nur munir wrote: >......Wa laisadz dzakaru ka l untsaa (al-ayah) > >apa yang membedakan fitroh laki-laki dan perempuan itu beda? >antara lain adalah sense psychology antara mereka berbeda. > >kalau wanita menjadi ma'mumnya imam laki-laki, maka makmum wanita tersebut >potensi untuk khusu' > >tapi kalau laki-laki jadi makmumnya imam perempuan, maka makmum laki-laki >tersebut bisa ngaceng konthole. > > Tidak mengherankan. Kesan serupa http://www.muslimwakeup.com/main/archives/2005/03/a_woman_leads_p.php
===kutipan yang mendukung ustadz nur munir=== Meanwhile Soad Saleh, who heads the Islamic department of the women's college at Al-Azhar University in Cairo, said women should not lead prayers because "the woman's body, even if veiled, stirs desires." What can I say? Like many of my Middle Eastern brothers, I have a lifetime subscription to Play Veil magazine. Miss January was absolutely gorgeous and even though I couldn't see anything behind her veil, in some perverted way, she stirred my desires. I can't explain it. Only we Middle Eastern men are capable of looking at women who are covered under lumps of unforgiving black sheets and feel aroused. Heck, I sometimes look at drapes hanging from windows and get horny! According to Ms. Saleh, we Middle Eastern men are sexually so out of control that there's a strong chance we might hump a female imam in the middle of Friday prayers. Thank you Ms. Saleh! Thank you very much for your in-sight! But I think the best line came from the cleric of a mosque in Saudi Arabia. The honorable sheikh expressed outrage by mentioning several times, "how can a woman who touches her husband's organ lead a prayer... it is inconceivable!" Obviously the sheikh is unaware that married women do not touch their husband's organ. As a matter of fact that's the main reason women get married ... so they don't have to touch, fondle or stroke any part of a man's body. In fact women are done with sex the day after they get married. Obviously the sheikh is enjoying an unusually active sex-life with his wife. === :-) salam, DWS >maka nggak jadi sholat. buyar > > > > >>From: "Aman FatHa" <[EMAIL PROTECTED]> >>Reply-To: [email protected] >>To: <[email protected]> >>Subject: Re: [kmnu2000] Imamah Wanita >>Date: Sat, 26 Mar 2005 18:02:54 +0200 >> >> >>Saya kira kita sedang berbicara tentang sebuah persoalan bukan membicarakan >>shalatnya Aminah Wadud walaupun kasius dia yang kita angkat sebagai >>fenomena >>masalah. Prinsip dasar yang kita pegang, wanita boleh menjadi imam. Terkait >>apakah ada jamaah laki-laki atau tidak itu persoalan lain. Persoalan lain >>inilah yang sedang diributkan, bukan? kemudian dasar kedua shalat jum'at >>itu >>diwajibkan bagi laki-laki dan boleh bagi perempuan. Apabila perempuan >>melakukan shalat jum'at maka itu sudah cukup dan tidak wajib lagi >>mengerjakan dzuhur jum'atnya. Kalau demikian adanya, persoalan seperti >>Aminah Wadud shalat jum'at adalah sah dan dia menjadi imam adalah sah. >>Karena itulah, pertanyaannya saya balik, bagaimana shalat laki-laki yang >>mengikutinya? Persoalan dia tahu ada banyak laki-laki di belakangnya tidak >>mempengaruhi shalatnya sama sekali. Sama halnya misalnya wanita di ruangan >>sebelah ngajak wanita-wanita lainnya untuk melaksanakan shalat isya jamaah >>sendiri karena imam laki-laki yang mereka ikuti tidak karuan bacaannya >>misalnya. Shalat mereka sah walau banyak jamaah laki-laki saat itu dan >>tidak >>mesti mereka harus memanggil salah satu dari kaum laki-laki itu untuk >>menjadi imam. Karena itu, secara jelas bukan perempuannya yang >>dipertanyakan >>(dalam kasus tersebut, Aminah Wadud). Tetapi shalat laki-lakinya, sah apa >>tidak? dan itu inti persoalan yang saya tekankan pada postingan saya >>sebelumnya. >> >>Salah satu yang jadi bahan bagus untuk dibicarakan juga adalah persoalan >>muannats mudzakkar dalam khitab al-Qur`an. Sebagai contoh saja, ayat wudhu >>misalnya, idzaa qumtum ilash shalaati fagsiluu wujuuhakum....(khitab kepada >>pria dengan menggunakan kata ganti mudzakkar tetapi wanita juga harus >>wudhu?!) kemudian ayat shalat jum'at., "Yaa ayyuhal laadziina aamanu idzaa >>nuudiya lish shalaati min yaumil jumu'ati fas'au ilaa dzikrillaahi..." >>(juga >>sama seperti itu...). Ini sebagai bahan saja ya kalau ada yang mau >>memperdalamnya, jangan sungkan-sungkan untuk berbagi. >> >>Terima Kasih >>Aman >> >> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/.DlolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
