Okelah
mari kita bagi dua perjuangan kita
yang satu untuk membendung wahabiesme
yang satu lagi untuk membendung neo liberalisme
salam
ahmad shidqi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wahai kaum muda NU...
kenapa perdebatan kita akhir-akhir ini kembali seperti era 60-70 an, sekitar
tahlil, qunut, talqin dsb itu. kita memang tak bisa mengabaikan adanya
penyerangan pemikiran terhadap NU yang akhir-akhir ini semakin marak itu, tapi
mbok kita semua jangan terjebak hanya pada perdebatan klasik itu. ada
persoalan yang lebih krusial yang saat ini megancam indoensia secara umum dan
nahdliyyin secara khusu. persoalan itu adalah ekspansi neo liberalisme yang
telah menyengsarakan umat manusia, termasuk kaum nahdliyyin. kadang kita ini
memang latah, ketika semua ramai membicarakan islam kiri, semua ikut-ikutan
membicarakan, tetapi ketika semua ramai membindangkan psot tra, ya kita ikut
lagi membincangkan. kalau gerakan kita seperti ini terus, kapan kita akan
mampu membangun indoensia yang mandiri. karena itu, menurut saya, soal tahlil
dan maulid itu memang penting untuk kita bela dan pertahankan, tetapi janagan
sampai kita terlena dan abai untuk juga bergerak melawan
bahaya neolib yang
saat ini sudah nyaris tak terbendung itu.
shidqi
(NCC/nahdliyyin crisis center)
---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.
[Non-text portions of this message have been removed]