tuhan yang tiada
seorangpun akan merasa aman dari makar-Nya atau khawatir dan kezaliman-Nya. Aku
ikrarkan pada diriku akan kehambaanku dihadapan-Nya, dan juga bersaksi akan
ketuhanan-Nya (untuk diriku). Kini akan aku sampaikan (kepada kalian) apa yang
Tuhan wahyukan kepadaku, sebab bila tidak kulakukan itu, niscaya azab-Nya akan
mengenaiku, sedemikian sehingga tiada siapapun yang akan dapat menolakNya
dariku, (sebesar apapun kekuatannya). Tiada Tuhan melainkan Dia. Dia telah
memberitahuku, apabila tidak kusampaikan apa yang diturunkan-Nya kepadaku, itu
berarti sama dengan aku tidak menyarnpaikan seluruh risalah (pesan)-Nya; dan
Dia
juga telah menjamin untuk memeliharaku (dan upaya orang-orang yang menentang).
Bagiku cukuplah Allah Yang Maha Pemurah sebagal penjamin. Firman-Nya untukku:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
“Wahai Rasul (Muhammad), sampaikan apa yang diturunkan kepadamu dan Tuhanmu.
Apabila tidak kau lakukan itu, berarti sama dengan engkau tidak menyampaikan
seluruh risalah (pesan) -Nya, dan Allah (akan) memeliharamu dari (gangguan)
manusia-manusia lain.” (Q.S. 5:67)
Wahai umat manusia! aku tidak pernah salah, alpa atau lalai dalam
menyampaikan segala sesuatu yang diturunkan Allah kepadaku. Kini aku jelaskan
kepada anda semua sebab turunnya ayat ini: Malaikat Jibril (as) turun
menjumpaiku sebanyak tiga kali, memerintah aku--berdasarkan perintah Tuhanku—
untuk berdiri di tempat keramaian ini dan menyatakan kepada (bangsa) putih dan
hitam bahwa Ali bin Abi Thalib (as) adalah saudaraku, Washi-ku (penerima
wasiatku) penggantiku dan imam setelahku, yang kedudukannya di sisiku sama
dengan kedudukan Harun di sisi Musa, hanya saja tiada nabi selepasku. Dia
adalah
wali (pemimpin) kamu setelah Allah dan Rasul-Nya. Allah (SWT) juga telah
menurunkan kepadaku sebuah ayat dalam kitab-Nya berkenaan dengan itu:
“Sungguh wali (pemimpin) kamu adalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang
beriman yang mendirikan shalat, dan menunaikan zakat sementara mereka dalam
keadaan ruku” (Q.S. 5:55)
Ali bin Abi Thalib (as) adalah orang yang mendirikan shalat dan mengeluarkan
zakatnya dalam keadaan ruku’ seperti yang dirnaksud oleh Allah (SWT) itu.
(Pada rnulanya) Aku mernohon kepada Malaikat Jibnil agar dia mernintakan kepada
Allah untuk membebaskan aku dan menyampaikan penintah ini kepada kamu, karena
aku tahu betapa sedikitnya orang-orang yang bertakwa, dan betapa banyaknya
orang
yang munafik, penebar fitnah dan mengolokolok agama Islam sebagaimana yang
disifatkan oleh Allah karakten-kanakter mereka dalarn Al-Qur’an, “... kamu
katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit pun juga. dan kamu
menganggapnya sesuatu yang ringan, padahl di sisi Allah ia adalah besar. “
(24:15)