saya diemail sama seorang teman. "jangan berharap lesbumi bisa menginisiasi persoalan-persoalan dunia film kita," dia bilang begitu. saya jawab, "masa berharap aja gak boleh"
salam hamz` ----- Original Message ----- From: "Nam - Chor" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, January 16, 2007 9:11 AM Subject: RE: [kmnu2000] NU dan Film Indonesia > Setahu saya pada zaman sebelum G30S itu Lesbumi itu sangat kuat bahkan > merupakan lembaga seni dan budaya yang bisa bersaing dengan Lekra dan > mengakar sampai dengan didaerah-daerah dengan berbagai jenis kelompok > tradisional dan setahu saya yang sangat melegenda adalah kelompok2 > sandiwaranya (harusnya ini cikal bakal film). > Tetapi saat ini sangat sulit menemukan kelompok kesenian yang merupakan > underbow dari Lesbumi bahkan mungkin Lesbumi sendiri janagan-jangan sudah > ndak jelas lagi masih hidup atau sudah almarhum dilembaga NU karena yang ada > hanya pengurus pusat saja, sama dengan beberapa lembaga yang lain di > NU...... > > Mungkin Lakpesdam bisa bentuk kajian dan penelitian mengenai organisasi2 NU > baik Banom maupun yang lain, apakah masih hidup, atau sudah sekarat dan > kenapa kok nggak ada kegiatan terus bagaimana menghidupkannya lagi atau > membudayakan kegiatan berorganisasi yang profesional (kayak judul seminar > saja). > > Regards > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf > Of lakpesdam > Sent: Monday, January 15, 2007 3:11 PM > To: lakpesdam > Cc: [email protected] > Subject: [kmnu2000] NU dan Film Indonesia > > > salam hangat. > > kawan-kawan, saya sangat suka dengan perbincangan film indonesia yang > sedang ramai di media masa. pengamatan saya, dunia perfilman kita sedang > berproses menuju "yang lebih baik". > diawali dengan kericuhan (menggugat hasil FFI) beberapa kelompok dalam > dunia perfilman sedang melakukan kerja-kerja perubahan. > di tengah-tengah perbincangan itu, saya selalu mencari-cari; adakah > segelintir orang dari masyarakat NU yang terlibat? tentu yang saya maksud > dengan NU adalah organisasi, bukan perorangan. NU mesti terlibat aktif dalam > perubahan perfilman indonesia. NU punya kepentingan bukan hanya karena NU > punya massa (konsumen film), tapi juga karena dunia film memiliki peran > strategis dalam gerak kebudayaan. dan tentunya NU punya lesbumi dengan tokoh > seniornya Misbah yusabiran, nama beken dalam dunia film kita. > bagaimana, apakah kita hanya berpangku tangan? hanya menonton? hanya > menjadi obyek perubahan? > > regards, > > hamzah sahal > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ______________________________________________________________________ > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > -- > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG Anti-Virus. > Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.9/623 - Release Date: 1/11/2007 > >
