terlepas dari pendapat dari Pak James Dananjaya tersebut, saya justru melihat bahwa 
sebagai mantan pengamat sekaligus akademisi, maka Pak Amin Rais sebenarnya berada di 
posisi silang. Di satu sisi banyak argumentasinya yang bernuansa akademis (jernis, 
jujur dan hipotesis) namun disi lain pendapat beliau justru memberikan indikasi adanya 
kepentingan politik tertentu.

Dalam posisi yang terakhir inilah (sebagai politisi), pak Amin memang piawai memainkan 
buah catur perpolitikan Indonesia, Misalnya dengan fenomena poros tengah yang 
naga-naganya akan dijadikan satu partai yang bernafaskan Islam.

Sehubungan dengan hal ini, maka jikalau ada keinginan untuk "masuk kembali" sebagai 
orang No. 1 Indonesia - karena kesehatan Gus Dur dianggap masih kurang memadai - maka 
tentunya cara-cara yang akan dipergunakan oleh Pak Amin adalah melalui kekuatan poros 
tengah ini. Karena bagaimanapun juga elit poros tengah sudah mampu dipengaruhi melalui 
sharing kekuasaan yang terjadi pasca SU. 

Kasus Maluku dan Ambon yang bernuansakan SARA memang sarana potensial untuk 
menggulirkan kembali kepentingan yang dimaksud. Akan tetapi dalam hubungannya dengan 
kedua kasus tersebut. sangatlah riskan jika Pak Amin ingin kembali memberikan 
argumentasi demi popularitasnya sendiri. Kita masih mengingat bhwa federalisme yang 
akhir-akhir ini marak, awal mulanya merupakan issue politik yang dipergunakan sebagai 
komuditas Pak Amin untuk menarik massa yang lebih besar lagi lewat PAN.

Jadi kalau kasus ambon dan maluku kembali digulirkan, maka secara moral sungguh sangat 
riskan tanggung jawab Pak Amin terhadap masa depan bangsa ini.

Saya tetap yakin bahwa Pak Amin (sebagai anak bangsa)tidak akan mengorbankan bangsa 
ini. Beliau - dalam kapasitasnya sebagai mantan akdemis - akan berhitung untuk ruginya 
jika bangsa ini porak poranda. 

Ini sekedar pendapat dari orang biasa lho
--

On Thu, 13 Jan 2000 10:31:03   mBin wrote:
>soal kang amien,
>ini ada lagi pendapat tentangnya.....
>mBin
>-----
>
>James Danandjaja menjawab satunet.com
>
>'Amien mengintai Gus Dur, berharap kena stroke lagi' - 13/1/2000, 04:49 WIB
>
>Laporan Asep Salahudin Samboja
>----------------------------------------------------------------------------
>----
>
>satunet.com - Ketua MPR Dr Amien Rais dinilai tengah mengincar posisi
>presiden dengan memanfaatkan isu Ambon dan Poros Tengah demi popularitas
>dirinya. Disinyalir, Amien memperkirakan Gus Dur hanya bisa bertahan
>satu-dua tahun lagi atas alasan kesehatan, dan ia tengah mengincar peluang
>'untuk masuk'.
>
>Analisa itu disampaikan ahli antropologi UI Prof Dr James Danandjaja kepada
>satunet.com Rabu, saat menilai keanehan kasus Maluku dengan kekerasan serta
>jatuhnya ribuan nyawa manusia secara berlarut-larut. Bahkan ketika Jakarta
>sudah campur tangan pun, peristiwa itu tidak kunjung mereda.
>
>Dalam kaitan itu ia menyesalkan Amien sebagai seorang politisi senior dan
>Ketua MPR justru memanfaatkan isu pembantaian Maluku untuk menaikkan
>popularitas dirinya. "Amien Rais itu perlu dicurigai. Dia seenaknya saja
>mengajak orang-orang di Jakarta ini untuk berjihad ke Ambon. Belum tentu dia
>berbuat untuk kepentingan bangsa," ucap James.
>
>Secara sepihak ahli folklore Indonesia itu memberi julukan kepada Amien
>sebagai, "Kancil yang licik," dengan alasan telah memperalat agama untuk
>kepentingan pribadi dan kelompoknya. "Masalah agama 'kan paling efektif dan
>sensitif," tuturnya.
>
>James menduga, motif utama Amien Rais itu tak lain adalah ingin menjadi
>presiden. Dengan membentuk Poros Tengah, motivasinya tidak lain adalah untuk
>menjadi presiden. "Dia itu pintar. Tapi, belakangan dia panik karena suara
>yang didapat partainya kecil. Gus Dur menjadi presiden itu atas jasa dia,"
>kata James. "Tapi, itu bukan untuk kepentingan bangsa dan negara, melainkan
>untuk kepentingan dia."
>
>Dijelaskannya, karena kondisi kesehatan Gus Dur yang kurang prima lantaran
>pernah mengalami stroke, diramalkan Gus Dur tidak bertahan lama. "Nah, Amien
>ingin masuk ke situ," tambah James dengan penuh keyakinan. "Sekarang, ketika
>ada lowongan, dengan adanya ramai-ramai soal Ambon, dia masuk ke dalamnya."
>
>Seharusnya sebagai Ketua MPR RI Amien Rais harus bersikap hati-hati. Kalau
>dia ikut terlibat dalam aksi sejuta umat, menurut James, Amien tidak lain
>hanyalah seorang oportunis. "Pemimpin seperti ini agak berbahaya. Saya
>menilainya seperti kancil. Tapi bukan kancil yang cerdik, melainkan kancil
>yang licik," kata James.
>
>Menurut dia, tak ada suku bangsa di mana pun yang suka berkelahi. Hanya
>saja, keadaan di Indonesia sekarang ini memang sedang aneh, terutama sejak
>euforia politik yang tidak terkendali. "Kita mengalami masa anomi, dulu
>biasa diatur, tiba-tiba dilepas. Bahkan persoalan HAM yang substansinya
>baik, membuat polisi dan tentara kebingungan," ungkap James, penulis buku
>Folklore Indonesia.
>
>
>Sekarang, katanya, masalah yang terjadi di Ambon berpotensi terjadi di
>Jakarta, karena masalah agama sedang dibakar-bakar. "Untung presidennya
>orang baik dan cukup berwibawa. Meskipun Gus Dur itu kiai, tapi dia tidak
>mementingkan agama, melainkan mementingkan kebenaran," ujar James.
>
>Manuver yang dilakukan Amien beberapa hari terakhir ini dinilai James
>memperlihatkan kepentingan pribadinya. "Dia merasa paling penting, misalnya
>dengan mengatakan bahwa naiknya Gus Dur menjadi presiden adalah berkat Poros
>Tengah, dan itu tidak lain adalah karena jasanya," kritik James.
>
>"Seharusnya, kalau benar Amien ingin membantu menyelesaikan persoalan Ambon,
>dia bisa menghadap Gus Dur. Itu kan lebih efektif. Dia bisa bertemu Gus Dur
>dan memberitahu jalan keluarnya, bukan ikut ramai-ramai di Monas. Seharusnya
>Amien ikut menenangkan massanya, bukan mengajak jihad ke Ambon,"
>sesalnya.[anr]
>
>
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at 
http://www.eudoramail.com

-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke