Hehehe.... Jaman kiwari mah relatif hese jigana manggihan jalmi nu ikhlas....
Sent from my BlackBerry® powered by |Ki Runa Inawan™ | Twitter: @runainawan Fb: Runa Inawan www.lipi.go.id www.biologi.lipi.go.id -----Original Message----- From: oman abdurahman <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 9 Jul 2011 11:39:21 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [kisunda] Selingan - Rame-Rame Mundur? Sigana wae waktu "bobogohanna" jeung Nasdem teh kurang lila, can kauji bener2 nyaahna atwa pupulasan wae. Numatak mangsa aya anu ngaheroyan leuwih jreng katempona, nya tuluy wae ngabalieur, bari indit muru anu anyar. manar 2011/7/9 Runa Inawan™ <[email protected]> > ** > > > ** Kumaha niat meureun nya. Niat awal goreng kapetik hasilna goreng oge. > > > Sent from my BlackBerry® > powered by |Ki Runa Inawan™ | > Twitter: @runainawan Fb: Runa Inawan > www.lipi.go.id www.biologi.lipi.go.id > ------------------------------ > *From: * [email protected] > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sat, 9 Jul 2011 00:09:35 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [kisunda] Selingan - Rame-Rame Mundur? > > > > ** Biasa Mang, aya anu ngunduh lain waktu ngala lain mangsa, haripet ku > teuteureuyeun atanapi tos tinggalna aya niat anu teu sami. > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Ki Hasan <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sat, 9 Jul 2011 05:36:55 +0800 > *To: *Ki Sunda<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Cc: *Baraya Sunda<[email protected]>; Urang Sunda< > [email protected]> > *Subject: *[kisunda] Selingan - Rame-Rame Mundur? > > > > Dimimitian ku Sultan Yogya, disusul ku Wagub Jateng, kiwari Pangurus DPW > Jabar oge mundur ti Nasdem. > Aya naon nya? Keur latihan diajar mundur kitu? Hehehe > > > > http://regional.kompas.com/read/2011/07/07/14565454/Sultan.Mundur.dari.Nasional.Demokrat > > http://regional.kompas.com/read/2011/07/08/19394228/Wagub.Jateng.Resmi.Mundur.dari.Nasdem > > =========== > Merasa Dibohongi, Sebagian Besar Pengurus DPW Nasdem Jabar Mengundurkan > Diri > Jumat, 08/07/2011 - 22:10 > > BANDUNG, (PRLM).- Merasa ditipu dan dibohongi Surya Paloh, sebagian besar > pengurus Dewan Perwakilan Wilayah Nasional Demokrat Jawa Barat (Nasdem > Jabar), mengundurkan diri. Tidak tanggung-tanggung, hampir 90 persen > menyatakan mundur dari Nasdem seiring bertransformasinya Nasdem dari > organisasi massa (ormas) ke partai politik (parpol). > > Di Jabar, Ketua DPW Ormas Nasdem Jabar Mayjen (Purn.) Sudrajat, menyatakan > mengundurkan diri dari kepengurusan Nasdem karena merasa dikhianati. > Pernyataan pengunduran dirinya itu diungkapkan di Kantor DPW Ormas Nasdem, > Jln. Pudak, Kota Bandung, Jumat (8/7). Keputusan pengunduran diri Sudrajat > yang bernomor anggota 31.74.00012555 itu, tertuang dalam sebuah surat > bertulis tangan. Dalam surat itu Sudrajat menyampaikan pengunduran dirinya > dari jabatan Ketua DPW Nasdem Jabar sejak tanggal 6 Juli 2011. > > Sudrajat juga menyatakan SK DPP No Kep-249/PP/-ND/01/2011 tanggal 25 > Januari 2011 tentang pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPW Jabar tidak > berlaku lagi. > Surat Sudrajat disampaikan kepada Ketua DPP Nasdem di Jalan RS Soeroso No. > 46 Gondangdia Lama Jakarta Pusat. "Saya mundur sebagai bentuk tanggungjawab > moral kepada pengikut saya. Kasihan mereka. Lembaga ini awalnya kan memang > ormas yang akan menampung seluruh elemen masyarakat dalam gerbong restorasi > nasional. Bukan parpol," katanya kepada wartawan. > > Sudrajat menuturkan, di akhir tahun 2010, Surya Paloh (pendiri Nasdem), > menawarinya bergabung dengan ormas Nasdem. Surya Paloh menjamin Nasdem tidak > akan jadi parpol dan bertujuan melakukan restorasi nasional. Sudrajat pun > setuju bergabung dengan Nasdem dan mengisi posisi sebagai Ketua DPW Nasdem > Jabar. > > Sudrajat lalu berupaya meraih kepercayaan warga dan tokoh Jabar untuk > bergabung dalam barisan restorasi Indonesia, sembari menjamin bahwa Nasdem > tetap menjadi ormas, bukan parpol. Dan ternyata berhasil menarik minat > banyak tokoh-tokoh Jabar dari berbagai latar belakang untuk bergabung. Dalam > deklarasi ormas Nasdem Jabar, tanggal 27/2 lalu di Hotel Savoy Homann, > banyak tokoh Jabar yang terlibat sebagai inisiator dan deklarator antara > lain Tjetje Hidayat Padmadinata, Mubiar Purwasasmita, Nanang Ma’soem, Teguh > Satria, Sultan Kasepuhan, Sultan Kanoman, Sultan Kacirebonan, Ade Sudrajat, > Dede Mariana, HD Sutisno, Setia Hidayat, Indra Prawira, Cecep Rukmana, Yayat > Hendayana, Buky Wikagoe, dan lainnya. > > "Sempat ada kekhawatiran jika Nasdem akan berubah jadi parpol. Hasil > keputusan Rapimnas pertama Nasdem tanggal 30 Januari - 1 Februari 2011, > menegaskan, Nasdem tetap jadi ormas dan itu melegakan kami. Namun komitmen > dikhianati ketika bulan Februari, Depkumham menerima pengajuan tiga partai > baru yang salah satunya adalah partai Nasdem yang diajukan Ketua Patrice Rio > Capella dan Sekretaris Jenderal Ahmad Rofiq. Keduanya adalah pengurus pusat > ormas Nasdem yang menjabat Wakil Sekjen Kaderisasi dan Wakil Sekjen > Pemberdayaan dan Pelayanan Masyarakat," ujar Sudrajat. > > Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, tidak secara gamblang mengakui keberadaan > pengurus ormas dalam sturuktur parpol. Namun kesamaan nama, lambang, dan > alamat sekretariat, mengindikasikan pendirian parpol atas sepengetahuan dan > izin pengurus pusat Nasdem. "Dan itu tanpa koordinasi dan komunikasi dengan > pengurus wilayah se-Indonesia khususnya Jabar. Di Jabar Parpol Nasdem > melakukan kegiatan tanpa koordinasi dengan pengurus Ormas Nasional Demokrat. > Ini memunculkan keresahan bagi masyarakat dan kader Ormas Nasdem. Ini telah > menyimpang dari anggaran dasar dan cita-cita awal para pendiri ormas > Nasdem," kata Sudrajat. > > Karena itu, ormas Nasdem DPW Jabar telah mengklarifikasi kepada pengurus > pusat tapi tidak pernah mendapatkan sikap dan jawaban yang memuaskan > mengenai masalah tersebut. "Artinya, komitmen awal yang menyatakan Nasdem > tetap jadi ormas dan tidak jadi parpol, telah dilanggar. Selanjutnya mandat > organisasi akan dikembalikan kepada Pengurus Pusat," katanya. (A-128/das)*** > > http://www.pikiran-rakyat.com/node/151260 > > > > >
