-From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>

Pak Abdullah, kalau anda coba untuk obyektif, pasti tidak perlu sinis.
Biasa-biasa saja kalau bertemu seseorang perlu waktu. ... Waktu kami
mahasiswa UI mau bertemu Amien Rais, juga perlu waktu... Beliau sibuk!!
Apakah itu salah? Tidak! .....................Kami memahami, Pak Amien Rais
itu memang sibuk......... Karena kami harus menunggu Pak Amien dan Gus Dur,
lantas kami katakan "Sri Baginda Paduka yang Mulia Amien Rais atau Gus Dur"?
Tidak lah..., biasa-biasa saja........"


Sdr. Manurung,
Harap jangan terlalu dimasukkan hati. Lagi pula saya juga sudah bilang,
alasan sibuk itu adalah alasan yang sangat masuk akal. Pula saya juga telah
mengingatkan agar kita semua juga tahu diri, siapa kita siapa para elit
politik tersebut.

Dinegeri yang sudah lebih terbuka dan sehat demokrasinya , keterlambatan
walaupun sebentar seperti Mega kemarin itu memang bisa dibuat becandaan
seperti itu. Kadang2 secara politis bisa merugikan. Pada masa seperti ini ,
yang memang masa saling smash, para tokoh politik harus super hati-hati.
Rupanya hal itu sudah disadari PDIP dengan publikasi kemarin.

Birokrasi memang sering membelit Mega. Maksudnya melindungi, hasilnya
kadang-kadang bisa membuat tersipu-sipu banyak orang yang menggantungkan
harapan cuma pada Mega.

Wassalam.
Abdullah Hasan.






______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke