Mas Hamzah,
Gus Dur kog dibela...hehehe
Boleh saja berbaik sangka dengan apa yang dilakukan Gus Dur, meskipun aneh
bin nyeleneh, karena masing-masing orang punya sensasi spiritual dan
emosional yang berbeda-beda.

Namun memang pada beberapa hal beliau itu keterlaluan. Banyak sikap dan
prilakunya yang aneh, lalu ditambah sentimen para lawan politiknya
(resikonya jadi politisi ya begini-ini), yang kemudian bikin para
penggemarnya (yang "assawadul a'dlom" itu) mundur-teratur ...

Bagi orang Islam yang baru hendak mengenal Gus Dur dan pemikirannya akan
melihat yang dilakukannya terlalu jauh, dan weleh-weleh... Ada statemen yang
umum misalnya begini: "Kiai koq malah mendukung pornografi..." Sementara itu
Gus Dur tidak bisa memaksa orang untuk memikirkannya secara historis....

Jadi ya so what gitu looooohhh

Salam,
Anam

2008/4/1 hamzah sahal <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Salam,
>
> Maaf, surat saya bukan untuk Anda, Abdul Mu'iz, melainkan untuk Abdul
> Muid.
>
> ini emailnya Abdul Mu'id ([EMAIL PROTECTED] <moeidzahid%40telkom.net>
> ):
>
> Dari dulu Gusdur emang ambisius, 15 tahun saya malu menjadi NU karena
> punya pemimpin Gusdur.
> Mime-Version: 1.0
> Content-Transfer-Encoding: 7bit
> Content-Type: text/plain; charset=US-ASCII
>
> Kepemimpinannya bergaya wali alias keputusannya tidak mau dikoreksi karena
> belum maqomnya. Dan yang tahu hanya maqom-maqom sekelas Gusdur. Warga Nu
> dianggap bodoh jika sudah berhadapan dengan sosok Gusdur.
>
> Itulah bapak demokrasi kita.
>
> Masalah kesopanan, saya memang tidak bisa sopan kepada Abdul Mu'id yang
> memang juga tidak sopan, kepada salah satu orang yang telah memberi
> inspirasi kepada saya, dan 80 juta warga NU. lihat saja email Mu'id,
> tidakmemberi salam dan tidak membubuhi nama di bawahnya.
>
> Mohon maaf kalau Anda ikut tersinggung.
>
> Salam,
>
> hamzah sahal
>
>
> [EMAIL PROTECTED] <quality%40posindonesia.co.id> wrote:
> hi hamzah sahal,
>
> saya ralat penyebutan anda terhadap nama saya, nama saya bukan abdul mu'id
> melainkan abdul mu'iz, apa anda moderator sehingga dengan angkuhnya
> mengusir member milist ini ???, setahu saya orang NU itu santun dan
> menghargai sikap dan pendapat orang lain. Saya sebenarnya mencoba
> menguraikan apa adanya tanpa ada tendensi apa-apa mengenai gusdur. Kalau
> salah saya tidak keberatan dikoreksi, namanya saja diskusi di dunia maya.
> Anda tidak mengoreksi substansi opini saya tetapi lebih menyoroti pribadi
> saya dan menghakimi secara tidak fair. Kalau main usir ya bagusnya Anda
> mendirikan millist yang membernya adalah orang-orang yang tidak boleh
> berbeda pendapat, semuanya serba seragam saja, mengaminkan tanpa boleh
> mengoreksi, padahal imam shalat saja yang salah boleh ditegur kok.
>
> Saya yakin gusdur itu tidak suka dibela secara membabibuta seperti Anda.
> Maaf saya keberatan melanjutkan diskusi ini dengan Anda, apabila Anda
> bersikap tidak proporsional, emosional dan minta menang sendiri.
>
> wassalam
> Abdul Mu'iz
>
> > Salam,
> >
> > Hi Abdul Mu'id, Siapa Anda?
> > Anda pasti penyusup!
> > Anda pasti bukan orang NU!
> > Atau Anda pasti orang NU yang telah berkhianat!
> >
> > Dengan segenap kekurangan yang menempel pada diri Gus Dur,
> > Beliau telah menginspirasi jutaan orang di negeri ini, bukan hanya orang
> > NU.
> >
> > Semua orang NU, baik yang sekarang bersebrangan atau tidak, mengakui
> > eksistensi Gus Dur sebagai Pembuka cakrawala berpikir, Pembela hak-hak
> > sipil, Pejuang masyarakat pinggiran, dll.
> >
> > Dengan segenap kekurangan yang menempel pada diri Gus Dur,
> > saya dan 80 juta warga NU mencintai dan menghormatinya dengan tulus.
> > Saat ini, saya dan 80 juta warga NU masih mengakui sebagai pribadi yang
> > multitalenta.
> >
> > Hi Abdul Mu'id, belum ada di negeri ini yang menyamai ke dalaman ilmu
> > pengetahuannya yang lintas disiplin. Orang yang sehat, pasti mengekui
> > itu.
> >
> > Jangan salah, saya tidak sedang menyatakan kesempurnaan Gus Dur sebagai
> > manusia. Gus Dur, sebagai manusia, tetap seperti manusia, punya salah
> > dan kekeliruan.
> >
> > Hi Abdul Mu'id, pernyataan Anda tidak akan menggeser secuil pun
> > kecintaan dan kehormatan saya dan 80 juta warga NU kepada Gus Dur.
> >
> > Dengan segala hormat, kalau dugaan saya bahwa Anda bukan orang NU,
> > sebaiknya Anda segera keluar dari ruangan ini!
> >
> >
> > salam,
> >
> > hamzah sahal
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Like movies? Here's a limited-time offer: Blockbuster Total Access for
> one
> > month at no cost.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
>
> ---------------------------------
> You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster
> Total Access, No Cost.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke