|From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
|Andaikan Bung Karno bukan Proklamator RI-- melainkan seorang penjual
|martabak
|di pertigaan Depok-- apakah Megawati dielu-elukan rakyat?
|====================================================
|
|Tanggapan:
|
|Seandainya Megawati bukan ketua umum PDIP yang selalu diganjal oleh
|pemerintahan Orba -- melainkan hanya seorang putri Proklamator RI
|seperti Sukma dan Rahma -- apakah Megawati dielu-elukan rakyat?
Komentar:
Yup, penjelasan anda mengena sekali...
Kenapa sih Megawati selalu disorot?
Sekedar info, Megawati bukanlah anak tunggal....
Anda menulis:
|Anda benar Bung dengan tulisan "Kini kaum intelektual (ha-ha-ha)
|tengah membangun mitos dan kultus itu pada Megawati" sehingga tidak
|bisa berpikir jernih he... he...he....
Komentar:
Sebaiknya anda lebih memperjelas siapakah tokoh-tokoh 'kaum intelektual'
yang maksudkan dan apakah contoh-contoh nyata dari per-mitos-an dan
peng-kultus-an pada Megawati dan bukannya sekedar melempar tuduhan...
Usaha-usaha menyamakan antara PDI Perjuangan = Soekarnoisme tidak berbeda
dengan cara-cara Golkar dengan Orbanya untuk mencapai ambisinya seperti
tuduhan terhadap PRD sebagai dalang kerusuhan & cap PKI disana-sini.
Jopie
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!