Tri man,
Engkau seorang Provakator dan Otoriter!!!!!!

On Fri, 6 Aug 1999, tri man wrote:

> Poros Tengil.
> 
> Dari pendukung poros 'tengil'-nya saja sudah bisa ditebak, bahwa poros 
> 'jadi-jadian' ini memang tak ubahnya cacing-cacing sekarat yang mencoba 
> meronta karena hampir habisnya izin edarnya di persada demokrasi negara ini 
> yang segera bangkit dalam tempo dekat ini.
> 
> Para pemrakarsa poros 'tengil', secara riwayat, amat gampang dipelajari, 
> kalau mereka tak lebih orang-orang yang bakal takut, bukan saja tak bakal 
> dapat peran di era Indonesia Baru mendatang, tetapi juga karena catatan 
> riwayat yang sedemikian buruk dan busuk, sehingga bakal jadi bulan-bulanan 
> yang amat tak sedap di masa depan negeri ini.
> 
> Partai 'Persatean Perbambungan', misalnya, punya kaok-kaok yang sedemikian 
> kentalnya terhadap kelompok SQ. Dan ketika kedok mereka bakal terbuka, 
> mengingat pasar demokrasi di kelompok partai Gulungan Karton yang semakin 
> transparan perpecahannya, maka niat untuk mendukung HBB pun diubah agar tak 
> terlalu transparan, dengan membentuk Poros Tengil yang seolah merupakan 
> alternatif.
> 
> Adakah sebuah koinsidensi, jika ketika dengan ramainya Poros Tengil ini 
> mencalonkan Gus Dur, tetapi serta merta ada salah satu ketua Partai 
> Persatean Perbambungan berteriak 'Awas ada Jebakan kepada HBB' manakala Gus 
> Dur mengintrodusir 'ampunan politis' terhadap HMS ? Sebuah upaya untuk 
> melindungi sang Bos  yang riil ?
> 
> Sebenarnya kesempatan demi kesempatan untuk membuat mereka segara 'insyaf' 
> dengan pindah gerbong reformasi sudah tersedia. Tetapi justru sampai saat 
> terakhir, hanya berbilang tak lebih dari 100 hari, mereka masih dengan 
> sangat ngeyel dan melakukan kalkulasi-kalkulasi yang sangat sinting. Saya 
> berani memastikan, dengan tingkatan kemiringan dan kesintingan seperti ini, 
> lalu pada saatnya dibilas (bukan dilibas) oleh praktek-praktek demokratis di 
> Indonesia Baru nanti, bisa dipastikan mereka akan melengkapi barisan AgMif 
> sebagai gurem-gurem yang cuma bikin gatal.
> 
> Masihkah kita percayai Poros Tengil ini ?
> 
> Triman
> 
> 
> >From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >To: <[EMAIL PROTECTED]>
> >Subject: Re: [Kuli Tinta] Usul Gus Dur: Ampuni Soeharto
> >Date: Sat, 7 Aug 1999 18:55:03 +0700
> >
> >Akan hilang karena melawan hakekatnya!
> >
> >Polarisasi kelompok yang tampak dalam kemunculan berbagai partai Islam itu
> >beserta distribusi suaranya telah menunjukkan hakekat perbedaannya.
> >
> >Kalau sekonyong-konyong muncul keinginan untuk bergabung maka hal itu lebih
> >berorientasi pada kepentingan sempit jangka pendek para elit politiknya.
> >Metamorfosa Fraksi Islam ke Poros Tengah disamping mengindikasikan
> >polarisasi itu juga menunjukkan orientasi itu.
> >
> >Semasa Orba para Elit politk PPP dan PDI pada dasarnya telah menikmati the
> >existing benefit  dan mereka takut kehilangan. Dukungan PPP ke Habibie
> >semakin memperjelas posisinya. Oleh karena itu, ketika tujuan akhir keompok
> >berbeda dengan tujuan individu masing-masing elit politik maka kelompok itu
> >tidak mungkin membangun  kesepakatan.
> >
> 
> 
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke