salam hangat. kawan-kawan, saya sangat suka dengan perbincangan film indonesia yang sedang ramai di media masa. pengamatan saya, dunia perfilman kita sedang berproses menuju "yang lebih baik". diawali dengan kericuhan (menggugat hasil FFI) beberapa kelompok dalam dunia perfilman sedang melakukan kerja-kerja perubahan. di tengah-tengah perbincangan itu, saya selalu mencari-cari; adakah segelintir orang dari masyarakat NU yang terlibat? tentu yang saya maksud dengan NU adalah organisasi, bukan perorangan. NU mesti terlibat aktif dalam perubahan perfilman indonesia. NU punya kepentingan bukan hanya karena NU punya massa (konsumen film), tapi juga karena dunia film memiliki peran strategis dalam gerak kebudayaan. dan tentunya NU punya lesbumi dengan tokoh seniornya Misbah yusabiran, nama beken dalam dunia film kita. bagaimana, apakah kita hanya berpangku tangan? hanya menonton? hanya menjadi obyek perubahan?
regards, hamzah sahal [Non-text portions of this message have been removed]
