Bukanya koran itu masih menjadi "DUSTA MASYARAKATNYA" Cak Anam...he.he..
Ini sama2 Anam tapi kok bersebrangan ya ha.ha..

Salam,
Mukhlisin

  ----- Original Message ----- 
  From: kh anam 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, September 01, 2007 5:54 PM
  Subject: Re: [kmnu2000] Lewat Duta juga bisa Gus Nasrul!


  Eh Duta Masyakat itu sekarang jadi NU lagi tho........hehehe.....
  Ya, alhamdulillahiraobbil'alamin, berarti sudah tobat....

  Salam semuanya...

  On 9/1/07, dumas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  >
  > Gus Nasrul,
  >
  > Kami kira, Gus Nasrul bisa memanfaatkan pelbagai sarana yang tentu di
  > lingkungan Nahdliyin.
  > Duta juga bisa mewadahi unek-unek warganya.
  >
  > Bila ide atau usulan ditulis, tentu Kiai Hasyim atau Mbah Sahal juga baca.
  > Jadi, bisa dikirim ke Duta, gus.
  >
  > Salam,
  > Riadi Ngasiran
  > (deks opini)
  >
  > ----- Original Message -----
  > From: [EMAIL PROTECTED]
  > To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>
  > Sent: Saturday, September 01, 2007 1:44 PM
  > Subject: Re: Fw: [kmnu2000] Surat Terbuka di NU Online (perlukah?)
  >
  > Jangan2 sesama nahdliyyin tapi beda "madzhab" .. :)
  > Saya kira dari pihak redaksi NU online, misal mas Anam bisa ngasih argumen
  > yg pas .. apa saking berjubelnya tulisan jadi selektif nya super alot atau
  > bagaimana?
  >
  > Saya secara pribadi, tulisan2 mas Nasrul dengan julukan "gusgaul-nya" ini
  > bisa menjadi inspirator penulis2 muda nahdliyyin yang berkelas .. seperti yg
  > selama ini kebanyakan dari kader2 liberal di JIL (mas Ulil, Pak Moqsith dll)
  >
  > Apalagi kadang mas nasrul pernahnya menginisialikan dirinya dengan nama
  > -santri Gus Dur- yang mungkin beda alur :), pasti Hidayatullah mungkin bisa
  > mikir2 lagi untuk naruh tulisannya ke media onlinenya.
  >
  > Nasrulloh Afandi <[EMAIL PROTECTED] <gusgaul%40yahoo.com>> wrote:
  > Kang Muhlisin,
  >
  > Yang saya pahami selama ini,
  > rubrik "Buku Tamu" itu identiknya hanya sebagai media silaturrahim antar
  > member mungkin? Atau maksimalnya sebagai media 'sowan'. Sedangkan ciri khas
  > Nahdliyin alias 'prajurit NU' biasanya kalau sowan kepada para
  > 'jenderalnya', ya 'menundukkan kepala'?
  >
  > Dengan nama rubrik lain, misalnya rubrik "Suara Nahdliyyin", "Aspirasi
  > Nahdliyyin" atau apa namanya(?) Itulebih spesifik, bukan? Sekaligus
  > 'memprovokasi' alias menjelaskan bahwa Nahdliyin komunitas 'akar bumi'
  > setiap saat dipersilahkan untuk 'mengangkat kepala' dihadapan para elitnya
  > dalam menyampaikan aspirasi, atau 'kedongkolan' dan 'saudara-saudaranya'?
  > Tidak hanya menundukkan kepala.
  >
  > Jika, surat pembaca dari Nahdliiyin kepada para elitnya di media lain
  > dimuat, kenapa NU Online, tidak?
  >
  > Atau bagaimana?
  >
  > Nasrul,
  >
  > ----- Original Message -----
  > From: Mukhlisin
  > To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>
  > Sent: Thursday, August 30, 2007 8:34 AM
  > Subject: Re: [kmnu2000] Surat Terbuka di NU Online (perlukah?)
  >
  > Gus Nasrullah,
  > Bukankah sarana untuk keperluan suara pembaca atau nahdliyyin sudah bisa
  > kita sampaikan lewat rubrik "BUKU TAMU"?
  > Selain bukut tamu, setiap berita atau artikel di NU Online juga diberi
  > tempat kepada pembaca untuk memberi komentar atas berita terkait.
  >
  > Salam,
  > Mukhlisin
  >
  > ----- Original Message -----
  > From: Nasrulloh Afandi
  > To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>
  > Sent: Thursday, August 30, 2007 12:57 AM
  > Subject: [kmnu2000] Surat Terbuka di NU Online (perlukah?)
  >
  > Dear Redaksi NU Online,
  >
  > Salam,
  >
  > Saya(rakyat NU) Kadang berangan-angan:
  >
  > Mungkin ada baiknya jika NU Online ditambah rubrik "Surat Terbuka" atau
  > 'Surat Pembaca' atau entah apa namanya? Tidak hanya media informasi,
  > sekaligus jembatan aspirasi?
  >
  > Bisa jadi sangat banyak 'rakyat NU' yang ingin menyampaikan aspirasi,
  > unek-unek atau sejenisnya kepada para 'jenderalnya' yang 'berbintang
  > sembilan' itu di setiap waktu, apalagi setiap menjelang pilpres, pilgub,
  > pilkada sampai pil-lurah?
  >
  > Realitasnya tidak semua Nahdliyin adalah kolomnis, bukan? Alias banyak
  > yang tertarik hanya sekedar menulis surat pembaca?
  >
  > Beberapa kali surat ini saya kirim ke [EMAIL PROTECTED]<redaksi%40nu.or.id>,
  > entah kenapa mental trus.
  >
  > Akhirnya kutulis di sini. Sekaligus bermusyawarah dengan kawan-kawan. Baik
  > atau tidak usulanku semacam ini?
  >
  > Nasrul,
  > (Sedang merintis PCI NU di Maroko) at all
  >
  > ---------------------------------
  > Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web
  > links.
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  > ---------------------------------
  > Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
  > Play Sims Stories at Yahoo! Games.
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  > Regards,
  >
  > [EMAIL PROTECTED]
  >
  > ---------------------------------
  > Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
  > Visit the Yahoo! Auto Green Center.
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  > [Non-text portions of this message have been removed]
  >
  > 
  >

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke