IPB Tidak Akan Umumkan Merk Susu Rabu, 04 Mei 2011 | 05:40 WIB
*TEMPO Interaktif*, BOGOR - Rektor IPB Herry Suhardiyanto menyatakan tidak akan mengumumkan nama-nama susu mengandung bakteri sakazaki seperti yang telah diputusan oleh pengadilan. "Untuk data susu yang mengandung bakteri tidak akan diumumkan," kata Rektor kepada wartawan usai acara silaturahmi dengan mahasiswa berprestasi IPB, di Taman Koleksi Kampus Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, Selasa 3 Mei 2011 malam. Menurut Herry, langkah ini karena IPB selaku pihak yang melakukan penelitian susu formula yang tercemar bakteri Sakazakii, IPB terikat kode etik profesi peneliti. ''Ini penelitian Isolasi, bukan Survailaence yang bisa dipublikasikan,'' kata Herry. ''Jadi untuk data penelitian tidak akan diumumkan,'' Selain melakukan riset Isolasi, IPB juga tengah melakukan riset survailance untuk susu yang tercemar bakteri sakazakii. Sesuai karakteristiknya nanti hasil penelitian tersebut akan diumumkan. Sesuai ketentuan, ujar Herry, pengambilan sample dilakukan sesuai dengan kaidah-kaidah yang digariskan untuk sebuah riset Surveylance. ''Penelitian surveylance, dilakukan selama enam bulan, hasilnya akan diumumkan.'' kata Herry. Herry mengaku tidak risau dengan ancaman sita eksekusi jika pihak tergugat tetap tiak mau melaksanakan putusan MA pasca penerbitan surat aanmaning dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang batas akhirnya pada hari rabu 4 Mei 2011. Menurut Herry langkah tersebut merupakan sebuah proses hukum yang diatur undang-undang dan IPB juga mengambil langkah hukum yang dibenarkan undang-undang. ''IPB akan mengambil langkah hukum Peninjauan Kembali,'' terang Harry. Ditegaskan karena masalah kode etik profesi peneliti, pihak akdemi keberatan jika hasil penelitian dipublikasikan. ''Bukan kalangan Industri yang keberatan, tapi Akademisi, karena ini memang penelitian Isolasi.'' papar Herry. DIKI SUDRAJAT http://tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/05/04/brk,20110504-331961,id.html
