=========
Mas yang mengaku bernama suprayadi kay dan mengaku orang asal Indramayu.
Posisi anda berada di mana? Dan sudah berapa lama tidak pulang ke Indramayu?
Kalau anda benar2 orang Indramayu, tolong katakan dengan jujur "data" Wahidi
di mata para ustad/kiayi dan masyarakat Indramayu. Jika anda jujur, berarti
anda jantan?
Kenapa dalam pilkada lalu para kiai dan warga NU Indramayu tidak ada yang
mendukung Wahidi? Wahidi pun kalah!
====================
PCNU Indramayu(daerah asal Wahidi), yang sedang dipimpin oleh H. Juhadi
(alumnus Lirboyo Kediri), adalah PCNU yang paling tegas menentang Wahidi.
Silahkan ditanyakan kepada para praktisi PCNU Indramayu.
=======================
Jelas NU bukan parpol. Apakah anda tahu, meskipun Wahidi sudah berada di
PWNU, tapi dia masih aktif "bermain" di cabang Indramayu(di partai poilitik
lagi), contoh teraktual pemecatan terhadap beberapa anggota DPRD
Indramayu(daerah asal wahidi) dari fraksi kebangkitan bangsa baru2 ini.
Faktor utamanya karena orang-orang tersebut meminta dipercepat konfercab PKB,
karena SK PJS PKB Indramayu saat ini telah habis, dipegang oleh group Wahidi
.Sementara group Wahidi tidak mau dengan adanya konfercab.
akhirnya, orang-orang yang menuntut dipercepat konfercab itu:dikeluarkan dari
PKB, dibawah instruksi Wahidi.
Sekarang sedang ramai lho masalahnya, dipengadilan.
===============
Kita tidak usah mengungkit-ungkit masalah pilpres pak KH, Hasyim muzadi.sudah
basi.
Ya, baru-baru ini, muskerwil PWNU Jawa Barat, kok malah mengangkat soal
kriteria CAGUB/CAWAGUB, sedangkan program kerja organisasi dikesampingkan,
apakah benar itu?
======
Acara muskerwil beberapa hari lalu itu, diguyur hujan lho, sedikit
hadirinnya. dan banyak PCNU yang sengaja tidak hadir.
Tapi wahidi mengontrak wartawan lokal, bahwa acara dihadiri oleh semua PCNU
se Jawa Barat, dan ribuan Nahdliyyin.Itulah diantara kebohongan Wahidi.
nanti kita sambung lagi,
kesuwun,
Ahmad Fawaid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hmmm, kok jadi rasis begini? Ada apa dengan Cirebon dan Indramayu?
afs
On 6/6/07, suprayadi kay <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salamualaikum
>
> Miris membaca tulisan anda, lebih-lebih ngakunya
> Nahdliyin Cirebon. Anda seakan-akan memvonis bahwa
> ketua PW NU Jabar yaitu bapak WAHIDI = Orang ngak
> bener.
>
> Mohon jangan sok alim lah. Tokoh-tokoh yang anda
> sebutkan seperti KH. Musthofa Aqiel Siraj itu siapa?
> sang kutu loncat dari ketua dewan suro PKB cirebon
> terus pindah ke PPP, yang rumahnya sempat dilempari
> massa PKB yang marah.
>
> Bahkan KH. Hasyim Muzadi sendiri, apa dia tidak
> membawa NU ke wilayah politik dengan menggandeng
> Megawati dalam pemilihan presiden kemarin.
>
> Jujur saja, beberapa kalangan muda NU Indramayu yang
> terpelajar dalam beberapa kesempatan sering ngomongin
> akan arogansi kyai dan anak-anak kyai lingkungan
> Pesantren di Cirebon (lingkaran Buntet, Kempek,
> Babakan,Gedongan, dll) Para Kyai Cirebon dan
> Gus-Gus-nya sering mengganggap orang-orang Indramayu
> sebagai "orang kelas dua" bagi mereka.
>
> Terpilihnya Wahidi sebagai ketua PWNU Jabar dengan
> segala kekurangan dan kelebihannya merupakan kebanggan
> bagi nahdiliyin Indramayu, meskipun bencana bagi
> nahdiliyin Cirebon. Seakan-akan dengan naiknya Wahidi
> yang orang Indramayu, kehormatan dan kharisma kyai
> orang-orang Cirebon memudar.
>
> Maka wajar saja kalau dalam tulisan anda, anda sangat
> tdiak senang dengan terpilihnya Bapak Wahidi yang
> mantan Wakil Bupati Indramayu, karena memang anda
> orang Cirebon.
>
> Akan lebih baik, jika anda bersikap arif dan fair
> dalam menilai sesuatu. Wa Allahu Muafik ila Aqwam
> At-Tharif.
>
> Suprayadi
> Wong Dermayu
>
> --- Nahdliyyin-Cirebon <[EMAIL PROTECTED] <aktivis_nu%40yahoo.com>>
> wrote:
>
> > Salam, demi cintaku pada NU,
> >
> > tolong baca ini
> >
> >
> http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/062007/03/0301.htm
> >
> > Radar cirebon dan Pikiran rakyat, adalah dua koran
> > daerah yang sudah berhasil dikontrak oleh wahidi,
> > dengan berbagai kepentingan pribadinya.
> > Untuk mengincar Kursi Ketua PBNU dan minimalnya
> > kursi wakil Gubernur Jawa Barat.
> >
> > sunnguh naif. ikhlasnya kedatangan Habib lutfhi
> > dan KH. Hasyim Muzadi yang hadir di acara itu,
> > disalah gunakan oleh Wahidi, tuk alat agar ada yang
> > mau menggandeng wahidi sebagai Cawagub jabar.
> >
> > =================
> >
> > Bagi orang yang berpendidikan, pasti
> > bertanya-tanya."Kenapa acara Muskerwil PWNU, kok
> > yang dimunculkan adalah soal PILGUB, bukan
> > program-program kerja organisasi?"
> >
> > Para kiai sepuh NU Jawa barat Mafhum, bahwa Dedi
> > Wahidi yang dengan segala cara (kotor) meraih kursi
> > ketua PWNU Jawa Barat, sang wahidi sedang stres
> > karena ia berambisi ingin maju dalam Pilgub Jawa
> > Barat kali ini/minimalnya sebagai wakil Cawagub.
> > Tapi tidak satupun para kandidat Gubernur yang mau
> > menggandeng si "Jagoan" Wahidi.
> >
> > Maka, wahidi menggelar acara ini, impiannya, dia
> > membuktikan bahwa dia punya masya besar. Agar ada
> > yang mau menggandengnya dalam PILGUB.
> >
> > ==================
> >
> > Bagi yang tidak tahu kartu wahidi,maka akan
> > menganggap betapa hebatnya si Wahidi.Ia baru
> > beberapa bulan merebut kursi PKB Jawa Barat, tapi
> > kemudian ketika terjadi perebutan kursi ketua PWNU,
> > wahidi turut berebut dan dengan cara23
> > kotor(duit)nya, ia memenangkan.
> >
> > Pikiran dia, jika berada di PKB, masa hanya
> > sedikit, tapi jika nongkrong di NU, tentu bisa
> > merekrut nahdliyin yang di luar PKB. maka dengan
> > segala cara kotor meraih kursi ketua PWNU Jawa
> > Barat.
> >
> > Terbuktilah gerakan-gerakan wahidi sekarang ini.
> > mengincar kursi wakil gubernur.
> >
> > ===========================
> >
> > Tidak hanya para kiai dari indramayu, termasuk
> > beberapa tokoh NU dari cirebon, seperti kang Abas
> > Fuad Hasyim(Buntet), kang mustofa aqil
> > Siradj(kempek), adalah orang -orang yang sangat
> > gigih mengganjal Wahidi dalam Pilkada Indramayu
> > beberapa tahun lalu, dengan menjadi jurkam H.
> > Irianto/Yance meski orang NU bersala dari golkar dan
> > tampil sebagai pemenang.
> >
> > Cukup jelas, dalam pilkada Indramayu(daerah asal
> > Wahidi) saja beberapa waktu lalu, wahidi terjungkal
> > dari perebutan kursi kekuasan.
> >
> > Ya, tidak ada satupun kiai NU di INdramayu yang
> > mendukung Wahidi, karena para kiayi sudah tau
> > kebobrokan wahidi; Hasilnya wahidi mental dari
> > pendopo kabupaten Indramayu.
> >
> > Kok, sekarang malah berambisi ingin jadi wakil
> > Gubernur? persis sinchan; atau mr. tukul
> > arwana.Sangat lucu.
> > =============
> >
> > Melalui koran daerah yang dikontraknya, Wahidi pun
> > meletup-letup, "pak hasyim muzadi sudah
> > merekomendasi, bahwa Muktamar PBNU mendatang adalah
> > bertempat di pesantren saya". (Meski Wahidi tidak
> > punya pesantren/hanya punya sekolahan SMP NU,pen).
> >
> > Manuver semacam itu, adalah Jurus-jurus andalan
> > wahidi. dari dulu wahidi juga sering mengobral nama
> > tokoh-tokoh NU. Umpanya wahidi bilang: "Gus Dur
> > sering meminta saya untuk duduk di DPP PKB"
> >
> > Itulah jurus-jurus Wahidi, melalui koran-koran
> > lokal yang dikontraknya
> > ==========
> >
> > Bahkan, menurut beberapa kiai sepuh,
> > sekarang-sekarang ini, wahidi sudah lobi sana lobi
> > sini, agar berhasil menjadi tuan rumah muktamar
> > PBNU(meski tempatnya tidak memadai,pen), impiannya
> > dia akan menjadi ketua PBNU, menggantikan Pak
> > Hasyim.
> >
> > Hal itu, belajar dari pengalamannya,ketika
> > terpental dari pilkada Indramayu. untuk menutup malu
> > pada masyarakat, ia dengan menghalalkan segala cara
> > ia mengincar kursi Ketua PKB/NU Jawa Barat.
> >
> > Rencana dia, seandainya mental dari pilgub jawa
> > barat mendatang. ia akan maju untuk mengincar Kursi
> > Ketua PBNU.
> >
> > mau dibawa kemana NU?
> >
> > ======
> > Just Information,
> >
> > Si" jagoan" wahidi, adalah orang tidak jelas
> > pendidikannya(bisa ditanyakan kepada para masyarakat
> > santri/kiai yang benar-bernar kiai di indramayu,
> > daerah asal wahidi.
> >
> > Tidak bisa bahasa inggris, tidak ngerti bahasa
> > Arab; terus berambisi ingin jadi ketua PBNU,
> > bagaimana akan bisa komunikasi/diplomasi dengan
> > organisasi-organisasi di luar negeri.
> >
> > NU mau dibawa kamana coy?
> >
> >
> >
> http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/062007/03/0301.htm
> >
> > PW NU Jabar Keluarkan Tausiyah
> > Berisi Sembilan Kriteria Calon Gubernur/Wakil
> > Gubernur Jabar Mendatang
> > INDRAMAYU, (PR).-
> > Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat (PW NU
> > Jabar) mengeluarkan tausiyah dengan menetapkan
> > sembilan kriteria untuk calon gubernur-/calon wakil
> > gubernur (cagub-/cawagub) Jabar pada pemilihan
> > gubernur (pilgub) tahun 2009 mendatang.
> >
> > Kriteria tersebut merupakan rumusan hasil
> > Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) NU Jabar yang
> > berlangsung sejak 30 Mei dan berakhir 2 Juni (Sabtu
> > kemarin), di Kampus Hijau Desa Kaplongan, Kec.
> > Kedokan Bunder, Kab. Indramayu.
> >
> > Kesembilan kriteria tersebut, pertama, pemimpin
> > Jabar harus memiliki komitmen tinggi terhadap
> > moralitas atau berakhlakul kharimah. Kedua, memiliki
> > integritas dan kapabilitas. Ketiga, amanah. Keempat,
> > memahami aspirasi yang berkembang di kalangan
> > masyarakat Jabar.
> >
> > Kelima, memahami masalah ekonomi. Keenam, memiliki
> > komitmen terhadap lingkungan dan kelestarian alam.
> > Ketujuh, mampu menarik investasi di Jabar secara
> > merata. Kedelapan, antikorupsi. Kesembilan, memiliki
> > tanggung jawab yang besar terhadap masalah sosial
> > kemasyarakatan.
> >
> > "Kriteria itu merupakan hasil rumusan seluruh
> > wakil NU Jabar. Tentu ini menjadi arahan dan
> > pegangan bagi warga nahdliyin se-Jabar dalam
> > menghadapi pilgub pada tahun 2009 mendatang," tutur
> > Ketua PW NU Jabar, H. Dedi Wahidi, S.Pd.
> >
> > Wahidi yang didampingi jajaran PW NU Jabar lain
> > termasuk, Drs. H. Wahyu Wibisana, M.Pd., dan Ketua
> > Rois Syuriah PW NU Jabar, K.H. Asep Burhanudin,
> > mengemukakan, mukerwil membahas berbagai agenda NU
> > Jabar.
> >
> > Yakni, dari mulai persoalan internal
> > keorganisasian sampai persoalan eksternal menyangkut
> > sosial, ekonomi, sampai agenda politik, seperti
> > pilgub. Untuk pilgub, mukerwil sepakat tidak
> > memunculkan nama, melainkan hanya kriteria-kriteria.
> >
> > "Kalau memunculkan nama terlalu praktis, makanya
> > PW NU lebih menekankan pada kriteria. Silakan warga
> > nahdliyin yang menilai mana tokoh Jabar yang
> > memenuhi sembilan kriteria tadi," tutur Wahidi.
> >
> > Dari catatan "PR", dalam beberapa bulan ini,
> > wacana tentang figur cagub/cawagub Jabar terus
> > menggelinding. Sedangkan nama-nama yang mulai
> > muncul, di antaranya; Danny Setiawan, Uu Rukmana,
> > Nu'man Abdul Hakim, Rudy Harsa Tanaya, dan Irianto
> > M.S. Syafiuddin (Yance).
> >
> > Selain itu, dalam kaitan pilgub mendatang juga
> > bergulir wacana figur yang merupakan representasi
> > atau keterwakilan daerah, khususnya dari wilayah
> > Cirebon dan pantura.
> >
> > Di Indramayu
> >
> > Hasil Mukerwil juga mengemukakan rencana hajat
> > besar NU yang akan diselenggarakan di Kab.
> > Indramayu. Ihwal tersebut, Wahidi mengemukakan NU
> > Jabar memperoleh kehormatan bakal menjadi tuan rumah
> > penyelenggaraan
> === message truncated ===
>
> __________________________________________________________
> Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail,
> news, photos & more.
> http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC
>
>
>
--
A. Fawaid Sjadzili
http://fawaidku.blogspot.com
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware
protection.
[Non-text portions of this message have been removed]