Sepertinya kita perlu lebih kepala dingin menyikapi masalah timtim...
Membicarakan timtim bukan sekedar tentang 850.000 orang, ini acapkali
menyangkut harkat & martabat serta politik tingkat elite suatu bangsa.
Fakta yang ada memang lucu, portugal begitu saja melepas tanggung jawab
terhadap timtim dengan segala kemelaratannya... kita sebagai sodara
membangunnya... mungkin kekayaan dari Aceh sampai Papua (plus segala
penyelewengannya habis untuk membangun timtim).
Tujuannya lebih kearah move politik - jadi jangan heran jika di timtim jalan
hotmix tampak dimana-mana, tapi seperti api dalam sekam karena masuknya
timtim ke Indonesia dicurigai tidak 100% jujur maka sampai kini-pun duri
dalam daging itu selalu mengganggu...
Apalagi bagi orang-orang yang kurang bijak dan hanya memikirkan kepentingan
sepihak seperti Xanana, Horta & Bello.
Jika sekarang portugal kelihatan begitu berminat wajar saja...
Dari bahasa mereka sama - dari segi move politik itu advantage bagi mereka,
karena kasusnya jauh dari negara mereka dan secara fisik mereka tidak akan
terimbas apa-apa - dan ternyata timtim punya kekayaan alam yang lumayan
gedhe yang siap dieksplorasi (celah timor kaya akan minyak bumi dan gas
alam).
Saya sependapat dengan PDI Perjuangan yang menentang segala bentuk
disintegrasi yang merusak Negara Kesatuan - yang penting justru membereskan
pemerasan dan segala jenis pelanggaran hak asazi yang ada.
Otonomi diperluas akan membuat pembagian pusat - daerah menjadi lebih
transparan dan tidak terjadi lagi tindak pemerasan dan segala jenis KKN
serta pelanggaran hak asazi...
-----Original Message-----
> Timtim itu cuma tentang 850.000 orang, jauh lebih sedikit dari Bekasi atau
Tangerang. Cuma disana ada trio vokalis kelas dunia, Horta, Bello dan
Xanana. Sebut saja Trio HBX. Jadi aja top hits mereka laku keras dipasar
politik dunia. Aceh jauh lebih kaya, lebih strategis geografisnya (kalau
dikontrakkan buat pangkalan militer Amerika), tetapi tokohnya low profiles
dan dunia takut Islam yang dianggap keras. Jadi ya nggak begitu bunyi.
>Kalau mau cepet beres, maunya ada produser (politik) yang mau mengontrak
trio ini untuk pentas reformasi. Nah baru kejutan bagi Koffi Anan dan Menlu
Gama.
[Dihapus]
>--
>
>On Thu, 15 Apr 1999 08:00:36 Beby Asvi Yunita wrote:
>>Saya juga jadi ingin berkomentar tentang TIMTIM.
>>Sepertinya yang sekarang dipermasalahkan sekarang
>>adalah pemerintah Indonesia (ABRI) yang mempersenjatai
>>penduduk pro-integrasi untuk memerangi orang2 pro-
>>referendum.
[Dihapus]
>>
>>>Ketika pemerintah Indonesia menawarkan pilihan merdeka atau
>>>terus bergabung dengan RI, banyak pihak yang semula ingin
>>>dari Indonesia tiba-tiba bersuara nyaring keberatan
>>>(termasuk Belo, Xanana).
>>>
>>>Mengapa demikian?
>>>Karena mereka akah kehilangan sumber dana.
>>>Kalau Tim-Tim aman, dana langsung terjun ke
>>>masyarakat.
[Dihapus]
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!