Kita juga harus smart untuk menilai suatu event dengan logika yang baik;
terlebih pada keadaan sekarang yang banyak sekali orang membalik-balik
logika untuk keungtungannya sendiri.. Mudah-mudahan anda mengerti.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]


-----Original Message-----
From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 16 Mei 1999 8:05
Subject: Re: [Kuli Tinta] Pembodohan Pada Wong-Cilik


Bung Manurung,
Seperti dalam subject : Smart move..., saya ingin sekali mengajak anda
jangan cuma bisa bersikap apologetik. Marilah berusaha keras bersikap
positif terhadap kritik atau info. Contohnya sdr. Aswat , dia  mampu melihat
apa yang mau saya katakan : Ada hal positif yang patut disyukuri telah
terjadi pada wong-cilik. Khususnya pada wong-cilik kader PDIP: Bisa
bertanya, protes dan mampu menagih.

Kalau kita tidak bisa keluar dari mental sektarian , hal yang positip-pun
selalu saja masih kelihatan dan kedengaran sebagai suatu serangan terhadap
kelompok kita: . .." kok cuma "kasus" PDIP..., apa Golkar tidak punya kasus
..?" .  Kalau ada kasus positif lain seperti yang saya ketahui dari berita
SCTV kemarin, silahkan saya dikabari, agar bisa turut bersyukur bersama.
Khususnya pada keadaan yang tidak menentu sekarang ini.

Salam.

----- Original Message -----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, May 16, 1999 12:37 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: [mimbarbebas] Pembodohan Pada Wong-Cilik


> Iya yah... kok cuma "kasus" PDI Perjuangan.., apa Golkar tidak punya kasus
> itu?
>
> Kasus lain: istri Sabam Sirait ditolak jadi Caleg PDI Perjuangan dari
Sulut,
> Taufik Kiemas juga ditolak jadi caleg dari beberapa daerah.., alasannya
> sama: "tidak dikenal oleh orang daerah"... Kok kasus ini tak disinggung
oleh
> Bung Abdullah..? Ini kan pertanda bahwa suara orang di daerah itu
didengar.
> Proses pencalonan PDI Perjuangan dan PAN yang saya tahu, mekanismenya
> bottom-up. Makanya Yorris sempat muncul jadi caleg PAN, walaupun kemudian
> dibatalkan.
>
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> ____________________________________________
> Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
> Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
> Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>
> -----Original Message-----
> From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
> To: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
Kuli
> Tinta <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 15 Mei 1999 21:38
> Subject: [Kuli Tinta] Re: [mimbarbebas] Pembodohan Pada Wong-Cilik
>
>
> Wah bagus sekali itu Bung.....,
>
> Artinya para kader itu memiliki komitmen terhadap organisasi disamping
> tampaknya cukup militan.
>
> Berbeda bukan dengan di jaman Orba yang diwakili oleh tiga parpol itu
> dimana wakil rakyat tidak dikenal oleh rakyat dari daerah yang
> diwakilinya.
>
> Nah, apakah Bung Hasan juga mengetahui bahwa hal itu juga terjadi pada
> parpol yang lain?
>
> Sekali lagi, itu bagus Bung! Itulah embrio demokrasi dimana kedaulatan
> ada ditangan rakyat. Sayang informasi Bung Hasan hanya mengenai PDIP.
>
>
> -----Original Message-----
> From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
>
>
>     Beberapa kader PDIP kodya Tanggerang dan Bekasi menggelar demo
> mendatangi Kantor PDIP. Mereka menanyakan beberapa nama yang tidak
> mereka kenal pada daftar Caleg . SCTV mengabarkan bahwa tidak ada
> pengurus PDIP yang memberikan tanggapan.
>
>     Alhamdulillah. Wong cilik sudah tidak mudah menerima pembodohan
> dengan begitu saja. Mudah2an sikap PDIP bakal berlainan dengan sikap
> orde-baru yang secara cekatan menuduh yang begitu itu dengan
> "rekayasa", "orang2 yang tidak senang pada kemajuan kami", dsb. , dsb.
>
>      Warning bagi yang gampang2 mengumbar image mewakili wong-cilik .
> Bakal ditagih !
>
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!






______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke