Ada hal lain yang perlu ditamabahkan sselain tidak berseragam yaitu dengan
memberikan PR yang banyak kepada siswa dan guru harus tegas terhadap siswa
yang tidak mengerjakannya. Ide ini berdasarkan pemantauan saya bahwa umunya
ygy tawuran itu kan seolah swasta biasa atau negeri yang NEM-nya 5.0 tapi
sekolah favorite jarang bahkan boleh dibilang tidak ada tawuran. Hal ini
dikarenakan mereka diberi tugas oleh guru mereka denganporsi yang cukup
banyak sehingga mengurangi mereka kegiatan mereka dijalanan
-----Original Message-----
From: bRidWaN [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Wednesday, July 28, 1999 1:48 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [Kuli Tinta] (Tawuran) : STOP PEMAKAIAN SERAGAM SEKOLAH !!
Saya melihat jika mereka dg pakaian bebas bertemu di warung tenda, mall
atau bioskop, mereka tidak akan bertawuran. Aneh bukan ?
Bayangkan jika mereka memakai seragam "PUTIH ABU ABU"......
Kalau ada ide yang efektif, kira2 apa lagi. Selama bertahun-tahun,
pihak yg berwenang terlihat tidak berhasil meredamnya, bukan ?
Salam,
bRidWaN
At 01:17 PM 7/27/99 +0700, Franca A.S. Wenas wrote:
>Rekan bRidWaN :
>
>Ide itu pasti baik juga, cuma perlu dicari yang lebih effektif.
>Penggunaan seragam yang bebas itu menghilangkan ketertiban dalam lingkungan
>sekolah , & juga akan memicu persaingan penampilan sesama siswa. Ini juga
>bisa menyebabkab siswa akan merasa semakin mudah tawuran karena dapat cepat
>berbaur dengan kerumunan masyarakat.
>
>Itu menurut saya,
>
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!