Ironi kl ada org2 NU yg menyikapi Iran dgn melihat ke-Syi'ah-annya. Yang saya takutkan bahwa org2 NU mengklaim dirinya sebagai syi'abullah al-mukhtar, sebagaimana sikap arogansi org2 Yahudi. Sementara sekte lain dianggap sebagai golongan yg tersesat: sejenis teologi sekolastik yg sudah harus kita tinggalkan. Sangat "kerdil" jika melihat permasalahan perang AS vis a vis Iran, dgn kacamata sektarianisme sekte. Saya setuju kl NU bersikap menentang AS.
Cak Munir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear pak Kartono dan semua, Pertanyaan "di mana konsistensinya?" terhadap NU yg mengecam pemerintah thd resolusi DK PBB di satu sisi dg demonstrasi wwarga nu bangil thd ajaran syiah di sisi lain merupaakan pertanyaan yg WAJAR namun KESASAR! Menurut saya adalah wajar dan natural bila NU mendukung Iran (walau pun or kebetulan syiah) oleh karena Iran sebagai negara menjadi korban kerakusan negara kuat. Iran diposisikan (oleh NU) sebgai negara lemah -dibanding Amrik dan Israel- yang memang perlu dibela karena global injustice. namun sikap pembelaan seperti ini sama sekali tidak berkaitan dengan penentangan thd ajaran syiah (ingat: menentang ajaran yg dianggap bertentangan dg pemahaman mereka ttg sunni, ex. nikah mut'ah, dll BUKAN melarang mereka sholat di negara ini) yg ada di bangil itu. Intinya menolak AJARAN syiah yg dianggap bertentangan dg ajaran sunni (menurut mereka) tidak secara otomatis menentang atau menolak NEGARA yg kebetulan berpenduduk syiah! Jadi, pertanyaan "di mana konsistensi NU" yg Anda kemukakan menurut hemat saya adalah pertanyaan yg belum memiliki pijakan konsistensi analogi. Namun perlu dicatat: bukan berarti saya sbg pribadi pro thd sikap NU dlm resolusi itu ataupun saya menyetujui warga NU bangil menolak rame2 ajaran syiah!! ini masalah yg berbeda. salam, Munir Jogja dumas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pak Kartono, cukup menarik. Seperti seekor angsa dengan tubuh sangat besar, juluran kepala boleh ke kanan-ke kiri, tapi badan tak beranjak. Salam, Riadi Ngasiran ----- Original Message ----- From: Kartono Mohamad To: [email protected] Sent: Friday, April 20, 2007 8:36 PM Subject: [kmnu2000] NU dan soal Iran (Syiah) Ketua PB NU mengecam pemerintah RI dalam resolusi DK PBB tentang Iran karena dianggap tidak memihak ke sesama negara Islam. Adakah Iran yang Syiah dapat dianggap sebagai negara Islam? Soalnya kemarin dulu ada demonstrasi umat NU di Bangil yang menentang kehadiran Syiah di Indonesia yang dianggap sebagai ajaran sesat. Di mana konsistensinya? KM [Non-text portions of this message have been removed] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]
