Urang Indonesia nu sarakola film di Malaya, biasana di Universiti LimKokWing
============
Kisah Sukses Animator Upin Dan Ipin Asal Indonesia
Diposting oleh : *taufik ryadi*
Kategori: *Intermezzo*<http://flashradiountirta.com/kategori-2-intermezzo.html>-
Dibaca:
*471* kali

Anak bangsa yang menjadi animator Film Upin-Ipin namanya Marsha Chikita *
Flashners*, Putri pasangan Ikang Fawzi dan Marisha Haque ini biasa dipanggil
Kiki. Memulai Karirnya saat ikut program magang di perusahaan di *Las’
Copaque Production*(rumah produksi yang membuat film animasi Upin-Ipin).
Sejak awal 2010, dia diterima di sana . Bahkan, dia merupakan satu-satunya
orang Indonesia yang bekerja di perusahaan tersebut. Dia terjun langsung
ikut membuat animasi film anak-anak yang banyak digemari di Indonesia itu.

Meski magang, Kiki sudah dibayar RM 500 (ringgit Malaysia) atau Rp 1.400.000
(kurs 1 RM = Rp 2.800) per bulan. Lantaran pekerjaannya dinilai istimewa,
Kiki akhirnya diterima sebagai karyawan dengan gaji lebih besar. Namun,
mulai September ini, dia harus mengambil cuti untuk menyelesaikan tugas
akhir kuliahnya.

Di rumah produksi tersebut, Kiki mengaku belajar banyak tentang 3D modeller
dan setting and background modeller, tapi akhirnya lebih sreg menjadi
animator untuk film Upin-Ipin. Animator itu menganimasi setiap shoot adegan.
Misalnya, saat Upin berjalan, kakinya dianimasi agar gerakannya pas. Terus,
eye blinking, lipsing, dan sebagainya. “Karena itu, seorang animator suka
ngaca sendiri sambil ngomong supaya tahu ekspresinya saat membuat animasi,”
paparnya.

Ada 20 animator di rumah produksi itu dan Kiki adalah satu-satunya dari
Indonesia. Saat ini, meski sedang cuti, dia mendapat tugas untuk ikut
mempersiapkan Upin-Ipin ke layar lebar. Kiki-lah yang memberikan sentuhan
Indonesia dalam film dua anak kampung Malaysia itu.

Misalnya, lewat tokoh Shanty, teman Upin dari Jakarta. Agar benar-benar
Indonesia, Kiki memberikan banyak polesan pada tokoh Shanty.

“Director dan script writer suka mengajak saya untuk membantu. Misalnya, di
Malaysia kan tidak dikenal kupu-kupu, tapi rama-rama. Terus, kata “senang”
di sana berarti mudah. Kalau di sini, artinya gembira,” tuturnya.

Pada kesempatan lain, seperti dalam episode Berkelah atau Piknik, Kiki
memasukkan unsur-unsur Indonesia untuk menyesuaikan dengan tokoh Shanty yang
asli Indonesia. Misalnya, membuat animasi kue bakpia, semprong, dan keripik
ceker ayam. “Supaya lebih kaya kulturnya. Dan mereka suka,” ucapnya bangga.

Bukan saja sebagai animator upin dan ipin ini saja, ternyata Marsha Chikita
Fawzi yang tak lain adalah penggagas Unyil dan Upin bersalaman di dunia maya
sebagai ikon kampanye “Damai Yuk” untuk Indonesia-Malaysia yang di posting
di akun twitter dan facebooknya.

Emang ya, Indonesia ini sebenarnya punya banyak potensi generasi muda yang
hebat dan ga kalah dari bangsa lain. Teruslah berkreasi generasi muda
Indonesia.

Sumber :  
gugling.com<http://gugling.com/ternyata-salah-satu-animator-upin-dan-ipin-adalah-anak-indonesia.html>

Kirim email ke