He-he sorry berat deh bila
postingku diinterpretasikan
membunuh karakter AR (gile bener).
Maklum makin lama makin kecewa saja
aku dengan si AR itu. Wong sudah
jadi ketua MPR, kok tega-teganya
partisan begitu. Apalagi waktu itu
si Wir sedang kepepet berat. Aku
sudah sempat menunggu munculnya
permainan cantik dari AR lagi. Tapi
GD keburu marah ya, permainan
cantik bubar dah.

----- Original Message -----
From: "Ferli Iskandar"
<[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, January 18, 2000
7:12 PM
Subject: RE: [Kuli Tinta] amien
lagi


jangan-jangan si marto blantik ini
berambisi melakukan *pembunuhan*
karakter
di milis, mirip ken arok, dengan ac
sebagai pendamping, mirip ken
dedes.

(nggak bermutu banget 'kan posting
kayak gini?)

-----Original Message-----
From: ��
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
d]
Sent: Friday, January 14, 2000 5:44
PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] amien
lagi

From: Marto Blantik
<[EMAIL PROTECTED]>

Jangan-jangan si Amien ini
berambisi jadi Ken Arok jilid III,
sayang keris
Empu Gandringnya kurang aji-aji.

MB

��:
Atau karena mungkin Ken Dedes tidak
mendampingi.
Padahal menurut cerita, Purusa Ken
Dedes itu yang menjadi kunci
sukses.

-===  FREE Handphone @
http://www.indoglobal.com/dedicated
.php3  ===-
Untuk bergabung atau keluar dari
Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung:
[EMAIL PROTECTED]
Keluar:
[EMAIL PROTECTED]
om

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!













-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke