Salam,
Saya pikir simbol bukanlah penggambaran yang tepat, yang sering menjadi
masalah adalah pemahaman ajaran agama hanya pada kulit luarnya saja, artinya
tidak memahami suatu ajaran secara utuh dan lengkap, sehingga pemahaman yang
dangkal tersebut diterjemahkan semaunya sesuai dengan keinginan dan
kepentingan politiknya.
Hal inilah yang sering mengakibatkan pergesekan antara umat agama,.
-----Original Message-----
From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta List <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, June 17, 1999 12:36 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Sudah Saatnya Kita Berbicara Kualitas dan
BukanHanyaKuantitas
>That's right..
>
>Cuma sayangnya ada orang yang lebih mengutamakan simbol-simbol daripada
>menjalankan substansi ajaran agamanya. Penekanan pada simbol itulah yang
>melahirkan fanatisme sempit dan bahkan peperangan. Ingat: tidak ada konflik
>yang lebih kejam dan lebih biadab daripada konflik karena agama.
>
>Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
>____________________________________________
>Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
>Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
>Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>-----Original Message-----
>From: Ita & Felix <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: 15 Juni 1999 21:16
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Sudah Saatnya Kita Berbicara Kualitas dan
>BukanHanyaKuantitas
>
>
>Bila pemeluk Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha mau menjalankan
>ajaran agama masing2 dengan baik, saya kira tidak akan ada masalah dalam
>perbedaan agama.
>
>-----Original Message-----
>From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
>To: Kuli Tinta List <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: martes, 15 de junio de 1999 16:09
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Sudah Saatnya Kita Berbicara Kualitas dan
>BukanHanyaKuantitas
>
>
>>Ya..., kita bisa berbeda. Seperti juga banyak sekali sahabat saya yang
>>pemeluk Islam yang taat tapi mampu menarik esensi dari kehidupan beragama.
>>
>
>
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!