wahai kaum muda NU...
kenapa perdebatan kita akhir-akhir ini kembali seperti era 60-70 an, sekitar
tahlil, qunut, talqin dsb itu. kita memang tak bisa mengabaikan adanya
penyerangan pemikiran terhadap NU yang akhir-akhir ini semakin marak itu, tapi
mbok kita semua jangan terjebak hanya pada perdebatan klasik itu. ada persoalan
yang lebih krusial yang saat ini megancam indoensia secara umum dan nahdliyyin
secara khusu. persoalan itu adalah ekspansi neo liberalisme yang telah
menyengsarakan umat manusia, termasuk kaum nahdliyyin. kadang kita ini memang
latah, ketika semua ramai membicarakan islam kiri, semua ikut-ikutan
membicarakan, tetapi ketika semua ramai membindangkan psot tra, ya kita ikut
lagi membincangkan. kalau gerakan kita seperti ini terus, kapan kita akan mampu
membangun indoensia yang mandiri. karena itu, menurut saya, soal tahlil dan
maulid itu memang penting untuk kita bela dan pertahankan, tetapi janagan
sampai kita terlena dan abai untuk juga bergerak melawan bahaya neolib yang
saat ini sudah nyaris tak terbendung itu.
shidqi
(NCC/nahdliyyin crisis center)
---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.
[Non-text portions of this message have been removed]