Saya telah "menggeluti" banyak pemikiran Soekarno... kesimpulan saya maybe
surprising: IN FACT, MEGAWATI IS NOT A SOEKARNOIST EITHER!!!
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED]
-----Original Message-----
From: Jopie J Bambang <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 19 Mei 1999 12:04
Subject: Re: [Kuli Tinta] Pembodohan Pada Wong-Cilik
Iwans wrote:
|Bukti lainnya lagi. Coba anda sekali-sekali main ke Posko PDI Perjuangan,
|sebagaimana yang kerap saya lakukan di tempat tinggal saya di Bekasi. Ada
3.000
|Posko PDI Perjuangan di seluruh wilayah DKI Jakarta dan pasti anda dapatkan
|disitu poster Bung Karno. Atau bahkan poster Bung Karno di latar belakang
dan
|Megawati di latar depan.
Bagaimana anda menyikapi hal itu ?
Anda betul...
Saya percaya ada sebagian orang-orang PDI-P yang masih mengidentikan diri
dengan Soekarno dan jelas-jeals pengagumnya tetapi apakah anda percaya
jumlahnya cukup besar?
Kalo PDI-P hanya terisi pengagum Soekarno tetap saja PDI-P hanya menjadi
partai gurem yang boleh dipandang sebelah mata oleh Golkar dengan orba-nya.
Saya sudah main-main ke posko PDI-P di daerah saya tinggal.
Apakah semua posko memasang gambar Soekarno ? tentu tidak...
Jika suatu posko memasang gambar Soekarno bukanlah berarti warga PDI-P di
daerah tersebut 100% pengagum Soekarno.
Saya menyikapi pemasangan gambar Soekarno sebagai simbol perlawanan ketidak
adilan seperti yang terjadi selama ini, sebagaimana sekarang gambar Megawati
banyak dipasang.
Ketidakadilan penguasa (pemerintah) terhadap rakyat jelata yang hakekatnya
adalah atasannya (?).
Sama saja dengan logo banteng, kalo sekarang ganti logo baru (seorang teman
meledek persis iklan daging sapi kalengan Pronas) itupun bukan masalah...
Yang penting makna yang terkandung didalamnya:
kebulatan tekad untuk selalu berjuang menegakkan keadilan
Budi Harjono boleh saja pakai logo yang lama sampai dia tergusur dengan
sendirinya.
Tentu saja tidak semua orang sependapat dengan saya - Itulah demokrasi.
Ada yang menarik soal gambar Soekarno, dalam suatu kesempatan saya sempat
bertanya kepada pemasang gambar Soekarno - sejauhmana dia paham soal
Soekarno.
Jawabannya simpel aja:
Yang saya tahu dia diperlakukan tidak adil (tidak selayaknya) oleh Soeharto,
soal bagaimana dulu saat Soekarno berkuasa saya belum lahir & tidak tahu
banyak - saya orang bodoh.
Soal Marhaenisme - Nasakom - Jas Merah malah dia belum pernah dengar...
Apakah dia pengagum Soekarno?
Salam,
Jopie
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!