Oh..., TERNYATA diterima toh..? Wah..., nggak jadi dong lucunya ;-(
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
_________________________________________________
E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Visit http://come.to/forma-kub
-----Original Message-----
From: drajad <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 02 September 1999 5:52
Subject: [Kuli Tinta] MANA SIH YANG BENAR..?
>salam,
>
>kemarin aku baca mail di sini bahwa 11 tukang becak tidak ditemui
>oleh mega, karena mega ketakutan kalau terjadi wawancara,
>mengingat para hulubalangnya menyampaikan kecurigaan bahwa
>tukang becak itu disusupi pendekar pena....
>tapi kok berita jawapos hari ini....?
>ah jangan-jangan jawapos-nya yang nakal. bikin foto mega sama anak-
>anak SD yang kebetulan serupa seragamnya dengan kostum
>kesebelasan pengayuh becak soeraya itu ya?
>
>------
>drajad
>------
>
--del
>Tokoh politik yang baru saja punya gawe mantu itu kemarin, memang, punya
>gawe lagi. Apa itu? Menerima rombongan tukang becak yang datang dari
>Surabaya. Jumlahnya sebelas orang. Mereka tiba di Jakarta pada 29 Agustus
>1999, setelah sembilan hari sembilan malam mengayuh becak dari kota
>Pahlawan.
>
>$B!G!G(BKami puas bisa melaksanakan nazar ini. Dulu kami memang bernazar
kalau
>PDI Perjuangan menang, kami akan ke Jakarta dengan becak kami,$B!G!G(B
aku M.
>Thohir kepada Jawa Pos ketika berada di kediaman Megawati di kawasan
>Kebagusan, Jakarta Selatan.
>
>Mega sendiri sangat terharu saat menyambut para tukang becak itu. Sambil
>menyalami para tamunya, Mega tampak serius memperhatikan sebelas becak yang
>didominasi warna merah putih itu. $B!G!G(BIni sebagai wujud dukungan
murni
>masyarakat, tidak ada rekayasa,$B!G!G(B jelas istri Taufik Kiemas ini.
>
>Menurut Thohir, banyak suka duka selama menempuh perjalanan
>Surabaya?Jakarta. Misalnya, salah satu anggotanya sempat sakit perut di
>jalan. Untung, ia sembuh dan bisa melanjutkan perjalanan.
$B!G!G(BPokoknya,
>pantang menyerah. Alhamdulillah, kami sudah sampai di Jakarta. Begitu
>bertemu Ibu Mega, kami langsung plong. Capai dan penat hilang seketika saat
>jumpa Ibu Mega,$B!G!G(B tutur warga Pandegiling, Surabaya itu.
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!