Inilah kebanggaan sesat anak tentara !
Omong-omong, saya ini juga anak tentara lho Bung Triman. Tetapi
untungnya ndak pernah sesat seperti Triman yang bangga dengan
kesesatannya !
Yang dengan bangga menyatakan, saya bangga telah ditipu dengan baik
Dan yang bangga menyatakan bahwa oposisi terlarang di negeri ini.
Dan yang bangga menyatakan bahwa dirinya meniru Golkar.
Dan yang kebanggaannya adalah absurd !
Itu saja komentar saya (sambil senyum)
(omong-omong, teruskan saja pendapat anda itu. Tiada maksud bagi saya
mengubah pendapat saya tentang anda, dan tiada maksud bagi saya tulisan
anda berubah nantinya).
tri man wrote:
>
> >
> >Ngeri saya membaca tulisan ini !
>
> Nggak usah ngeri. Baca tulisan Sam yang mau jadi oposisi
> abadi, tatkala Mega jadi presiden, juga mengerikan, kok.
>
> >
> >Tulisannya ada kata-kata : Dibilas dan dilibas, cacing-cacing sekarat,
> >dan seterusnya. Juga sebutan tengil segala macam ?
>
> Dibilas, seperti air yang mencuci sesuatu yang kotor.
> Dilibas (aku bilang bukan, toh ?).
> siapa tahu mereka mengira aku salah nulis. Dibilas, dikira
> dilibas. Aku kan bukan Feisal Tanjung ?
>
> Cacing, maksudku, agak lebih besar dibanding gurem.
> Sekarat, ya, mereka sama sekali tak ada harapan sama sekali.
> Setidaknya, menurut ukuran mereka sendiri, yang benar-benar
> ingin agar masih berarti sebelum mati. Itu kan namanya sekarat?
>
> Tengil, karena nakal. Tetapi sebutan itu sudah aku ubah menjadi
> Tengik, yang artinya benar-benar sudah basi, dan busuk.
> mencalonkan Gus Dur, namun masih diikuti dengan berbagai excuse
> manakala menyangkut Hab, coba, apa itu namanya ?
>
> >
> >Kalau orang yang mengaku pendukung reformasi dan pembela demokrasi
> >ngomongnya begini, apa bedanya dia dengan Golkar di masa lalu ? Atau
> >lebih tepat lagi : ini omongan gaya tentara.
>
> Mungkin terpengaruh oleh almarhum ayahku, yang tentara.
> Mungkin soal gaya mirip Golkar. Tetapi tidak dalam sikap politik
> dan cita-cita mengenai Indonesia Baru.
>
> >
> >Kalau anda tanya, masihkan percaya pada Poros Tengah ?
> >Saya akan acungkan jari : Saya masih percaya 100 % pada poros tengah.
>
> Bagus, lah. Setidaknya Poros Tengah tidak sendiri. Baik dalam jumlah penipu,
> atau yang ketipu.
>
> >
> >S a m
> >
> >-------
> >
>
> Triman.
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!