Pak Abdullah, kalau anda coba untuk obyektif, pasti tidak perlu sinis.
Biasa-biasa saja kalau bertemu seseorang perlu waktu. Kalau mau bertemu
dosen, juga perlu waktu, kadang satu hari kadang satu minggu. Apalagi, kalau
bertemu public figure. Waktu kami mahasiswa UI mau bertemu Amien Rais, juga
perlu waktu; malah lebih lama: 5 hari. Karena apa? Beliau sibuk!! Apakah itu
salah? Tidak! Kami memahami, Pak Amien Rais itu memang sibuk, dia kan Ketua
Umum PAN, partai yang nasional dan besar. Ketika kami (juga mhs UI) mau
bertemu Gus Dur, kami juga harus nunggu, bolak-balik ke rumah dan kantornya
di PBNU. Tapi, waktu nunggu Gus Dur ini lebih cepat: 4 hari. Setelah bertemu
pun, hanya sebentar, karena Gus Dur capek!! Apakah itu salah? Tidak! Karena
kami memahami sebagai tokoh nomor satu di NU, organisasi Islam terbesar di
Indonesia, Gus Dur tentu punya banyak pekerjaan. Kami maklum kalau Gus Dur
capek, apalagi kondisi kesehatannya yang kurang mendukung. Biasa-biasa saja.

Karena kami harus menunggu Pak Amien dan Gus Dur, lantas kami katakan "Sri
Baginda Paduka yang Mulia Amien Rais atau Gus Dur"? Tidak lah...,
biasa-biasa saja.

Sekali lagi, ini bukan yardstick dengan warna apapun. Saya hanya memberikan
obyektifikasi.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
_________________________________________________
E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Visit http://come.to/forma-kub

-----Original Message-----
From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 02 September 1999 17:03
Subject: Re: [Kuli Tinta] MANA SIH YANG BENAR..?


>
>From: drajad <[EMAIL PROTECTED]>
>"...kemarin aku baca mail di sini bahwa 11 tukang becak tidak ditemui
>oleh mega .....tapi kok berita jawapos hari ini....?"
>
>Mas,
>Dua-dua benar mas. Yang di SCTV benar. Itu berita kemarin dulu sore.Yang di
>Jawa Pos dan berita2 TV kemudian juga benar. Itu berita kemarin sore.
>
>Alhamdulillah, akhirnya Sri Baginda Megawati berkenan menerima para
>penggenjot beca. Memang kalau ingin ketemu orang penting harus punya
>kesabaran dan tahu diri. Apalagi kalau cuma menunggu satu hari. Siapa dia
>siapa kita ? Begitu, tho !?. Orang penting yang selalu dalam kesibukan
>memutar pikiran dan otak buat rakyatnya memerlukan banyak istirahat . Tidur
>siang umpamanya.
>
>Jadi kita-kita ini para pendukung juga harus sabar, jangan cepat deg-degan
>kalau Mbak kurang sigap reaksinya. Kita harus tetap mantap bahwa Mbak itu
>sempurna seratus persen. Yah, katakanlah hampir sempurna. Semua berita itu
>kalau tidak putih ya hitam . Kalau tidak Merah ya status apa.. status gua
> atau guo?)?  Umpamanya soal Lippogate. Tidak mungkin.... Tidak
>mungkin......
>
>Hidup PDIP ! Hidup Mega !
>
>Wassalam.
>Abdullah Hasan.


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke