Salam, Apa kabar Kang Arif?
Soal PBNU dan demo Syiah sesuatu yang biasa sajalah. PBNU tdk lagi berpikir ttg masalah Aqidah secara detail (utk menyoal eksistensi Syiah). Soal demo, sdg saya sendiri tidak tahu juntrungan demo di Bangil itu. Memang di sana ada komunitas Wahabi, tapi anggap saja itu dilakukan oleh PCNU sana. Anggap saja, lho... Jika ini benar terjadi, itu namanya bukan tidak konsisten, tapi belum terkomunikasikannya pemikiran atau program-program PBNU ke bawah. Kita dapat menuduh PBNU/NU inkonsisten kalau pada waktu yang bersamaan P Hasyim mendalangi demo itu. Bagiku, itu mustahil! Sejelek-jeleknya pak Hasyim Muzadi, gue kagak akan percaya beliau mendukung baik secara moral, material, atau main mata dan lainnya. Never... Soal kenapa tidak juga Korut dibela, ya gampang saja. Jujur saja bhw dlm konteks Iran ini PBNU menggunakan parameter "membela saudara seagama". Justru akan diketawakan orang kalau PBNU membela seagama saja belum bisa kok mau membela yg di luar agama. Berdosakah membela seagama, dan menunda pembelaan saudara di luar agama? Tak ada kamus berdosa. Inkonsisten? Ya jelas tidak mau dong dikatakan begitu. Sebab kemampuan PBNU baru memang segitu. Itu masih mending dari pada tidak sama sekali. So, dari kasus itu tidak bisa dengan gampang kasih label "tidak konsisten". Bagi saya, sekali pun tidak konsisten, ya gampang saja, Ma La Yudroku Kulluhu La Yutroku kulluhu. Kita cari positifnya program PBNU, dan tinggalkan demo ala Bangil. Kata Sastrawan Kesasar Aguk Irawan (yang cakep, kata Mbak Ntis) : Kita harus ber-husnu dzon sejak bangun tidur.... Kang, sampean mau zorogan? Aku tidak provokasi, tapi mari kita zorogan rame-rame artikel-artikel di sini : http://www.albainah.net/index.aspx?function=Category&id=27&lang= Lebih seru, tapi ku yakin anda tidak setuju, baca juga yang ini : http://www.albainah.net/index.aspx?function=Item&id=11013&lang= Ini penting di-zorog rame-rame, apalagi bagi sampean yang hidup di ndeso (tapi aku tidak kapok ke rumahmu). Wassalam, Luthfi (waiting for the deadly match) ----- Original Message ----- From: Arif Hidayat To: [email protected] Sent: Monday, April 23, 2007 1:46 PM Subject: Re: [kmnu2000] NU dan soal Iran (Syiah) Zaman gini masih ndemo golongan atau kelompok yg tak seakidah? Siapapun berhak menjalani aqidah yg diyakininya. Mau Syi'ah, mau Mu'tazilah, mau Sunni, mau kafir juga no problem...
