Gus Maul dan Gus Nasrul, Beda pandangan dan beda madzhab memang dipersilahkan di NU yang penting madzhabnya masih salah satu dari empat sebab kalo bener2 beda madzhab dan keluar dari yang empat itu terus apa bedanya dong NU dengan yang lain? Membingungkan memang boleh beda tapi jangan keluar dari yang empat. Intinya, kita bebas mengatasnamakan diri kita Anak NU, Santri NU atau Intelektual NU dalam inisial disebuah kolom/artikel baik di media internal NU maupun non NU seperti Hidayatullah dsdrnya asal memang benar bahwa paham yang kita bawa dan kita suarakan memang sejalan dengan ulama2 NU bukan malah sebaliknya (mendiskreditkan pemikiran ulama NU).
Salam, Mukhlisin ----- Original Message ----- From: Nasrulloh Afandi To: [email protected] Sent: Monday, September 03, 2007 9:09 AM Subject: Re: Fw: [kmnu2000] Surat Terbuka di NU Online (tuk cak [EMAIL PROTECTED]) Gus [EMAIL PROTECTED], Masa beda 'madzhab' saja kok gak boleh, bukannya beda agama juga gak apa-apa? Ibarat orang mau 'dagangan', saya masih sedang mengumpulkan 'modal', sambil membaca pangsa pasar, apakah yang akan laku? Mudah-mudahan saja pada gilirannya saya pun akan 'liar' dalam konteks pemikiran, karena beragam produk pemikiran tanpa sensor dan tanpa 'pajak' bebas dipasarkan di kancah akademik Maroko, dipersilahkan menjaring pengikut seluas-luasnya. Beragam pemikiran-pemikiran itu saya sedang berusaha mengumpulkannya sebagai 'modal'. he he... Jujur saja, di Maroko sangat enak menikmati pasar buku, baik buku-buku karya pribumi seperti karya Fatimah Mernissi(dalam bahasa, Arab, Inggris, Prancis), Abid Jabiri, Abdullah Arowi, and lain-lainnya. Termasuk buku-buku karya para ilmuwan lain yang kata kawan-kawan di Mesir(dijegal) atau harus membeli dengan cara 'kucing-kucingan', tapi di Maroko bebas dipasarkan, mudah didapat. Atau buku-buku dari Eropa pun sangat banyak beredar di sini, tinggal kita modal bahasa saja. Oleh kawan-kawan yang sudah aktif di Indonesia, saya juga kadang-kadang dimintai tolong untuk membeli buku-buku di sini. Oh ia, Sebenarnya saya bukan santrinya Gus Dur, karena saya tidak seperti sampean-sampean yang aktif di forum-forum bersama Gus Dur di Jakarta. Cuman saya sich minimalnya setahun sekali mendengarkan ceramah Gus Dur, kalau pas acara Haul kakek saya yang(alhamdulilah) biasanya Gus Dur selalu datang, kadang didampingi Mas Sulaeman atau mas Munib(asistennya) Karena waktu itu ada yang menghina Gus Dur, ya otomatis saya bilang "Saya santrinya Gus Dur". Begitu gus Maoel... Apa butuh buku-buku dari Maroko? Nasrul, "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Jangan2 sesama nahdliyyin tapi beda "madzhab" .. :) Saya kira dari pihak redaksi NU online, misal mas Anam bisa ngasih argumen yg pas .. apa saking berjubelnya tulisan jadi selektif nya super alot atau bagaimana? Saya secara pribadi, tulisan2 mas Nasrul dengan julukan "gusgaul-nya" ini bisa menjadi inspirator penulis2 muda nahdliyyin yang berkelas .. seperti yg selama ini kebanyakan dari kader2 liberal di JIL (mas Ulil, Pak Moqsith dll) Apalagi kadang mas nasrul pernahnya menginisialikan dirinya dengan nama -santri Gus Dur- yang mungkin beda alur :), pasti Hidayatullah mungkin bisa mikir2 lagi untuk naruh tulisannya ke media onlinenya. Nasrulloh Afandi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kang Muhlisin, Yang saya pahami selama ini, rubrik "Buku Tamu" itu identiknya hanya sebagai media silaturrahim antar member mungkin? Atau maksimalnya sebagai media 'sowan'. Sedangkan ciri khas Nahdliyin alias 'prajurit NU' biasanya kalau sowan kepada para 'jenderalnya', ya 'menundukkan kepala'? Dengan nama rubrik lain, misalnya rubrik "Suara Nahdliyyin", "Aspirasi Nahdliyyin" atau apa namanya(?) Itulebih spesifik, bukan? Sekaligus 'memprovokasi' alias menjelaskan bahwa Nahdliyin komunitas 'akar bumi' setiap saat dipersilahkan untuk 'mengangkat kepala' dihadapan para elitnya dalam menyampaikan aspirasi, atau 'kedongkolan' dan 'saudara-saudaranya'? Tidak hanya menundukkan kepala. Jika, surat pembaca dari Nahdliiyin kepada para elitnya di media lain dimuat, kenapa NU Online, tidak? Atau bagaimana? Nasrul, ----- Original Message ----- From: Mukhlisin To: [email protected] Sent: Thursday, August 30, 2007 8:34 AM Subject: Re: [kmnu2000] Surat Terbuka di NU Online (perlukah?) Gus Nasrullah, Bukankah sarana untuk keperluan suara pembaca atau nahdliyyin sudah bisa kita sampaikan lewat rubrik "BUKU TAMU"? Selain bukut tamu, setiap berita atau artikel di NU Online juga diberi tempat kepada pembaca untuk memberi komentar atas berita terkait. Salam, Mukhlisin ----- Original Message ----- From: Nasrulloh Afandi To: [email protected] Sent: Thursday, August 30, 2007 12:57 AM Subject: [kmnu2000] Surat Terbuka di NU Online (perlukah?) Dear Redaksi NU Online, Salam, Saya(rakyat NU) Kadang berangan-angan: Mungkin ada baiknya jika NU Online ditambah rubrik "Surat Terbuka" atau 'Surat Pembaca' atau entah apa namanya? Tidak hanya media informasi, sekaligus jembatan aspirasi? Bisa jadi sangat banyak 'rakyat NU' yang ingin menyampaikan aspirasi, unek-unek atau sejenisnya kepada para 'jenderalnya' yang 'berbintang sembilan' itu di setiap waktu, apalagi setiap menjelang pilpres, pilgub, pilkada sampai pil-lurah? Realitasnya tidak semua Nahdliyin adalah kolomnis, bukan? Alias banyak yang tertarik hanya sekedar menulis surat pembaca? Beberapa kali surat ini saya kirim ke [EMAIL PROTECTED], entah kenapa mental trus. Akhirnya kutulis di sini. Sekaligus bermusyawarah dengan kawan-kawan. Baik atau tidak usulanku semacam ini? Nasrul, (Sedang merintis PCI NU di Maroko) at all --------------------------------- Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] --------------------------------- Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play Sims Stories at Yahoo! Games. [Non-text portions of this message have been removed] Regards, [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the Yahoo! Auto Green Center. [Non-text portions of this message have been removed] --------------------------------- Pinpoint customers who are looking for what you sell. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
