Sepakat...!!! Mari kita konsentrasi lagi ke persoalan BBM yang sudah tergilas 
isu Monas. Atau kita bicarakan keduanya dalam proporsi yang seimbang, minimal 
di milis ini. Pemerintah SBY-JK paling jago dalam mengalihkan ISU dan membuat 
pencitraan di media. 

Hatim Gazali <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Tanpa mengurangi rasa hormat 
saya terhadap korban-korban kekerasan FPI dan isu tentang Ahmadiyah, ada hal 
lain yang saya kira lebih penting untuk didiskuiskan, yaitu tentang kenaikan 
BBM. Korbannya bukan saja berjumlah puluhan orang, tapi ribuan dan jutaan 
bangsa Indonesia. Tak cukup disembuhkan di rumah sakit, ruang ICU, tetapi 
disembuhkan dengan kebijakan pemerintah yang populis dan mengganti presiden.....
Korbannya juga berjangka panjang. Bukan hanya saat ini, tapi juga anak cucu 
akan jadi korban atas kebiadaban kebijakan pemerintah. Sebentar lagi, sejumlah 
aset negara akan dijual. Indonesia semakin tak memiliki apa-apa, apalagi 
moralitas....
Salut terhadap pemerintah yang berhasil mengalihkan isu kenaikan BBM kepada isu 
FPI vs AKKBB. 
- Munarman tidak mungkin ditangkap dalam waktu dekat
- Ahmadiyah tidak mungkin dibubarkan dalam waktu dekat
- Apalagi FPI, hal mustahil dibubarkan dimasa pemerintahan JK.
Karena ketiga ini merupakan "jualan politik" SBY dimata rakyat, agar rakyat 
lupa terhadap kenaikan BBM. 
Salam

Hatim Gazali

[Non-text portions of this message have been removed]



                           

       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke