Mumpung masih hangat memperingati HAM
----------------------------------------------------------------------------------
G R O G O L M I R I S
----------------------------------------------------------------------------------
Grogol 11450
12 Dec 1998
Pembaca sekalian...
Inilah penuturan warga yang umumnya sebahagian adalah warga Cina keturunan yang kakek
buyutnya sudah tinggal di kawasan kami di Grogol-Jakarta Barat. Saya mengenal mereka
sudah lebih dari 20 tahun sehingga pergaulan kami berjalan tanpa syak wasangka. Anak
saya Satrio misalnya 11 tahun, sering pulang dengan wajah memar karena berkelahi
dengan Apeng, Che-chen, Apek dsb. Tetapi bukan alasan untuk membawa keturunan dan
sentimen ras dsb. Ini yang kami kerjakan selama berpuluh-puluh tahun.
......... Minggu malam.. Penanggalan menunjukkan 6 Desember 1998, hanya beberapa
minggu setelah kejadian Ketapang, warga Grogol sekitar jam 22.00 warga Grogol
dikejutkan oleh datangnya sekelompok massa yang menurut penuturan datang beriiringan
sehingga berjumlah 10 truk (termasuk bus). Mereka adalah tamu kelurahan kami, membuat
tenda dan menggelar suatu acara. Ada yang mengenalnya sebahagian berasal dari Tanah
Abang.
......... Pak Lurah diundang, dan beberapa pernyataan yang sempat membuat miris
adalah, meminta data dimana para warga keturunan bertempat tinggal. Minta data warga
yang tidak segolongan dengan mereka.... Pak lurah disemprot dengan kata-kata tajam..
Tidak ketinggalan ancaman bahwa suatu waktu mereka akan mendatangi rumah yang sudah
didata tersebut untuk melakukan pembalasan dendam atas kejadian ... Kupang.
Pertanyaannya, dimana aparat yang setiap hari ada di "barak" Gedung Olahraga Grogol.
Mereka juga mengawasi "orasi tersebut".
Acara "orasi" intimidasi berakhir sekitar jam 02.00 dinihari. Sampai sekarang, belum
terjadi penjarahan, pembakaran, perkosaan seperti yang dikuatirkan. Tetapi beberapa
warga keturunan yang punya duit makin kuat tekadnya untuk mengirimkan sekolah anaknya
ke tempat yang lebih aman.
Apalagi jalan Ketapang tidak terlalu jauh letaknya dari tempat kediaman kami.
Apakah ini disebut dengan PROVOKASI ?
Antara ya dan tidak, sebab kedatangan mereka ini disponsori oleh seorang warga yang
tinggal di jalan Semeru Gang-5 Grogol.
Satu lagi sebelum mengakhiri orasi, pernyataan mereka akan menindak warga yang menusuk
PDI akan mereka tusuk. Pemilu masih beberapa bulan lagi, tetapi teror sekali
mengerikan sudah dimulai. Apalagi loudspeaker yang dipasang berfungsi dengan baik
sehingga bisa dipastikan banyak warga ikut mendengarkan orasi tersebut.
(Berita ini terlambat saya turunkan sebab saya perlu informasi cermat untuk masalah
yang sensitif ini. repotnya lagi ini hasil penuturan warga setempat. Perlu cek dan
ricek)
==============================
Mimbar Seputro
e-mail: [EMAIL PROTECTED]
tel: (021) 789.2077
fax: (021) 781.7719
cel: 0811.80.6549
==============================
---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
Indonesia without violence!