Dalam liputan 6, Novi Nasution mengatakan bahwa keuangan PDIP telah diaudit
oleh akuntan publik dan telah diumumkan ke media masa jauh sebelum isu ini
muncul.
Lebih lanjut Novi juga mengatakan bahwa fakta yang beredar di masyarakat itu
bersumber dari selembar keterangan mengenai daftar nama dan jumlah uang.
Bila informasi awal yang disebut sebagai sample information belum meyakinkan
kita mengenai sebuah fakta maka kita perlu untuk mencari informasi tambahan
dengan tujuan agar kualitas sample information itu menjadi lebih baik. Cover
both side membantu pembaca untuk menjadi semakin cerdas, namun itu belum
tentu membuat sample information yang imperfect (mengandung kesalahan)
menjadi prefect (tidak mengandung kesalahan).
Kebiasaan orang melihat kelagit untuk memprediksi peluang hujan dan tidak
hujan adalah contoh sederhana bagaimana sebenarnya kebiasaan manusia untuk
mencari informasi tambahan guna menambah keyakinannya.
Mudah-mudahan saya tidak ditafsirkan hendak membela PDIP, karena ini
semata-mata merupakan sebuah keinginan untuk berbagi pengalaman dan
pengetahuan dengan harapan kebaikan. Kalau ini mungkin ditafsirkan negatif
maka saya mohon maaf.
��
----- Original Message -----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 27 August 1999 05:18
Subject: Re: [Kuli Tinta] LIPPOGATE
Nggak bisa dong apriori bilang nggak mungkin. Itu takabur. Tetapi juga nggak
bisa langsung percaya saja. Itu gegabah.
Masalahnya, seandainya data ini benar, dimana letak pelanggarannya?
Ini perlu diperjelas agar kita tidak terbuai penyakit hati.
Marilah berbaik sangka tanpa kehilangan sifat kritis.
Adakah yang bisa menjelaskan pelanggarannya, seandainya data ini benar?
Bagaimana pula kalau datanya nggak benar?
Nggak harus secara hukum, secara moral atau dari sudut manapun juga boleh.
Lumayan, buat bahan diskusi.
Yap
>From: "Abdullah Hasan" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: "Millis Kuli-Tinta" <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [Kuli Tinta] LIPPOGATE
>Date: Fri, 27 Aug 1999 01:01:54 +0700
>
>Sudono Salim : Rp 100 Milyar.
>Prajogo Pangestu : 80 Milyar.
>The Nin King : 75 Milyar.
>Anthoni Salim : 50 Milyar.
>Eka Tjipta Widjaya 45 Milyar.
>Hendra Rahardja 45 milyar.
>Rudy Ramli 40 Milyar.
>Arifin Panigoro ( cuma)10 Milyar.
>Ricardo Gelael 5 Milyar.
>Tutut 12,5milyar.
>Sigit 10 milyar.
>
>Menggunakan "yardstick merah" yang sangat mantap itu : Tidak
>mungkin......tidak mungkin.......malaikat semua.......tidak
>mungkin..............................................
>
>Wassalam.
>( tenang bersama yardstick merah )
>
>
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!