Analogi Indomie itu tidak relevan. "Vox Populi Vox Dei" adalah ungkapan
dalam konteks politik yang terjadi ketika penguasa diktator menafikan suara
rakyat. Dalam kondisi demikian "vox populi vox dei" itu diucapkan oleh para
pendekar demokrasi, untuk mengingatkan kepada penguasa diktator, bahwa suara
rakyat yang tertindas, dipinggirkan dan dianiaya itu, sebenarnya adalah juga
jeritan Tuhan melihat umatNya ditindas, dipinggirkan dan dianiaya oleh
penguasa. Setiap ucapan punya konteks, tidak asal mbacot memberikan analogi
yang asal-asalan.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]


-----Original Message-----
From: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 06 Juli 1999 18:30
Subject: RE: [Kuli Tinta] Kalibrasi


Apakah kalau mayoritas rakyat suka Indomie Tuhan juga suka Indomie?

(sentilan indah dari Gus Dul)

>From: Abdur Rahim <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: RE: [Kuli Tinta] Kalibrasi
>Date: Tue, 6 Jul 1999 14:04:10 +0700 (JAVT)
>
> >Sembodo nulis :
> >
> > bahwa kalau mereka beragama mereka tentu akan mengerti bahwa "VOX POPULI
>=
> > VOX DEI"  kehendak rakyat terbanyaklah yang harus mereka junjung tinggi.
>
>Apakah selalu ? Tema inilah yg sedang didiskusikan oleh Amin Riza [ bukan


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke