Wah iya nih, kok PDR bisa punya jurkam kayak begitu ya.
KKG memang hebat, dan pantas diacungi jempol.
Dia jujur, menguasai persoalan dan argumentatif.
Tapi penampilan Edwin sama parahnya dengan jurkam PDR !
Ketua Umum Partai kok kayak gitu !


Daniel H.T. wrote:
> 
> Kwik Kwan Gie yang mewakili PDI Perjuangan dalam acara Kampanye Dialogis di
> RCTI, Rabu tanggal 2 Juni kemarin, sungguh-sungguh menunjukkan bobotnya
> sebagai seorang politikus ulung. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan
> kepadanya dapat ditangkis dengan sungguh akurat dan seolah-olah
> "membungkamkan" para penanyanya.
> 
> Tapi saya merasa ingin tertawa ketika mendengar jawaban-jawaban dari wakil
> Partai Daulat Rakyat (PDR), Nuniek T. Haryani, yang boleh dikatakan
> "dibantai" dalam acara tersebut. Selain seringkali jawaban-jawaban yang
> diberikan melenceng dari pertanyaan (mengalihkan pokok pertanyaan?),
> sehingga berkali-kali terpaksa dipandu oleh moderator. Beberapa kali wakil
> PDR ini dipotong jawabannya oleh moderator dengan mengatakan, seperti:
> "Maaf, Bu, mungkin saya bisa mengarahkan maksud pertanyaannya tadi adalah ..."
> 
> Demikian pula setiap jawaban yang keluar dari mulutnya selalu saja
> terus-menerus terlontar kata-kata seperti "untuk rakyat," "rakyat kecil
> yang tertindas," "rakyat kecil yang jujur," "rakyat kecil yang tidak
> mengenal KKN," "konglomerat yang memeras rakyat," "sekian triliun rupiah
> yang dikeplang konglomerat, sedangkan rakyat kecil yang selalu
> mengembalikan pinjammnya," dan seterusnya. Mirip sekali dengan sang boss di
> belakang layar. Siapa lagi kalau bukan Adi Sasono.
> 
> Jawaban-jawaban yang diberikan terkesan seolah sudah direkam dalam otaknya
> lebih dulu, sehingga tidak heran sering melenceng dari maksud pertanyaan
> sebenarnya.
> 
> Mungkin ada yang bisa menambahkan?
> 
> Daniel H.T.
> 
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke