Hmmm, kok jadi rasis begini? Ada apa dengan Cirebon dan Indramayu?
afs On 6/6/07, suprayadi kay <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salamualaikum > > Miris membaca tulisan anda, lebih-lebih ngakunya > Nahdliyin Cirebon. Anda seakan-akan memvonis bahwa > ketua PW NU Jabar yaitu bapak WAHIDI = Orang ngak > bener. > > Mohon jangan sok alim lah. Tokoh-tokoh yang anda > sebutkan seperti KH. Musthofa Aqiel Siraj itu siapa? > sang kutu loncat dari ketua dewan suro PKB cirebon > terus pindah ke PPP, yang rumahnya sempat dilempari > massa PKB yang marah. > > Bahkan KH. Hasyim Muzadi sendiri, apa dia tidak > membawa NU ke wilayah politik dengan menggandeng > Megawati dalam pemilihan presiden kemarin. > > Jujur saja, beberapa kalangan muda NU Indramayu yang > terpelajar dalam beberapa kesempatan sering ngomongin > akan arogansi kyai dan anak-anak kyai lingkungan > Pesantren di Cirebon (lingkaran Buntet, Kempek, > Babakan,Gedongan, dll) Para Kyai Cirebon dan > Gus-Gus-nya sering mengganggap orang-orang Indramayu > sebagai "orang kelas dua" bagi mereka. > > Terpilihnya Wahidi sebagai ketua PWNU Jabar dengan > segala kekurangan dan kelebihannya merupakan kebanggan > bagi nahdiliyin Indramayu, meskipun bencana bagi > nahdiliyin Cirebon. Seakan-akan dengan naiknya Wahidi > yang orang Indramayu, kehormatan dan kharisma kyai > orang-orang Cirebon memudar. > > Maka wajar saja kalau dalam tulisan anda, anda sangat > tdiak senang dengan terpilihnya Bapak Wahidi yang > mantan Wakil Bupati Indramayu, karena memang anda > orang Cirebon. > > Akan lebih baik, jika anda bersikap arif dan fair > dalam menilai sesuatu. Wa Allahu Muafik ila Aqwam > At-Tharif. > > Suprayadi > Wong Dermayu > > --- Nahdliyyin-Cirebon <[EMAIL PROTECTED] <aktivis_nu%40yahoo.com>> > wrote: > > > Salam, demi cintaku pada NU, > > > > tolong baca ini > > > > > http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/062007/03/0301.htm > > > > Radar cirebon dan Pikiran rakyat, adalah dua koran > > daerah yang sudah berhasil dikontrak oleh wahidi, > > dengan berbagai kepentingan pribadinya. > > Untuk mengincar Kursi Ketua PBNU dan minimalnya > > kursi wakil Gubernur Jawa Barat. > > > > sunnguh naif. ikhlasnya kedatangan Habib lutfhi > > dan KH. Hasyim Muzadi yang hadir di acara itu, > > disalah gunakan oleh Wahidi, tuk alat agar ada yang > > mau menggandeng wahidi sebagai Cawagub jabar. > > > > ================= > > > > Bagi orang yang berpendidikan, pasti > > bertanya-tanya."Kenapa acara Muskerwil PWNU, kok > > yang dimunculkan adalah soal PILGUB, bukan > > program-program kerja organisasi?" > > > > Para kiai sepuh NU Jawa barat Mafhum, bahwa Dedi > > Wahidi yang dengan segala cara (kotor) meraih kursi > > ketua PWNU Jawa Barat, sang wahidi sedang stres > > karena ia berambisi ingin maju dalam Pilgub Jawa > > Barat kali ini/minimalnya sebagai wakil Cawagub. > > Tapi tidak satupun para kandidat Gubernur yang mau > > menggandeng si "Jagoan" Wahidi. > > > > Maka, wahidi menggelar acara ini, impiannya, dia > > membuktikan bahwa dia punya masya besar. Agar ada > > yang mau menggandengnya dalam PILGUB. > > > > ================== > > > > Bagi yang tidak tahu kartu wahidi,maka akan > > menganggap betapa hebatnya si Wahidi.Ia baru > > beberapa bulan merebut kursi PKB Jawa Barat, tapi > > kemudian ketika terjadi perebutan kursi ketua PWNU, > > wahidi turut berebut dan dengan cara23 > > kotor(duit)nya, ia memenangkan. > > > > Pikiran dia, jika berada di PKB, masa hanya > > sedikit, tapi jika nongkrong di NU, tentu bisa > > merekrut nahdliyin yang di luar PKB. maka dengan > > segala cara kotor meraih kursi ketua PWNU Jawa > > Barat. > > > > Terbuktilah gerakan-gerakan wahidi sekarang ini. > > mengincar kursi wakil gubernur. > > > > =========================== > > > > Tidak hanya para kiai dari indramayu, termasuk > > beberapa tokoh NU dari cirebon, seperti kang Abas > > Fuad Hasyim(Buntet), kang mustofa aqil > > Siradj(kempek), adalah orang -orang yang sangat > > gigih mengganjal Wahidi dalam Pilkada Indramayu > > beberapa tahun lalu, dengan menjadi jurkam H. > > Irianto/Yance meski orang NU bersala dari golkar dan > > tampil sebagai pemenang. > > > > Cukup jelas, dalam pilkada Indramayu(daerah asal > > Wahidi) saja beberapa waktu lalu, wahidi terjungkal > > dari perebutan kursi kekuasan. > > > > Ya, tidak ada satupun kiai NU di INdramayu yang > > mendukung Wahidi, karena para kiayi sudah tau > > kebobrokan wahidi; Hasilnya wahidi mental dari > > pendopo kabupaten Indramayu. > > > > Kok, sekarang malah berambisi ingin jadi wakil > > Gubernur? persis sinchan; atau mr. tukul > > arwana.Sangat lucu. > > ============= > > > > Melalui koran daerah yang dikontraknya, Wahidi pun > > meletup-letup, "pak hasyim muzadi sudah > > merekomendasi, bahwa Muktamar PBNU mendatang adalah > > bertempat di pesantren saya". (Meski Wahidi tidak > > punya pesantren/hanya punya sekolahan SMP NU,pen). > > > > Manuver semacam itu, adalah Jurus-jurus andalan > > wahidi. dari dulu wahidi juga sering mengobral nama > > tokoh-tokoh NU. Umpanya wahidi bilang: "Gus Dur > > sering meminta saya untuk duduk di DPP PKB" > > > > Itulah jurus-jurus Wahidi, melalui koran-koran > > lokal yang dikontraknya > > ========== > > > > Bahkan, menurut beberapa kiai sepuh, > > sekarang-sekarang ini, wahidi sudah lobi sana lobi > > sini, agar berhasil menjadi tuan rumah muktamar > > PBNU(meski tempatnya tidak memadai,pen), impiannya > > dia akan menjadi ketua PBNU, menggantikan Pak > > Hasyim. > > > > Hal itu, belajar dari pengalamannya,ketika > > terpental dari pilkada Indramayu. untuk menutup malu > > pada masyarakat, ia dengan menghalalkan segala cara > > ia mengincar kursi Ketua PKB/NU Jawa Barat. > > > > Rencana dia, seandainya mental dari pilgub jawa > > barat mendatang. ia akan maju untuk mengincar Kursi > > Ketua PBNU. > > > > mau dibawa kemana NU? > > > > ====== > > Just Information, > > > > Si" jagoan" wahidi, adalah orang tidak jelas > > pendidikannya(bisa ditanyakan kepada para masyarakat > > santri/kiai yang benar-bernar kiai di indramayu, > > daerah asal wahidi. > > > > Tidak bisa bahasa inggris, tidak ngerti bahasa > > Arab; terus berambisi ingin jadi ketua PBNU, > > bagaimana akan bisa komunikasi/diplomasi dengan > > organisasi-organisasi di luar negeri. > > > > NU mau dibawa kamana coy? > > > > > > > http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/062007/03/0301.htm > > > > PW NU Jabar Keluarkan Tausiyah > > Berisi Sembilan Kriteria Calon Gubernur/Wakil > > Gubernur Jabar Mendatang > > INDRAMAYU, (PR).- > > Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat (PW NU > > Jabar) mengeluarkan tausiyah dengan menetapkan > > sembilan kriteria untuk calon gubernur-/calon wakil > > gubernur (cagub-/cawagub) Jabar pada pemilihan > > gubernur (pilgub) tahun 2009 mendatang. > > > > Kriteria tersebut merupakan rumusan hasil > > Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) NU Jabar yang > > berlangsung sejak 30 Mei dan berakhir 2 Juni (Sabtu > > kemarin), di Kampus Hijau Desa Kaplongan, Kec. > > Kedokan Bunder, Kab. Indramayu. > > > > Kesembilan kriteria tersebut, pertama, pemimpin > > Jabar harus memiliki komitmen tinggi terhadap > > moralitas atau berakhlakul kharimah. Kedua, memiliki > > integritas dan kapabilitas. Ketiga, amanah. Keempat, > > memahami aspirasi yang berkembang di kalangan > > masyarakat Jabar. > > > > Kelima, memahami masalah ekonomi. Keenam, memiliki > > komitmen terhadap lingkungan dan kelestarian alam. > > Ketujuh, mampu menarik investasi di Jabar secara > > merata. Kedelapan, antikorupsi. Kesembilan, memiliki > > tanggung jawab yang besar terhadap masalah sosial > > kemasyarakatan. > > > > "Kriteria itu merupakan hasil rumusan seluruh > > wakil NU Jabar. Tentu ini menjadi arahan dan > > pegangan bagi warga nahdliyin se-Jabar dalam > > menghadapi pilgub pada tahun 2009 mendatang," tutur > > Ketua PW NU Jabar, H. Dedi Wahidi, S.Pd. > > > > Wahidi yang didampingi jajaran PW NU Jabar lain > > termasuk, Drs. H. Wahyu Wibisana, M.Pd., dan Ketua > > Rois Syuriah PW NU Jabar, K.H. Asep Burhanudin, > > mengemukakan, mukerwil membahas berbagai agenda NU > > Jabar. > > > > Yakni, dari mulai persoalan internal > > keorganisasian sampai persoalan eksternal menyangkut > > sosial, ekonomi, sampai agenda politik, seperti > > pilgub. Untuk pilgub, mukerwil sepakat tidak > > memunculkan nama, melainkan hanya kriteria-kriteria. > > > > "Kalau memunculkan nama terlalu praktis, makanya > > PW NU lebih menekankan pada kriteria. Silakan warga > > nahdliyin yang menilai mana tokoh Jabar yang > > memenuhi sembilan kriteria tadi," tutur Wahidi. > > > > Dari catatan "PR", dalam beberapa bulan ini, > > wacana tentang figur cagub/cawagub Jabar terus > > menggelinding. Sedangkan nama-nama yang mulai > > muncul, di antaranya; Danny Setiawan, Uu Rukmana, > > Nu'man Abdul Hakim, Rudy Harsa Tanaya, dan Irianto > > M.S. Syafiuddin (Yance). > > > > Selain itu, dalam kaitan pilgub mendatang juga > > bergulir wacana figur yang merupakan representasi > > atau keterwakilan daerah, khususnya dari wilayah > > Cirebon dan pantura. > > > > Di Indramayu > > > > Hasil Mukerwil juga mengemukakan rencana hajat > > besar NU yang akan diselenggarakan di Kab. > > Indramayu. Ihwal tersebut, Wahidi mengemukakan NU > > Jabar memperoleh kehormatan bakal menjadi tuan rumah > > penyelenggaraan > === message truncated === > > __________________________________________________________ > Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, > news, photos & more. > http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC > > > -- A. Fawaid Sjadzili http://fawaidku.blogspot.com [Non-text portions of this message have been removed]
