zuh.. ngimami shalat kok disamakan seminar dan iklan sponsor, gimana kok semakin kurang cerdas aja.. he..he.. salam hangat kek Hadi
zuhairi misrawi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ustadz, Saya punya dua pandang yang sangat sederhana atas fenomena amina wadud. Pertama, positif, sebagai sebuah ijtihad hukum Islam. Menjadi imam shalat bagi seorang perempuan adalah sebuah ruang yang terbuka untuk dipikirkan. Saya punya pendapat tidak ada larangan dalam Islam bagi perempuan untuk memimpin shalat jum'at. Saya punya analogi sederhana, bila perempuan boleh menjadi narasumber seminar, pembawa acara, kenapa menjadi imam shalat tidak diperkenankan? Menjadi imam shalat jauh lebih terhormat daripada menjadi bintang iklan. Mestinya para ulama marah dong pada bintang-bintang iklan, sekalian konservatif dan kembali pada masa nabi. Tapi saya sedikit gelisah melihat fenomena Amina Wadud, karena hanya bisa jadi gerakan dia tidak efektif. Karena akan menyempitkan ruang diskursus kehendak kesetaraan yang sesungguhnya di dunia ketiga. Persoalan perempuan di dunia Islam atau dunia ketiga pada umumnya, bukan untuk menjadi "Imam Shalat". Perempuan butuh keadilan sosial dan keadilan dalam ruang publik. Persis tatkala saya menyikapi masalah jilbab. Kita bisa-bisa tidak pernah beranjak dari soal-soal yang berkaitan dengan masjid dan simbol-simbol lainnya. Inilah yang disebut Omid Safi sebagai "penyakit liberalisme". Saya kira itu saja dulu. Salam hangat dari Portland. Zuhairi Misrawi --- nur munir wrote: > > > > Wa man ya�mal mina sh shoolihaati min dzakarin aw > untsaa wa huwa mu�minun fa > ulaaaika yad khuluuna l jannata wa laa yadzlimuuna > naqiiro. (an-Nisaa� : > 124) > > Man �amila shoolihan min dzakarin aw untsaa wa huwa > mu�minun fa > lanuhyiyannahu khayaatan thoyyibatan wa > lanajziyannahum ajruhum bi ahsani > maa kaanu ya�maluun. (an-Nahl : 97) > > Wa�adallohu l mu�miniina wa l mu�minaati jannaatin > tajrii min tahtiha l > anhaaru khoolidiina fiiha wa masaakina thoyyibatan > fii jannaati �adnin wa > ridlwaanun minalloohi akbar, dzaalika huwa l fuzu l > �adhiim. (at-Taubah : > 72) > > > Non-discrimination of term of condition dalam > contract di atas diaddresskan > untuk para pekerja amal sholeh sambil beriman > regardless pria atau wanita > akan sama-sama menerima gaji khayatan thoyyibatan > di hari penggajian nanti. > > A non-discrimination of term of condition dalam > contract juga appear di > bawah ini di addresskan bagi para pengecut dan yang > pada lacut regardless > pria atau wanita akan sama-sama terancam penalty > naaro jahannama khoolidiina > fiihaa di hari itung-itungan nanti, itung-itungan > bukan atas dasar kepriaan > atau kewanitaannya, tapi atas dasar level khasbuhum. > > Wa�adallohu l munaafiqiina wa l munaafiqooti wa l > kuffaaro naaro jahannama > khoolidiina fiihaa, hiya khasbuhum, wa > la�anahumullooh, wa lahum �adzaabun > muqiim. (attaubah : 68) > Dan ayat-ayat yang seirama :e.g. al-fath 6; al-ahzab > 73; al-khadid 13 etc. > > Detail dan njelimetnya hasil itung-itungan akan > terbayar semua, laa udlii�u > �amala �aamilin regardless pekerjanya para dzakarin > aw untsaa. > Fa s tajaaba robbuhum annii laa udlii�u �amala > �aamilin minkum mi dzakarin > aw untsaa, ba�dluhum min ba�dl,��(Ali �Imran 195) > > Demikian al-Qur�an memberikan an equal opportunity > bagi pria dan wanita > untuk fastabiqul khoiroot, balapan di arena > kebaikan. > > Akan tetapi job description di arena kebaikan antara > wanita dan pria berbeda > correspond dengan kapasitasnya yang berbeda, > perbedaan kapasitas tidak > berakibat pada less atau more opportunity to gain > gaji di akhirat. > > Perbedaan kapasitas disebabkan perbedaan natural > fisik dan nature of > emotional device installation control katanya orang > kampung hormon perasaan > wanita lebih tinggi dari pria, ringkih, gampang > njegot. > > Itulah karunia perbedaan fadldlola llohu ba�dluhum > �alaa ba�dlin antara pria > dan wanita sehingga yang satu menjadi qowwamuun yang > satu tidak walaupun > opportunity gaji akhiratnya sama. > > arrijaalu qowwaamuuna �ala n nisaai bi maa fadldlola > lloohu ba�dluhum �alaa > ba�dlin,�.. > (an-Nisaa� 34) > > apa bila yang terhormat konco wingking ini > nguuuuwethek njalok menduduki > jabatan qowwamun dengan segala implikasinya, hak > veto talak dipegangnya, > ayat di atas diusep diganti an-nisaau qowwamna �ala > r rijaali sementara > nature njegot yang dimiliki tidak berobah karena > memang nature, yoo uwes� > kawin hari ini minggu depan pecohan, hak veto > dikeluarkan, talak, laki-laki > habis dipecat terus ngloyor, nggak jadi ada building > keluarga di dunia ini. > > Emotional nature yang berbeda affecting kepada nilai > akurasi pengambilan > keputusan berbeda level. Para pekerja apa bila punya > atasan wanita supaya > pinter-pinter mengambil hati, kalau tidak, gampang > dipecat. > > Emotional nature berproses kepada daya ketahanan > intellectual, nilai > kesaksian wanita resmi diterima setingkat setengah > kesaksian laki-laki. > �.wastasyhiduu syahiidaini min rijaalikum, fa in lam > yakuunaa rojulaini fa > rojulun wa m roataani mimman tar dlouna mina sh > shuhadaai an tadlilla > ikhdaahuma fa tudzkkiro ikhdaahuma l > ukhroo,��(al-Baqarah 282) > > Pemimpin yang emotional naturenya kayak baterai > setengah mati telah kalah > dalam rebutan dua pualu, Sipadan dan Ligitan. Test > pertama Malaysia berhasil > terus kemaruk mau ngrebut yang satunya, Ambalat, > tapi salah pritungan, > pemimpinnya sudah ganti dengan baterai anyar, > laki-laki, yo wani baco�ane. > > Negara-negara barat yang sadar tentang emotional > nature ini tidak pernah > berpengalaman dan tidak mau berpengalaman punya > pemimpin yang baterainya > setengah mati, kalautoh harus punya ya yang less > function saja, contohnya > ratu, bukan perdana menteri. > Amerika the super power bapaknya demokrasi di dunia > umurnya sudah > berabad-abad tidak pernah punya presiden wanita > walaupun tidak ada yang > nglarang. Sementara negara yang muda-muda > dikili-kili lewat instalasi > politik global oleh bapak demokrasi supaya punya > presiden berbaterai > setengah mati dengan jargon demokrasi dan emansipasi > wanita kok yo terus > mantuk mantuk seraya berekspresi �kami hebat, > modern� padahal�.. ngek. > > �wa laisadz dzakaru ka l untsaa�.juga dari segi > fisik. Untuk ber fa s tabiqu > l khoiroot, wanita tidak usah memaksakan diri > beremansipasi ikut-ikut > mbecak, menek klopo, atau kerja manol di pelabuhan. > Tapi cukup menjadi > wanita sholihah, berkontribusi mengembangkan > kemaslahatan seluas-luasnya > gajinya diakhirat tidak kalah dengan yang manol di > pelabuhan. > > Ketahuilah bahwa opportunity mendapatkan equal gaji > di akhirat itu tidak > harus menjadi ing ngarso sung tulodho kayak suami > atau imam sholat, tapi > masih banyak lainnya antara lain ing madyo mangun > karso, tut wuri handayani, > paramarto, waspodo purbo waseso, legowo, dll. > > Allah Maha Adil, �alaisa lloohu bi akhkamil > khaakimiin ?�.. keadilan yang > proporsional bukan keadilan gebyah uyah seperti > teori sosialisme, punya anak > dua yang satu kelas TK yang satu perguruan tinggi > dua-duanya dikasih sangu > uang sama jumlahnya cukup untuk beli es lelen biar > adil, ya malah tidak > adil. Pria-wanita dengan segala nature berbeda minta > job yang sama ya malah > tidak adil, kalau minta gaji sama job beda ya > bolehlah. > > Keadilan Allah kepada pria dan wanita adalah > keadilan proporsional sesuai > proporsinya. > > Untuk mendapatkan apa yang dijanjikan equal gaji Man > �amila shoolihan min > dzakarin aw untsaa wa huwa mu�minun fa > lanuhyiyannahu khayaatan thoyyibatan, > tidak harus di job yang sama. > > Katanya fathonah: kalau ada perempuan yang mampu ya > berilah kesempatan. > > Awak ni macem manne, ya silla sajje bille awwak nak > pandu becak atau nak > manjat pokok kelapa sesuka suka engkau lah. Bille > engkau nak jadi imam > sholat dengan ma�mun lelakki ya sila lah, aiiih > tak de lah yang nak > melarang awak . Tapi ya tu tuh� naturally tahu > sendiri lah � orang jadi > gellak .. tertawwe... > === message truncated === __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Small Business - Try our new resources site! http://smallbusiness.yahoo.com/resources/ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/.DlolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
