[Dihapus]
satu lagi
|dengan tokoh
|simbolik yang sudah almarhum, Soekarno.


Maaf Bung Iwan,
Seperti yang bung aswat (ac) jelaskan...
Saya bukan pengagum Soekarno....
Saya juga tidak yakin orang-orang PDI-P adalah pengagum Soekarno...
Saya menghargai & menghormati beliau dan berusaha memaklumi kekurangannya
meskipun tidak akan pernah memilih partai yang mengidentikan partainya
dengan Soekarno.
Saya percaya orang-orang yang dibelakang PDI-P bukanlah 'orang-orang
Soekarno' mereka hanyalah putra-putri bangsa Indonesia tercinta yang
menginginkan iklim demokrasi dan tatanan hidup yang lebih baik.
Satu hal lagi, saya juga bukan pengagum Megawati...

You wrote (Subject: Pembodohan Wong Cilik):
"Kenapa semua kritik yang dilontarkan ke alamat PDI Perjuangan harus
ditanggapi
sebagai sebuah serangan ? Apalagi ditanggapi dengan nada yang amat apologis.
Sayang sekali. Andai di forum ini cukup banyak simpatisan PDI Perjuangan
maka
anda semua mestinya bersyukur karena kritik seperti ini menandakan bahwa
banyak
orang memperhatikan gerak langkah PDI Perjuangan".

Saya tidak pernah menganggap semua posting mengenai PDI-P sebagai suatu
serangan. Saya juga tidak melihat netters lain menganggapnya seperti itu.
Sepertinya yang diinginkan para netters adalah pemberitaan yang berimbang...
itu saja...
Satu hal lagi janganlah memakai riak kecil untuk menilai ombak besar...
(soal teriakan-teriakan soal jilbab dsbnya) karena Bung Martin tampaknya
sudah menjelaskannya dengan tepat kebodohan suatu partai jika melakukan hal
itu.

Saya setuju dengan tulisan anda soal kritik membangun untuk PDI-P... itu
menandakan iklim demokrasi sudah muncul...

Salam,





______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke