Ya mungkin karena warga NU kurang pandai membaca "kitab putih" sehingga susah dikoordinir dan susah untuk mengikuti ajaran "kitab putih" hehehehh
--- On Sat, 6/7/08, HarryMau <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: HarryMau <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [kmnu2000] KH. Cholil: Insiden Monas Cuma Asap Saja > To: [email protected] > Date: Saturday, June 7, 2008, 7:25 PM > Assalamu`alaykum, > > Dan bukan hanya MUI, bahkan NU juga dari dulu sudah > mengeluarkan fatwa sesat > (orang yang tahu sejarah, pasti tahu itu). Itu resmi secara > organisasi, dan > sampai sekarang pun NU tidak merubah ijtihadnya. > > Nah sekarang, kalau di antara nahdliyin justeru menilai > sebaliknya. Saya > pikir wajar kalau mereka dipertanyakan kenahdliyinannya. > Mereka itu nahdliyin atau Gusduriyin? > > Dan kira-kira gelar apa yang pantas disematkan, bagi > anggota sebuah > organisasi yang tidak taat terhadap keputusan > organisasinya? > f(^-^) > > Wassalam, > HarryMau > "al Jaahilu laa Ya`lamu Rutbata Nafsih, Fakayfa > Ya`rifu Rutbata Ghayrih?" > ----- Original Message ----- > From: "Abdo el-Moeid" > <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Sunday, June 08, 2008 7:05 AM > Subject: Re: [kmnu2000] KH. Cholil: Insiden Monas Cuma Asap > Saja > > > > Assalamu Alaikum Wa al-Rohmah Wa al-Barokah > > > > Dari dulu sih MUI udah kasih fatwa bahwa Akhmadiah itu > sesat, tetapi > > masalahnya, menurut Gusdur justru fatwa MUI itu yang > sesat. > > > > Ana jadi bingung nih. > > Yang sesat itu MUI atau Akhmadiyah. > > Dan yang perlu dibubarkan itu MUI atau Akhmadiyah > > > > Wassalamu Alaikum Wa al-Rohmah Wa al-Barokah > > Abdo el-Moeid > > > > ----- Original Message ----- > > From: "HarryMau" <[EMAIL PROTECTED]> > > To: <[email protected]> > > Sent: Saturday, June 07, 2008 7:13 PM > > Subject: [kmnu2000] KH. Cholil: Insiden Monas Cuma > Asap Saja > > > > > > > http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6999&Itemid=65 > > > > Assalamu`alaykum, > > > > Ketua MUI, KH. Cholil Ridwan mengatakan, insiden Monas > cuma “asap”. Untuk > > menghilangkannya, maka, apinya harus lebih dahulu > dipadamkan > > Hidayatullah.com—Ketua MUI, KH. Cholil Ridwan > mengatakan, insiden Monas > > Ahad, (1/6), lalu cuma “asap”. Untuk menghilangkan > asap tersebut, maka > > apinya harus dipadamkan. > > > > Yang dimaksud “api”, kata KH. Cholil adalah, > segala tindak kekerasan > > terhadap akidah umat Islam serta penodaan terhadap > Al-Quran. Bentuk > > kekerasan yang bersifat psikis ini, menurutnya sangat > menyakitkan. Lebih > > sakit ketimbang serangan pisik yang bisa hilang dalam > beberapa waktu. > > > > “Ini sangat menyakitkan. Apalagi kita yang berada di > MUI, yang tugaskan > > untuk mengawal akidah umat Islam di Indonesia,” ujar > KH Cholil dalam acara > > diskusi sekaligus peluncuran Majalah Al-Mujatama’ di > Hotel Mulia, Senayan, > > Jakarta (6/6), tadi malam. > > > > Untuk memadamkan “api” tersebut diperlukan air, > dan “airnya” adalah UU No. > > 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau > Penodaan Agama. > > > > Pasal 1 UU ini berbunyi: "Setiap orang dilarang > dengan sengaja di muka > > umum > > menceritakan, menganjurkan atau mengusahakan dukungan > umum untuk melakukan > > penafsiran tentang sesuatu agama yang utama di > Indonesia atau melakukan > > kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai > kegiatan-kegiatan agama itu, > > penafsiran dan kegiatan mana menyimpang dari > pokok-pokok ajaran dari agama > > itu.” > > Pasal ini telah diterapkan terhadap aliran Al-Qiyadah > al-Islamiyah, yang > > juga mengakui adanya nabi baru setelah Nabi Muhammad > shallallahu ‘alaihi > > wasslallaam. Pemimpin alirannya dipenjara, ajarannya > dilarang, dan > > organisasinya dibubarkan. Tapi herannya, kata KH. > Cholil, mengapa hal > > tersebut sulit sekali dilalukan terhadap Ahmadiyah? > > > > Kepada umat Islam, Cholil Ridwan menghimbau untuk > berada dalam satu shaf > > perjuangan, membentuk front perlawanan melawan > “kafir”. Kedua, umat Islam > > juga harus berada dalam satu arah/agenda, yakni tetap > membubarkan > > Ahmadiyah. > > Ketiga, Cholil juga meminta umat Islam untuk istiqamah > dan tidak membuka > > peluang konflik. Di antaranya dengan tidak melakukan > tindakan atau > > pernyataan yang menyulut emosi. > > > > > > Wassalam, > > HarryMau > > "al Jaahilu laa Ya`lamu Rutbata Nafsih, Fakayfa > Ya`rifu Rutbata Ghayrih?" > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > ------------------------------------ > > > > > ______________________________________________________________________ > > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang > Istimewa NU Mesir > > dan > > KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur > Tengah. > > > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika > karena suatu hal Anda > > harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: > > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > ------------------------------------ > > > > > ______________________________________________________________________ > > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang > Istimewa NU Mesir > > dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur > Tengah. > > > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika > karena suatu hal Anda > > harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: > > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > ------------------------------------ > > ______________________________________________________________________ > http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang > Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar > Cairo dan Timur Tengah. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena > suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim > email ke: > [EMAIL PROTECTED] > Yahoo! Groups Links > > >
