Kalau saya disuruh milih antara Gus Dur dan Hasyim Muzadi, ya jelas Gus 
Dur-lah. Walau banyak kekurangannya, Gus Dur telah berjasa dalam memajukan 
pemikiran Islam di Indonesia, mengangkat martabat NU dari ormas yang sebelumnya 
dianggap sebagai kumpulan orang-orang "sarungan" yang "ndeso" menjadi 
organisasi yang dipandang dengan penuh hormat oleh kalangan luar.

Hasyim Muzadi, menurut saya, gagal merawat warisan yang ditinggalkan Gus Dur 
itu.

AHMAD





ahmad arwani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             Terpenting 
apakah itu isme atau apapun namanya.
   Lihat manfaat yang diciptakan oleh seorang gusdur baik untuk NU, Indonesia, 
Kemanusiaan, Islam..
    
   Kalau kelebihan dan kekurangan ya pastilah namanya juga manusia..Standard 
aja kalee..
   Faham apapun itu mau sekuler, liberal, otoriter semua hanya konsep saja, 
namun dalam tataran praktisnya adalah asas manfaat itu tadi...
   Sekarang mari  berpikir terbalik, apa yang sudah kita sumbangkan untuk NU, 
Indonesia, Islam :( cobalah jawab dengan sendirinya.. Masak kalah sama Gusdur 
yang nyuwun sewu banyak kekurang fisik tapi lebih banyak kelebihan lainnya 
Ayooo...Kalau cuman komentar sih gampang kang
 
 aa
 
 Abdo el-Moeid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
   Assalamu Alaikum Wa al-Rohmah Wa al-Barokah
 
 Kanyaknya memang gitu. Tetapi saya melihatnya belum sampai pada status
 gusdurian, teman-teman hanyalah gusdurisme. Yakni pemahamnnya seperti
 pola-pikir Gusdur. Cuma memang agak cenderung ke gusdurian.
 Yang saya sayangkan dari cara berfikir teman2 KMNU, seakan-akan orang NU
 kalau pemikirannya tidak seperi Gusdur, perlu dipertanyakn ke-NU-annya,
 padahal pola pikir liberal dan sekuler seperti gusdur di kalangan kyai NU
 bisa dihitung dengan jari.
 
 Janganlah menarik NU dalam permasalahan FPI ini, karena konflik FPI dengan
 Gusdur bukanlah konflik FPI dengan NU, secara kultural maupun struktural,
 tetapi tidak lebih dari konflik FPI dengan Gusdur sebagai oknum dari
 beberapa akonim didalam NU yang mengusung faham liberal dan sekuler.
 
 Apapun alasanya kekerasan tetap kekerasan, tidak ada tempat didalam Islam.
 Sejahat-jahat FPI (Habib Riziq) masih ada bagusnya, dan sebagus-bagus NU
 (Gusdur) tetap ada salahnya.
 "Ahbib habibaka haunanma asaa an yakuna baghidloka yaumanma
 Wabghid baghidloka haunanma asaa an yakuna habibaka yaumanma" (al-Hadits au
 kama qool)
 Cintailah kekasihmu!, tapi jangan keterlaluan, siapa tahu kelak akan jadi
 musuhmu.
 Dan bencilah musuhmu!, pun jangan keterlaluan, siapa tahu kelak akan jadi
 kekasihmu.
 
 Wassalamu Alaikum Wa al-Rohmah Wa al-Barokah
 Abdo el-Moeid
 Gresik
 
 ----- Original Message ----- 
 From: "HarryMau" 
 To: 
 Sent: Tuesday, June 03, 2008 5:49 PM
 Subject: Re: [kmnu2000] PBNU: FPI & AKKBB Keliru Meletakkan Konotasi
 Ahmadiyah
 
 > Assalamu`alaykum,
 > Tampaknya yang dominan disini adalah Gus Durian, ya?
 > Wassalam,
 > HarryMau
 
 ------------------------------------
 
 __________________________________________________________
 http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
 [EMAIL PROTECTED] 
 Yahoo! Groups Links
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                                       


Ahmad Badrudduja 
 
Inna ikhtilaf al-mukhtalifin fi al-haqq la yujibu ikhtilaf al-haqq fi nafsihi 
Kebenaran tak menjadi banyak hanya karena orang-orang berbeda pendapat
-- Ibn al-Sid al-Batalyawsi (w. Valencia 1127 M)


       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke